STAITHAWALIBSTAITHAWALIB

Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAl Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Pendidikan anak usia dini sangat penting dalam menanamkan empati, toleransi, dan nilai-nilai sosial melalui metode kreatif, sementara Aceh Flexi School menghadapi tantangan inklusi dengan strategi dan pelatihan guru untuk menciptakan harmoni. Penelitian ini menyelidiki strategi guru dalam menumbuhkan toleransi dan tantangan yang dihadapi dalam lingkungan belajar. Menggunakan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi metode guru melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan adaptif, kontekstual, dan pengalaman, memperkenalkan keragaman melalui cerita, permainan, dan kerja sama. Strategi disesuaikan dengan karakter anak, dengan penekanan pada interaksi sosial yang sehat dan emosi positif. Guru menjadi model inklusivitas dan keadilan, didukung oleh lingkungan belajar dan keterlibatan orang tua. Tantangan termasuk pengaruh eksternal, konflik anak, dan fasilitas dan pelatihan yang terbatas. Anak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Guru mengatasi hambatan melalui pendekatan restoratif, pembelajaran pengalaman, dan dukungan emosional. Sinergi antara sekolah, anak, dan komunitas memperkuat praktik toleransi meskipun sumber daya terbatas. Kesimpulannya, menumbuhkan toleransi pada anak memerlukan pendekatan adaptif, pengalaman langsung, dan dukungan lingkungan, dengan peran aktif dari guru, orang tua, dan komunitas untuk mengatasi tantangan dan membangun karakter inklusif.

Guru di Aceh Flexi School menanamkan toleransi pada anak usia dini melalui pendekatan adaptif, kontekstual, dan pengalaman.Anak diperkenalkan pada keragaman sejak dini melalui cerita, permainan, kegiatan kelompok, dan praktik empati dan kerja sama.Strategi disesuaikan dengan karakter masing-masing anak, dengan penekanan pada interaksi sosial yang sehat dan penguatan emosi positif.Guru menjadi role model dengan perilaku inklusif, adil, dan terbuka, memperkuat nilai-nilai toleransi dalam lingkungan belajar.Namun, guru menghadapi tantangan seperti pengaruh lingkungan yang kurang inklusif, konflik antarpribadi di antara siswa, fasilitas terbatas, dan kurangnya pelatihan formal dalam pendidikan toleransi.Anak juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang beragam.Untuk mengatasi tantangan ini, guru menerapkan pendekatan restoratif, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, dan memberikan dukungan emosional yang konsisten.Strategi bertahap, keterlibatan orang tua, dan sinergi antara sekolah dan komunitas menjadi kunci keberhasilan.Implikasi penelitian ini adalah strategi pendidikan toleransi harus terus berkembang melalui pelatihan guru yang berkelanjutan dan kebijakan sekolah yang mendukung pendekatan inklusif.Model pembelajaran di Aceh Flexi School dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam membangun ekosistem pendidikan yang menghormati keragaman.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: (1) Menganalisis lebih lanjut pengaruh lingkungan sosial dan budaya terhadap keberhasilan strategi guru dalam menanamkan toleransi pada anak usia dini. (2) Mengeksplorasi peran orang tua dan komunitas dalam mendukung pendidikan toleransi di luar lingkungan sekolah, dan bagaimana kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas dapat ditingkatkan. (3) Meneliti efektivitas pelatihan guru dalam pendidikan toleransi, termasuk metode dan materi pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menangani keragaman siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.

  1. The Role of the Hidden Curriculum in Fostering Tolerance: A Case Study of Public High Schools in Mataram... edupij.com/index/arsiv/76/531/the-role-of-the-hidden-curriculum-in-fostering-tolerance-a-case-study-of-public-high-schools-in-mataram-cityThe Role of the Hidden Curriculum in Fostering Tolerance A Case Study of Public High Schools in Mataram edupij index arsiv 76 531 the role of the hidden curriculum in fostering tolerance a case study of public high schools in mataram city
  2. Tracing the Trajectory of ECCE in India in the Context of NEP 2020 | 2. tracing trajectory ecce india... doi.org/10.4324/9781003607380-21Tracing the Trajectory of ECCE in India in the Context of NEP 2020 2 tracing trajectory ecce india doi 10 4324 9781003607380 21
  3. The meanings of tolerance: Discursive usage in a case of ‘identity politics’ - Verkuyten... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jtsb.12339The meanings of tolerance Discursive usage in a case of yAAAoidentity politicsyAAAo Verkuyten onlinelibrary wiley doi 10 1111 jtsb 12339
  4. A Cooperative Learning Classroom Intervention for Increasing Peer’s Acceptance of Children With... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1087054716666952A Cooperative Learning Classroom Intervention for Increasing PeerAos Acceptance of Children With journals sagepub doi 10 1177 1087054716666952
Read online
File size740.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test