FMIPAUKITFMIPAUKIT

Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)

Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu patogen penting yang dapat menimbulkan berbagai jenis infeksi, mulai dari yang ringan seperti folikulitis dan impetigo hingga yang dapat mengancam jiwa seperti pneumonia nosokomial, osteomielitis, endokarditis, sepsis, dan sindrom syok toksik. Karena kemampuannya menimbulkan resistensi terhadap antibiotik, diperlukan alternatif pengobatan baru, salah satunya dari bahan alam. Pada penelitian ini, aktivitas antibakteri ekstrak Scleria sumatrensis diuji terhadap Staphylococcus aureus dengan variasi konsentrasi 100 – 500 µg/cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 100 µg/cakram, ekstrak memberikan aktivitas antibakteri dalam kategori sedang, sedangkan pada konsentrasi 200 sampai 500 µg/cakram, aktivitas yang dihasilkan termasuk dalam kategori kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak Scleria sumatrensis berpotensi sebagai agen antibakteri alami terhadap Staphylococcus aureus, sehingga layak dikembangkan lebih lanjut sebagai terapi alternatif untuk infeksi yang disebabkan oleh bakteri S. aureus.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun Scleria sumatrensis memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Aktivitas antibakteri tersebut menunjukkan kategori sedang pada konsentrasi 100 µg/disc dan kategori kuat pada konsentrasi 200-500 µg/disc.Hasil ini mengindikasikan potensi ekstrak Scleria sumatrensis sebagai agen antibakteri alami yang menjanjikan untuk pengembangan terapi alternatif infeksi S.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa-senyawa spesifik dalam ekstrak Scleria sumatrensis yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, sehingga dapat dilakukan karakterisasi struktur dan mekanisme aksi secara lebih mendalam. Selain itu, studi in vivo pada model hewan perlu dilakukan untuk menguji efikasi dan keamanan ekstrak Scleria sumatrensis dalam mengobati infeksi Staphylococcus aureus, serta untuk menentukan dosis optimal dan rute pemberian yang paling efektif. Terakhir, penelitian mengenai formulasi ekstrak Scleria sumatrensis menjadi sediaan farmasi yang stabil dan mudah digunakan, seperti salep atau kapsul, perlu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan dan penerimaan oleh masyarakat, sehingga potensi manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Read online
File size543.43 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test