UADUAD

Journal of Food Science and CulinaryJournal of Food Science and Culinary

Coffee shop saat ini menjadi tempat populer, khususnya di kalangan generasi Z, dengan banyaknya coffee shop saat ini menimbulkan banyak persaingan yang membutuhkan strategi yang dipilih secara selektif dalam memasarkan coffee shop di suatu daerah. Brand awareness menjadi salah satu faktor penting yang diperlukan oleh sebuah bisnis sehingga terjadinya hubungan antara merek dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pembangunan brand awareness terhadap coffee shop lokal dan mengetahui bagaimana pendekatan yang dilakukan oleh coffee shop untuk mencapai kesadaran akan merek atau dapat dikenal oleh peminat kopi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Cara pengambilan data dengan teknik wawancara dan menggunakan teknik purposive sampling sehingga memperoleh 15 narasumber yang sesuai dengan kualifikasi penelitian. Hasil menunjukkan banyaknya faktor yang mempengaruhi kesadaran akan merek itu sendiri dari coffee shop lokal yang berada di Bandung faktor yang mempengaruhi brand awareness adalah media sosial serta word of mouth, juga adanya faktor pendukung lainnya yang ditemukan. Kerja sama dengan komunitas, acara, dan organisasi kampus merupakan strategi penting untuk memperluas jangkauan konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa brand awareness dapat terbentuk dengan beberapa faktor, melalui interaksi strategi pemasaran digital, pengalaman konsumen yang positif, dan keterlibatan sosial yang membangun kedekatan emosional dengan merek.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebuah coffee shop lokal mempunyai beberapa faktor-faktor yang mendukung agar dapat terjadinya kesadaran akan merek yang diterima oleh konsumen.Faktor-faktor tersebut meliputi media sosial, rekomendasi teman atau Word of Mouth, lokasi yang strategis, kolaborasi dengan KOL, event, organisasi, dan pihak lainnya.Brand awareness yang terbentuk tidak hanya berakar pada atribut produk tapi juga pengalaman konsumen serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar coffee shop tersebut.Dengan adanya keterkaitan dari pembentukan brand awareness pada coffee shop lokal ini dapat membuat pelaku usaha semakin kreatif dan selektif lagi dalam memperkenalkan merek tersebut.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya lokal terhadap pembentukan brand awareness pada coffee shop lokal, mengingat preferensi konsumen dapat sangat dipengaruhi oleh norma dan nilai-nilai budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis efektivitas berbagai strategi pemasaran digital yang digunakan oleh coffee shop lokal, termasuk penggunaan influencer, konten kreatif, dan interaksi media sosial, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam meningkatkan brand awareness. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran pengalaman pelanggan dalam membangun loyalitas merek pada coffee shop lokal, dengan fokus pada bagaimana menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan yang dapat mendorong konsumen untuk kembali dan merekomendasikan coffee shop kepada orang lain. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana coffee shop lokal dapat membangun brand awareness yang kuat dan berkelanjutan di tengah persaingan yang semakin ketat.

  1. Journal of Food Science and Culinary. analisis brand awareness coffee shop lokal journal food culinary... doi.org/10.12928/jfc.v8i2.14965Journal of Food Science and Culinary analisis brand awareness coffee shop lokal journal food culinary doi 10 12928 jfc v8i2 14965
Read online
File size503.88 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test