MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berupaya memecahkan berbagai masalah kesehatan yang dihadapi komunitas tertentu, terutama pada anak di SDN 100611 Tahalak Ujung Gading. Menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan tindakan pencegahan yang paling utama dianjurkan untuk mencegah terjadinya infeksi yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Solusi dari program ini adalah penyusunan penyampaian materi serta cara mengatasi masalah kesehatan gigi berlubang yang sering terjadi pada anak sekolah dasar. Bentuk kegiatan berupa penyuluhan kesehatan dari mahasiswa KKN Universitas Aufa Royhan di desa Tahalak Ujung Gading dengan peserta yaitu anak sekolah dasar di kelas 4 dan kelas 5 yang merupakan responden dalam kegiatan ini. Sementara metode penyuluhan dilakukan oleh Pelaksana PKM secara terus-menerus selama periode program PKM berlangsung dan terprogram. Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini juga diberikan kuis tentang dampak tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut. Luaran dari PKM ini berupa laporan serta publikasi artikel sehingga dapat diakses oleh semua orang yang memerlukan literatur dalam bentuk artikel terkait.

Pemberian penyuluhan kesehatan kepada anak sekolah dasar membutuhkan kesabaran dan strategi pengajaran dasar yang tidak terburu-buru.Peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak-anak dapat dilihat dengan kemampuan menggosok gigi menggunakan alat peraga yang diarahkan oleh tim penyuluhan.Hal ini dikarenakan penyampaian materi yang dibuat dengan semenarik mungkin dan juga membawa alat peraga yang membuat anak-anak menjadi tidak bosan dalam pelaksanaan penyuluhan.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari penyuluhan kesehatan gigi terhadap perilaku menggosok gigi anak-anak, dengan melibatkan pengukuran kebersihan mulut secara berkala. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media edukasi interaktif, seperti aplikasi atau video animasi, yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak, untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serta orang tua dalam mendukung perilaku menjaga kesehatan gigi anak-anak, termasuk memberikan pendampingan saat menggosok gigi dan memastikan ketersediaan peralatan kebersihan gigi yang memadai di rumah. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pencegahan karies gigi di tingkat keluarga dan sekolah.

  1. PENYULUHAN KESEHATAN CARA MENGGOSOK GIGI YANG BENAR PADA ANAK SDN 100611 TAHALAK UJUNG GADING KECAMATAN... doi.org/10.36984/jam.v5i1.631PENYULUHAN KESEHATAN CARA MENGGOSOK GIGI YANG BENAR PADA ANAK SDN 100611 TAHALAK UJUNG GADING KECAMATAN doi 10 36984 jam v5i1 631
Read online
File size1.08 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test