UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur pada bulan Desember sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pertanian dalam pemberdayaan petani pedesaan di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur dan mengetahui sikap petani terhadap pengembangan pertanian di Desa Lewokeleng Kecamatan Ileboleng Timur Kabupaten Flores. Identifikasi penelitian ini dilakukan dengan sengaja atas dasar pertimbangan bahwa itu adalah salah satu daerah sentra produksi sayuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani sayur di Desa Lewokeleng yang berjumlah 50 KK. Semuanya diatur untuk sampel. Untuk mengetahui tujuan pertama data dianalisis secara kuantitatif dan untuk mengetahui tujuan kedua data dianalisis secara mendalam dengan menggunakan skala likert.

Peran yang dilakukan penyuluh pertanian ada 5 unsur peranan dan masing-masing memiliki poin kegiatan dalam perencanaan guna menjalankan usahatani untuk meningkatkan perannya hortikultura sayur yaitu sebagai komunikator, inovator, edukator, fasilitator dan motivator.Sesuai dengan hasil penelitian dari ke 5 peranan tersebut penyuluh pertanian hanya melakukan peranan sebagai inovator, fasilitator dan motivator sedangkan peranan sebagai komunikator dan edukator belum dilakukan secara optimal.Sedangkan Sikap petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam pemberdayaan petani hortikultura sayur di Desa Lewokeleng Kecamatan Ile Boleng tergolong ragu-ragu Kabupaten Flores Timur dengan skor rata-rata 34,24, dimana peran sebagai komunikator dan eduktor tergolong dalam kategori ragu-ragu (36-47 orang) sedangkan peran sebagai inovator, fasilitator dan motivator tergolong dalam kategori setuju (44-50 orang).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pemerintah untuk meningkatkan jumlah penyuluh pertanian dan memastikan tempat penyuluh berdekatan dengan permukiman petani. Selain itu, perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh agar lebih mampu menjalankan perannya sebagai komunikator dan educator. Petani juga disarankan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan usahatani secara optimal, serta mampu menggunakan teknologi informasi seperti telepon dan internet untuk pengelolaan usahatani yang lebih efektif.

Read online
File size758.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test