LMULMU
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan KesehatanDunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan KesehatanAs the number of elderly people in Indonesia increases, so does the need for long-term care. In this case, the family acts as the main caregiver who not only provides physical, but also emotional and social support. Family independence is key to successful care, while family members self-esteem is believed to influence their readiness to carry out this role. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of self-esteem of family members and family independence in caring for the elderly. This quantitative study with a cross-sectional design involved 59 respondents in Malang City who were actively involved in caring for the elderly at home who were selected by accidental sampling. Data were collected through the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) and family independence questionnaire, then analyzed with the Spearman Rank test. The majority of respondents demonstrated high self-esteem (35.6%) and high family independence (KM 4). However, the Spearman Rank test revealed no significant correlation between self-esteem and family independence (p = 0.342; r = -0.126). Other factors such as age, family structure, occupation, and cultural values are thought to be more influential. Self-esteem contributes psychologically, but improving family self-reliance requires a comprehensive approach that includes social, economic, and cultural aspects. Psychosocial and culture-based approaches are important in building an independent, sustainable, and empathetic elder care system.
The study found no significant statistical relationship between self-esteem and family independence in elderly care.Despite a tendency for respondents with higher self-esteem to demonstrate better independence, other factors like age, family structure, economic status, and cultural values appear to be more influential.Therefore, enhancing family independence requires a comprehensive approach encompassing psychosocial, economic, and cultural aspects to align with the context of family life in the community.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana dinamika keluarga, termasuk peran anggota keluarga yang berbeda dan pola komunikasi, memengaruhi kemampuan keluarga dalam memberikan perawatan jangka panjang kepada lansia. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah: bagaimana pembagian tugas perawatan di antara anggota keluarga berkontribusi terhadap tingkat kemandirian keluarga secara keseluruhan? Selain itu, penelitian di masa depan dapat menyelidiki efektivitas intervensi berbasis komunitas yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan perawatan keluarga dan memperkuat dukungan sosial, dengan mempertimbangkan nilai-nilai budaya lokal. Studi longitudinal diperlukan untuk memahami bagaimana perubahan dalam tingkat self-esteem keluarga seiring waktu berkorelasi dengan perubahan dalam kemampuan mereka untuk memberikan perawatan yang berkualitas. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor risiko dan pelindung yang memengaruhi kesejahteraan psikologis anggota keluarga yang merawat lansia, serta pengembangan strategi intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi beban perawatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
| File size | 284.53 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
DINAMIKADINAMIKA Dengan peningkatan pengetahuan ini, diharapkan pelaku usaha dapat mendaftarkan produk usaha mereka untuk mendapatkan Sertifikat Halal. Program sosialisasiDengan peningkatan pengetahuan ini, diharapkan pelaku usaha dapat mendaftarkan produk usaha mereka untuk mendapatkan Sertifikat Halal. Program sosialisasi
UNPADUNPAD Sementara itu, strategi rehabilitatif dalam penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum meliputi rujukan kasus ke lembaga yang dikelola oleh Kementerian HukumSementara itu, strategi rehabilitatif dalam penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum meliputi rujukan kasus ke lembaga yang dikelola oleh Kementerian Hukum
UIRUIR Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
UNUBLITARUNUBLITAR Tiga subjek diwawancarai dan diketahui memiliki perilaku agresif karena faktor internal seperti tidak terpenuhinya keinginan, dan factor eksternal sepertiTiga subjek diwawancarai dan diketahui memiliki perilaku agresif karena faktor internal seperti tidak terpenuhinya keinginan, dan factor eksternal seperti
UNUBLITARUNUBLITAR Hal ini dilakukan dengan mengambil sampel dari total keseluruhan populasi yang ada dengan sejumlah 6 informan/subjek meliputi 3 prodi Psikologi dan 3 prodiHal ini dilakukan dengan mengambil sampel dari total keseluruhan populasi yang ada dengan sejumlah 6 informan/subjek meliputi 3 prodi Psikologi dan 3 prodi
UNUBLITARUNUBLITAR Seluruh partisipan diketahui mengalami ketiga faktor tersebut, sehingga berpengaruh pada bagaimana persepsi partisipan terhadap citra tubuhnya. PenelitiSeluruh partisipan diketahui mengalami ketiga faktor tersebut, sehingga berpengaruh pada bagaimana persepsi partisipan terhadap citra tubuhnya. Peneliti
UNUBLITARUNUBLITAR Adapun gambaran perilaku yang ditunjukkan subyek berupa adanya perubahan pada prioritas hidup, kontrol diri dan emosi perasaan bahagia; peningkatan padaAdapun gambaran perilaku yang ditunjukkan subyek berupa adanya perubahan pada prioritas hidup, kontrol diri dan emosi perasaan bahagia; peningkatan pada
UNNESUNNES Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 336 Mahasiswa. Pengumpulan data dilakukanTeknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 336 Mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan
Useful /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Implementasi pendekatan ini menghadapi tantangan berupa dominasi paradigma akademik dalam PAUD serta keterbatasan fasilitas, namun peluang adaptasi tetapImplementasi pendekatan ini menghadapi tantangan berupa dominasi paradigma akademik dalam PAUD serta keterbatasan fasilitas, namun peluang adaptasi tetap
UNPADUNPAD Intervensi krisis membantu narapidana mengelola kondisi mental melalui langkah-langkah seperti mendefinisikan masalah, memastikan keselamatan, memberikanIntervensi krisis membantu narapidana mengelola kondisi mental melalui langkah-langkah seperti mendefinisikan masalah, memastikan keselamatan, memberikan
UNNESUNNES Pada usia tersebut, terdapat mahasiswa UNNES yang sedang menempuh perkuliahan, maka dari itu mahasiswa UNNES dapat termasuk ke dalam masa quarter lifePada usia tersebut, terdapat mahasiswa UNNES yang sedang menempuh perkuliahan, maka dari itu mahasiswa UNNES dapat termasuk ke dalam masa quarter life
UNNESUNNES Validitas penelitian ini menggunakan teknik Korelasi Pearson dan reliabilitas penelitian ini ditemukan koefisien reliabilitas sebesar 0,829. Teknik analissiValiditas penelitian ini menggunakan teknik Korelasi Pearson dan reliabilitas penelitian ini ditemukan koefisien reliabilitas sebesar 0,829. Teknik analissi