AIRAAIRA

Sistem Pendukung Keputusan dengan AplikasiSistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan atau disingkat SPK dalam Bahasa Indonesia, dalam mengevaluasi perpanjangan kontrak pegawai. Proses penelitian melibatkan perhitungan manual, penentuan nilai kriteria, dan bobot kriteria. Tahap selanjutnya melibatkan persiapan matriks, normalisasi nilai matriks, penentuan nilai alternatif, perangkingan, dan evaluasi hasil, yang menunjukkan bahwa pegawai 9 dan 10 memegang peringkat tertinggi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan objektivitas dan efisiensi evaluasi kinerja pegawai non‑ASN. Metode WASPAS digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria dan menghasilkan peringkat alternatif. Prosesnya mencakup pengujian sistem dengan perhitungan serupa dan memvalidasi efektivitas implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan peringkat kinerja pegawai secara otomatis. Proses pengujian sistem mendukung kehandalan SPK dalam memberikan evaluasi yang akurat dan konsisten.

Implementasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam evaluasi perpanjangan kontrak pegawai non‑ASN terbukti meningkatkan kualitas keputusan, mempersingkat waktu pengambilan keputusan, dan meningkatkan produktivitas organisasi.Keberhasilan penerapan SPK sangat bergantung pada integrasi yang baik antara teknologi informasi dan proses pengambilan keputusan manusia, sehingga pemangku kepentingan harus memperhatikan sinergi tersebut untuk memaksimalkan manfaatnya.Temuan ini membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai pengembangan teknologi dan metode SPK yang dapat beradaptasi dengan dinamika lingkungan kerja modern.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan metode fuzzy‑WASPAS untuk mengatasi ketidakpastian dalam penilaian kriteria yang bersifat subjektif pada evaluasi kontrak pegawai non‑ASN, sehingga hasil peringkat menjadi lebih robust. Selain itu, studi komparatif antara SPK berbasis WASPAS dengan teknik multi‑kriteria lain seperti AHP, TOPSIS, dan SMART dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan masing‑masing dalam konteks organisasi publik, memberikan panduan pemilihan metode yang paling efektif. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan modul pembelajaran mesin yang mengintegrasikan data historis kinerja pegawai untuk memprediksi kebutuhan perpanjangan kontrak secara proaktif, sehingga manajer dapat melakukan keputusan strategis sebelum periode evaluasi tahunan tiba.

  1. Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Non Asn Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat |... greenpub.org/JPMPT/article/view/79Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Non Asn Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat greenpub JPMPT article view 79
  2. Penerapan Weighted Aggregated Sum Product Assessment dalam Mengevaluasi Perpanjangan Kontrak Pegawai... journal.aira.or.id/index.php/spk/article/view/791Penerapan Weighted Aggregated Sum Product Assessment dalam Mengevaluasi Perpanjangan Kontrak Pegawai journal aira index php spk article view 791
  1. #modul pembelajaran#modul pembelajaran
  2. #desain sistem#desain sistem
Read online
File size774.92 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-12d
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test