UNIMAUNIMA

Journal of English Language and Literature TeachingJournal of English Language and Literature Teaching

Studi ilmiah ini mengkaji furoshiki, budaya melipat kain untuk membungkus benda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna filosofi furoshiki bagi masyarakat Jepang dan mengetahui berbagai bentuk furoshiki. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik studi literatur untuk pengumpulan data. Data dikumpulkan dari sumber-sumber yang relevan, dikelompokkan, dianalisis, dan dijadikan konten penelitian. Furoshiki dapat digunakan untuk membungkus berbagai objek dengan bentuk berbeda, seperti benda datar dan bulat, dapat dibuat menjadi tas, dan juga dapat berfungsi sebagai dekorasi ruangan. Makna filosofi furoshiki bagi masyarakat Jepang terletak pada pilihan warna dan pola kain. Masyarakat Jepang meyakini bahwa pola pada kain tersebut dapat membawa manfaat bagi penerimanya. Berdasarkan temuan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kebutuhan sehari-hari guna menekan polusi lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa furoshiki memiliki makna filosofis khusus bagi masyarakat Jepang, yang tercermin dalam pilihan warna dan pola kainnya, serta diyakini dapat membawa manfaat bagi penerima.Oleh karena itu, furoshiki digunakan dalam berbagai kesempatan dan memiliki kegunaan serbaguna.Kain furoshiki dapat dimanfaatkan untuk membungkus beragam benda datar, botol, pot bunga, dekorasi interior, amplop, bahkan diubah menjadi tas.

Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang furoshiki sebagai seni pembungkus kain dengan filosofi budaya Jepang yang kaya dan multifungsi. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan untuk melakukan studi empiris mengenai efektivitas sebenarnya furoshiki sebagai alternatif berkelanjutan pengganti plastik di masyarakat. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana persepsi konsumen terhadap kemudahan penggunaan dan estetika furoshiki dibandingkan dengan kantong plastik, serta seberapa besar dampak penggunaan furoshiki terhadap pengurangan limbah plastik dalam skala komunitas. Selain itu, eksplorasi inovasi desain kontemporer dan aplikasi fungsional furoshiki di era modern juga menarik untuk diteliti. Ini bisa mencakup pengembangan teknik lipat baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan barang-barang digital atau gaya hidup urban, atau integrasi furoshiki dengan material yang lebih inovatif dan ramah lingkungan. Penelitian juga dapat menelusuri potensi adaptasi filosofi mottanai yang terkandung dalam furoshiki di luar konteks budaya Jepang. Studi komparatif mengenai bagaimana budaya lain dapat mengadopsi prinsip tidak membuang-buang dan memanfaatkan kembali kain untuk tujuan keberlanjutan akan sangat bermanfaat. Hal ini akan membantu memahami hambatan serta faktor pendorong adopsi furoshiki di kancah global, sekaligus memberikan wawasan berharga untuk kampanye kesadaran lingkungan yang lebih luas.

Read online
File size592.36 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test