UMBUMB
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)PT. M3 Ketapang Sejahtera adalah perusahaan dalam bidang oil and gas yang memiliki sistem operasional pada proses bisnisnya sehingga proses pengadaan (procurement) yang dilakukan selalu berbeda permintaan maupun supplier pada setiap kasusnya. Dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process, peneliti akan melakukan perhitungan pembobotan untuk kriteria yang digunakan dalam proses procurement tersebut. Kemudian setelah didapatkan bobot untuk tiap kriteria tersebut maka dapat dilakukan proses pemilhan supplier dengan bantuan software smartpicker berdasarkan data penawaran dari supplier. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa urutan kriteria yang paling berkepentingan dalam proses procurement PT. M3 Ketapang Sejahtera adalah kriteria kualitas produk dengan nilai bobot 0,2714, reliabilitas barang dengan nilai bobot 0,2430, harga dengan nilai bobot 0,1628, tenggang waktu pembayaran dengan nilai bobot 0,1164, lead time dengan nilai bobot 0,0929, potongan harga dengan nilai bobot 0,0740, dan ketepatan jumlah pengiriman dengan nilai bobot 0,0296. Kemudian dengan menggunakan bantuan software smartpicker maka akan memudahkan dalam sistem pengambilan keputusan dimana software akan menampilkan pilihan alternatif supplier beserta bobot alternatifnya.
Berdasarkan hasil pengolahan data di atas dapat disimpulkan bahwa urutan kriteria yang paling berkepentingan dalam proses procurement PT.M3 Ketapang Sejahtera adalah kriteria kualitas produk dengan nilai bobot 0,2714, reliabilitas barang dengan nilai bobot 0,2430, harga dengan nilai bobot 0,1628, tenggang waktu pembayaran dengan nilai bobot 0,1164, lead time dengan nilai bobot 0,0929, potongan harga dengan nilai bobot 0,0740, dan ketepatan jumlah pengiriman dengan nilai bobot 0,0296.Kemudian dengan menggunakan bantuan software smartpicker maka akan memudahkan dalam sistem pengambilan keputusan dimana dengan menggunakan nilai-nilai bobot kriteria tersebut dan hasil penawaran yang diberikan perusahaan supplier maka software akan menampilkan pilihan alternatif supplier beserta bobot alternatifnya.
Penelitian ini telah berhasil mengembangkan sebuah model yang efektif untuk pemilihan supplier di PT. M3 Ketapang Sejahtera menggunakan metode Fuzzy AHP dan software Smartpicker, memberikan dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan yang lebih objektif. Untuk pengembangan lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian yang dapat dieksplorasi guna memperkaya dan meningkatkan manfaat dari pendekatan ini. Pertama, menarik untuk meneliti bagaimana model pemilihan supplier berbasis Fuzzy AHP dan Smartpicker ini dapat diadaptasi serta diimplementasikan pada perusahaan lain, khususnya di sektor industri minyak dan gas yang serupa, namun dengan karakteristik proses pengadaan yang mungkin berbeda. Studi komparatif di berbagai konteks bisnis akan memberikan pemahaman mendalam tentang fleksibilitas dan generalisasi model ini, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyesuaian yang krusial. Kedua, mengingat dinamika pasar dan tuntutan bisnis yang terus berubah, penelitian selanjutnya dapat fokus pada bagaimana model ini dapat diperluas untuk mengintegrasikan kriteria-kriteria baru yang semakin penting, seperti aspek keberlanjutan lingkungan, tanggung jawab sosial perusahaan, atau kemampuan inovasi supplier. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi metode untuk membuat pembobotan kriteria menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan prioritas bisnis atau kondisi pasar yang berfluktuasi secara real-time. Ketiga, setelah model ini diimplementasikan dalam skala penuh, penelitian evaluasi jangka panjang diperlukan untuk mengukur dampak sebenarnya terhadap efisiensi operasional, kualitas pengadaan barang, dan tingkat kepuasan para stakeholder di PT. M3 Ketapang Sejahtera. Penelitian tersebut juga dapat menyelidiki potensi integrasi sistem pemilihan supplier ini dengan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) yang lebih luas, untuk menciptakan alur kerja yang mulus dan mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih komprehensif. Dengan demikian, hasil dari studi ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi praktik manajemen rantai pasok modern.
