UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Masyarakat Bengkulu saat ini dapat menggunakan jasa ojek online dan dapat diakses oleh masyarakat sebagai salah satu moda transportasi alternatif dalam beraktivitas. Dalam meningkatkan keputusan penggunaan ojek online ini akan dipengaruhi oleh bauran pemasaran jasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan ojek online di Kota Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 145 orang masyarakat Kota Bengkulu yang menggunakan ojek online. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = 4,179 0,222 (X1) 0,055 (X2) 0,217 (X3) 0,351 (X4) 0,277 (X5) 0,292 (X6) - 0,094 (X7). Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel Produk (X1), Promosi (X3), Distribusi (X4), Orang (X5), dan Proses (X6) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan jasa ojek online (Y), sedangkan variabel Harga (X2) dan Lingkungan Fisik (X7) tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Uji simultan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa secara bersama-sama semua variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan jasa ojek online.

Produk, promosi, distribusi, orang, dan proses memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan jasa ojek online di Kota Bengkulu, sedangkan harga dan lingkungan fisik tidak berpengaruh secara signifikan.Secara bersama-sama, seluruh variabel bauran pemasaran jasa berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengguna.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor non-harga lebih dominan dalam menentukan keputusan penggunaan ojek online di wilayah tersebut.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh kepercayaan dan keamanan digital terhadap keputusan penggunaan ojek online di daerah dengan infrastruktur internet yang masih berkembang seperti Bengkulu, mengingat aspek keamanan transaksi dan privasi data menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Kedua, penting untuk mengkaji peran persepsi risiko, seperti kekhawatiran terhadap keselamatan selama perjalanan dan kredibilitas driver, dalam memengaruhi loyalitas pengguna ojek online, karena faktor ini belum banyak dieksplorasi meskipun sangat relevan dalam konteks layanan transportasi berbasis aplikasi. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang dampak perbedaan karakteristik demografis dan psikografis pengguna (seperti usia, pendidikan, dan gaya hidup) terhadap preferensi terhadap berbagai fitur aplikasi ojek online, sehingga dapat dikembangkan segmentasi pasar yang lebih efektif dan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size557.64 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test