STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM

Quality: Journal Of Islamic StudiesQuality: Journal Of Islamic Studies

Pembentukan karakter patuh kepada guru merupakan aspek krusial dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan efektif. Karakter patuh membantu siswa/i menghargai peran guru sebagai pembimbing, yang pada akhirnya berdampak positif pada suasana belajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan di MTs Al-Barokah Desa Jaharun B untuk membentuk karakter patuh pada siswa/i terhadap guru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui observasi, peneliti dapat memahami secara langsung interaksi antara siswa/i dan guru di lingkungan sekolah. Wawancara dengan guru dan staf administrasi memberikan pandangan mendalam mengenai pendekatan yang digunakan, sementara dokumentasi membantu mengidentifikasi aturan dan program yang mendukung pembentukan karakter patuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa strategi utama yang diterapkan di MTs Al-Barokah. Pertama, pendekatan keteladanan guru, di mana guru berusaha menunjukkan sikap dan perilaku yang patut dicontoh oleh siswa/i. Keteladanan ini penting karena siswa/i cenderung meniru perilaku guru yang mereka hormati dan kagumi. Kedua, penguatan nilai-nilai religius melalui kegiatan keagamaan seperti doa bersama, pengajian, dan ceramah, yang bertujuan menanamkan nilai kepatuhan sebagai bagian dari ajaran agama. Selain itu, pembiasaan perilaku baik di sekolah juga menjadi strategi penting. Melalui aturan-aturan sekolah yang jelas dan konsisten, siswa/i dibiasakan untuk mematuhi peraturan dan menghormati otoritas guru. Misalnya, sikap disiplin dan ketepatan waktu dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada guru. Strategi terakhir meliputi pemberian apresiasi dan sanksi yang tepat. Apresiasi diberikan kepada siswa/i yang menunjukkan sikap patuh dan berperilaku baik, sementara sanksi disiapkan sebagai pengingat bagi mereka yang melanggar aturan. Secara keseluruhan, penerapan strategi-strategi ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa/i yang patuh dan hormat kepada guru. Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan menyenangkan, di mana hubungan antara guru dan siswa/i didasari pada rasa saling hormat dan kepercayaan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembentukan karakter patuh di MTs Al-Barokah meliputi menyapa siswa, membimbing bersalaman, dan melaksanakan shalat Zuhur berjamaah.Faktor pendukungnya adalah keluarga, teman sebaya, kekompakan guru, dan kedisiplinan guru.Faktor penghambatnya adalah latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan yang negatif.Strategi ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa hormat siswa terhadap guru dan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas strategi pembentukan karakter patuh ini dalam jangka panjang, dengan menelusuri bagaimana karakter tersebut termanifestasi dalam perilaku siswa di luar lingkungan sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran keluarga secara lebih mendalam, dengan menginvestigasi bagaimana pola asuh dan komunikasi keluarga berkontribusi pada pembentukan karakter patuh siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh lingkungan sosial dan teman sebaya terhadap karakter patuh siswa, termasuk bagaimana siswa mengatasi tekanan dari lingkungan yang kurang mendukung nilai-nilai kepatuhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang proses pembentukan karakter patuh pada siswa, serta memberikan masukan yang berharga bagi pengembangan program pendidikan karakter yang lebih efektif dan relevan.

Read online
File size472.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test