| File size | 481.23 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Penelitian ini membahas tentang. Dalam adat masyarakat Kluet khususnya masyarakat Gampong Ruak, perkawinan dianggap sesuatu hal yang amat mulia, sakralPenelitian ini membahas tentang. Dalam adat masyarakat Kluet khususnya masyarakat Gampong Ruak, perkawinan dianggap sesuatu hal yang amat mulia, sakral
UMBUMB Efek jumlah lokasi terhadap tata letak adalah pada saat jumlah lokasi picking (Q) bertambah maka space yang dibutuhkan juga akan semakin luas. Jika jumlahEfek jumlah lokasi terhadap tata letak adalah pada saat jumlah lokasi picking (Q) bertambah maka space yang dibutuhkan juga akan semakin luas. Jika jumlah
MARQCHAINSTITUTEMARQCHAINSTITUTE Sistem ini dibangun menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan salah satu metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan.Sistem ini dibangun menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), yang merupakan salah satu metode yang digunakan dalam sistem pendukung keputusan.
STAI YPBWISTAI YPBWI Melalui kajian teori Bandura mengenai self-efficacy serta penelitian sebelumnya yang relevan, disimpulkan bahwa penggunaan media yang tepat dapat membantuMelalui kajian teori Bandura mengenai self-efficacy serta penelitian sebelumnya yang relevan, disimpulkan bahwa penggunaan media yang tepat dapat membantu
SUBSETSUBSET Pada Toko Batik Azriel memiliki permasalahan dalam pemilihan Supplier yang tepat untuk mendukung berjalannya proses bisnis. Pada bidang teknologi yangPada Toko Batik Azriel memiliki permasalahan dalam pemilihan Supplier yang tepat untuk mendukung berjalannya proses bisnis. Pada bidang teknologi yang
TUNASBANGSATUNASBANGSA Upaya meningkatkan kualitas kinerja seorang pegawai negeri yaitu adanya kenaikan jabatan. Jabatan merupakan kedudukan yang menunjukan tingkat seseorangUpaya meningkatkan kualitas kinerja seorang pegawai negeri yaitu adanya kenaikan jabatan. Jabatan merupakan kedudukan yang menunjukan tingkat seseorang
UMBUMB This company produces electrical spare parts for motor vehicles. Some of the products produced include ECU /CDI, Ignition Coil, Starting Motor, StatorThis company produces electrical spare parts for motor vehicles. Some of the products produced include ECU /CDI, Ignition Coil, Starting Motor, Stator
UMBUMB Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembagian faktor-faktor yang mempengaruhi knowledge sharing berdasarkan aspek kendali organisasi memberikan manfaat bagiPenelitian ini menyimpulkan bahwa pembagian faktor-faktor yang mempengaruhi knowledge sharing berdasarkan aspek kendali organisasi memberikan manfaat bagi
Useful /
UMBUMB Kemudian indikator pertanyaan diidentifikasi lagi oleh 4 (empat) faktor penyebab akar masalah adalah faktor manusia, alat, metode dan lingkungan. Dan dariKemudian indikator pertanyaan diidentifikasi lagi oleh 4 (empat) faktor penyebab akar masalah adalah faktor manusia, alat, metode dan lingkungan. Dan dari
RCRSRCRS Bagaimanapun rasionalitas dan etika yang diajukan oleh MacIntyre tetap mempunyai prinsip objektivitas tertentu. Digunakan dalam realitas kekinian, termasukBagaimanapun rasionalitas dan etika yang diajukan oleh MacIntyre tetap mempunyai prinsip objektivitas tertentu. Digunakan dalam realitas kekinian, termasuk
RCRSRCRS Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, penyebaran kuesioner, observasi pada tiga perguruan tinggi di Indonesia,Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, penyebaran kuesioner, observasi pada tiga perguruan tinggi di Indonesia,
UMBUMB Analisa dilakukan pada departemen produksi periode Minggu ke 38 sampai dengan 51 yang menunjukkan produktivitas dan efisiensi paling rendah. Dari dataAnalisa dilakukan pada departemen produksi periode Minggu ke 38 sampai dengan 51 yang menunjukkan produktivitas dan efisiensi paling rendah. Dari data