UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalUniversitas Muhammadiyah Palangkaraya rutin melaksanakan program pengkaderan kepada karyawannya yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan yang dinamakan Baitul Arqam. Permasalahan yang ditemui di institusi ini adalah belum seluruhnya pegawai memahami tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diimplementasikan dalam kehidupan serta ibadah sehari-hari. Program Baitul Arqam ini merupakan salah satu solusi yang dijalankan institusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Sebagai sebuah program yang sudah berjalan lebih dari 3 (tiga) tahun, maka perlu diadakan evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan Program Baitul Arqam Bagi Karyawan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP. Model evaluasi CIPP dari Stufflebeam terfokus pada empat aspek, yaitu: context, input, process, dan product. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian yang dijadikan sumber data informasi adalah Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Ketua LPPKK, Pemateri, dan Peserta/karyawan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dengan sampel sebanyak 80 orang. Kategori evaluasi terbagi kedalam lima bagian yaitu: Baik Sekali, Baik, Cukup, Kurang, dan Kurang Sekali. Hasil evaluasi menunjukkan: 1) Analisis kebutuhan serta tujuan dan sasaran program pada komponen context termasuk kategori baik sekali; 2) Strategi perencanaan yang meliputi materi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dana, dan metode pembelajaran dalam komponen inputs dalam program BBTHA di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya termasuk dalam kategori baik; 3) Pada komponen process yang dilaksanakan pada program Baitul Arqam Bagi Karyawan termasuk dalam kategori baik; 4) Pada komponen produk yang dihasilkan program Baitul Arqam Bagi Karyawan termasuk dalam kategori baik. Artinya bahwa Program ini dapat dilanjutkan dengan berbagai perbaikan.
Analisis kebutuhan serta tujuan dan sasaran program pada komponen konteks termasuk kategori sangat baik, menunjukkan kesesuaian dengan visi, misi, dan tujuan institusi.Strategi perencanaan yang mencakup materi, sumber daya manusia, sarana prasarana, dana, dan metode pembelajaran dinilai baik, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan.Komponen proses dan produk dari program Baitul Arqam bagi karyawan juga tergolong baik, sehingga program ini layak dilanjutkan dengan berbagai penyempurnaan.
Pertama, bagaimana pengaruh peningkatan alokasi waktu praktik ibadah terhadap penguasaan kompetensi peserta dalam program Baitul Arqam bagi karyawan? Kedua, dalam konteks konsistensi implementasi nilai-nilai keislaman, apakah pelaksanaan Baitul Arqam secara berkala sepanjang tahun (tidak hanya di bulan Ramadhan) lebih efektif dibandingkan model tahunan saat ini? Ketiga, sejauh mana dukungan sarana media pembelajaran seperti manekin untuk praktik penyelenggaraan jenazah meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam aspek fiqih praktis? Penelitian-penelitian ini perlu dilakukan untuk melengkapi temuan evaluasi sebelumnya yang menunjukkan keterbatasan waktu praktik, ketiadaan media khusus, dan sifat jangka pendek dari program. Dengan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif, pertanyaan pertama dapat dijawab melalui eksperimen komparatif antara kelompok dengan tambahan waktu praktik dan kelompok konvensional. Pertanyaan kedua bisa dikaji melalui studi longitudinal terhadap perilaku keagamaan peserta sebelum dan setelah pelaksanaan program, serta membandingkannya dengan kohort yang mengikuti program lebih intensif. Sementara itu, pertanyaan ketiga dapat diuji dengan studi desain eksperimen menggunakan media baru, kemudian mengukur peningkatan keterampilan melalui observasi terstruktur. Hasil dari ketiga penelitian ini akan memberikan dasar empiris yang kuat bagi pengembangan kurikulum Baitul Arqam yang lebih efektif, khususnya dalam konteks penguatan kompetensi praktis dan kontinuitas pembelajaran keislaman bagi karyawan di perguruan tinggi.
| File size | 257.28 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIBATAMPOLIBATAM Hasil akhir dari penelitian ini berupa gerakan animasi idle, jump, run, walk, slide, dan fall yang dirender image sequence untuk digunakan sebagai asetHasil akhir dari penelitian ini berupa gerakan animasi idle, jump, run, walk, slide, dan fall yang dirender image sequence untuk digunakan sebagai aset
USUUSU Namun, bentuk ketahanan ini lebih merefleksikan strategi bertahan dalam keterbatasan daripada hasil dari sistem perlindungan jangka panjang. Oleh karenaNamun, bentuk ketahanan ini lebih merefleksikan strategi bertahan dalam keterbatasan daripada hasil dari sistem perlindungan jangka panjang. Oleh karena
IBSIBS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto, Penarikan Utang Baru, Kurs, Inflasi dan Cadangan Devisa terhadap Utang PemerintahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto, Penarikan Utang Baru, Kurs, Inflasi dan Cadangan Devisa terhadap Utang Pemerintah
UNPABUNPAB Hasil menunjukkan bahwa dalam jangka panjang dan pendek FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara variabel lainnya yaituHasil menunjukkan bahwa dalam jangka panjang dan pendek FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara variabel lainnya yaitu
UNPABUNPAB Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor dan impor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka panjang maupun pendek,Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor dan impor tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka panjang maupun pendek,
UNPABUNPAB Pertumbuhan ekonomi yakni proses peningkatan output perkapita. Konsep ini mencakup tiga elemen utama, yaitu proses, output per kapita, dan jangka panjang.Pertumbuhan ekonomi yakni proses peningkatan output perkapita. Konsep ini mencakup tiga elemen utama, yaitu proses, output per kapita, dan jangka panjang.
UMPRUMPR Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20 ton ha-1 sampai 40 ton ha-1 mampu mendukung peningkatan dinamika pertumbuhanHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20 ton ha-1 sampai 40 ton ha-1 mampu mendukung peningkatan dinamika pertumbuhan
UMPRUMPR Di Desa Jabiren, 60% petani dikategorikan gagal, sementara di Desa Garung mencapai 66,7%. Namun, dari aspek sosial ekonomi, penilaian keberhasilan tergolongDi Desa Jabiren, 60% petani dikategorikan gagal, sementara di Desa Garung mencapai 66,7%. Namun, dari aspek sosial ekonomi, penilaian keberhasilan tergolong
Useful /
UNIVAUNIVA Strategi pemasaran pupuk non subsidi terletak pada kuadran I. Kuadran I merupakan kuadran yang dibatasi oleh sumbu x dan sumbu y yang keduanya bertandaStrategi pemasaran pupuk non subsidi terletak pada kuadran I. Kuadran I merupakan kuadran yang dibatasi oleh sumbu x dan sumbu y yang keduanya bertanda
UNIVAUNIVA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) faktor (peluang dan ancaman) dan strategiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) faktor (peluang dan ancaman) dan strategi
UNPABUNPAB Shopping Lifestyle X1 (0,800), Fashion Involvement X2 (0,691), Impulse Buying Y (0,709) memiliki koefisien cronbach alpha > 0,60, sehingga dapat disimpulkanShopping Lifestyle X1 (0,800), Fashion Involvement X2 (0,691), Impulse Buying Y (0,709) memiliki koefisien cronbach alpha > 0,60, sehingga dapat disimpulkan
UNPABUNPAB Kualitas pelayanan di Kantin Maitreyawira masih belum optimal, terutama pada aspek reliabilitas dan daya tanggap yang menimbulkan ketidakpuasan pelanggan.meskipunKualitas pelayanan di Kantin Maitreyawira masih belum optimal, terutama pada aspek reliabilitas dan daya tanggap yang menimbulkan ketidakpuasan pelanggan.meskipun