STEKOMSTEKOM

Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi AkuntansiKompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, persepsi harga, dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam studi ini melibatkan konsumen hand and body lotion Vaseline di Kota Semarang, dengan sampel 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dianalisis adalah data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil uji SPSS versi 26, instrumen penelitian menunjukkan bahwa semua indikator dinyatakan valid dan semua variabel dinyatakan reliabel. Hasil uji t dan koefisien regresi menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, electronic word of mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan persepsi harga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil uji model, ketiga variabel independen mampu menjelaskan 64,3 persen dari variabel dependen.

Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian hand and body lotion Vaseline di Kota Semarang.Namun, persepsi harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk tersebut.Sementara itu, electronic word of mouth juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian hand and body lotion Vaseline di Kota Semarang.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang perilaku pembelian produk perawatan tubuh. Pertama, karena persepsi harga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, penelitian di masa depan bisa fokus pada eksplorasi lebih mendalam mengenai faktor-faktor non-harga yang memengaruhi konsumen. Misalnya, studi kualitatif melalui wawancara mendalam dapat menggali bagaimana konsumen mengevaluasi nilai produk, apakah loyalitas merek atau rekomendasi personal justru lebih dominan daripada sensitivitas harga untuk produk seperti hand and body lotion Vaseline. Pemahaman ini penting untuk strategi pemasaran yang lebih tepat. Kedua, mengingat bahwa variabel kualitas produk, persepsi harga, dan electronic word of mouth hanya menjelaskan 64,3% dari keputusan pembelian, ini menyisakan 35,7% pengaruh yang belum teridentifikasi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat menguji variabel-variabel lain yang relevan seperti citra merek, promosi, digital marketing, atau bahkan faktor sosial seperti gaya hidup, yang sebelumnya juga pernah diteliti dan menunjukkan hasil bervariasi. Mengidentifikasi variabel tambahan ini akan memberikan gambaran yang lebih holistic dan akurat mengenai kompleksitas keputusan pembelian. Ketiga, studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Untuk mendapatkan wawasan yang lebih kaya dan kontekstual, penelitian berikutnya bisa mempertimbangkan metode campuran. Misalnya, setelah survei kuantitatif, dapat dilakukan focus group discussion (FGD) dengan konsumen untuk memahami nuansa di balik tanggapan mereka, terutama terkait bagaimana ulasan online (eWOM) memengaruhi kepercayaan dan keputusan mereka. Selain itu, investigasi spesifik terhadap platform eWOM yang paling berpengaruh atau jenis konten ulasan yang paling meyakinkan juga dapat menjadi fokus studi yang menarik, memberikan panduan praktis bagi merek.

Read online
File size716.67 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test