ISTAZISTAZ

PUDAK: Local Wisdom Community JournalPUDAK: Local Wisdom Community Journal

Budaya literasi sangat penting untuk digerakkan secara bersama guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di satuan pendidikan PAUD. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baca, tulis, dan hitung (CALISTUNG) anak, tetapi mencakup seluruh kemampuan yang ada dalam diri anak itu sendiri, kemampuan tersebut perlu untuk dikembangkan sedini mungkin sebagai literasi yang menjadi fondasi kemampuan anak pada usia atau menyiapkan pada jenjang selanjutnya. Devotion mengenai strategi untuk membantu guru PAUD dalam mempersiapkan masa transisi PAUD ke SD/MI melalui gerakan literasi di wilayah Gresik Selatan menggunakan strategi ABCD (Asset Based Community Development) yang nyata di satuan pendidikan. Mengembangkan literasi tidak berarti anak secara intens dan penuh kedisiplinan, tetapi untuk menyimpulkan pada hasil utama yakni (1) analisis keunggulan layanan pendampingan guru PAUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke SD/MI melalui gerakan literasi, (2) analisis strategi pendampingan guru PAUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke SD/MI melalui gerakan literasi, (3) analisis harapan program layanan pendampingan guru PAUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke jenjang SD/MI melalui gerakan literasi.

Dalam proses strategi pendampingan guru AUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke jenjang SD/MI melalui gerakan literasi wilayah Gresik Selatan diperlukan adanya analisis keunggulan layanan pendampingan guru AUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke jenjang SD/MI melalui gerakan literasi yang menyenangkan juga berusaha memupuk kemampuan fondasi anak secara menyeluruh dan berkelanjutan di PAUD dan SD/MI yang merupakan faktor penting dalam menentukan jenjang selanjutnya.Selain itu, analisis strategi pendampingan guru AUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke jenjang SD/MI melalui gerakan literasi yang tergambar tiga tahapan besar yakni program wajib satuan PAUD dan SD/MI adanya gerakan literasi, kemampuan fondasi dalam penguatan pengantar transisi PAUD – SD/MI, dan menjadi percontohan dan menjadi pusat study banding.Dan yang terakhir adalah analisis harapan program layanan pendampingan guru AUD dalam menyiapkan masa transisi PAUD ke jenjang SD/MI melalui gerakan literasi melalui beberapa rincian program SD/MI tidak melakukan tes calistung sebagai penerimaan peserta didik baru yang berasal dari satuan PAUD atau belum pernah mengikuti PAUD sama sekali dan juga satuan Pendidikan dapat memprogramkan kegiatan pembelajaran untuk periode dua minggu pertama.

1. Bagaimana cara menciptakan masa transisi yang baik dan menyenangkan bagi anak-anak dalam mempersiapkan mereka untuk masuk ke jenjang SD/MI? 2. Apakah ada strategi pembelajaran kontekstual yang dapat diterapkan di satuan PAUD dan SD/MI untuk mendukung pengenalan literasi secara efektif dan menyenangkan? 3. Bagaimana peran organisasi seperti Forum PAUD, POKJA PAUD, dan Bunda PAUD dalam mendukung program transisi PAUD ke SD/MI yang menyenangkan dan memupuk kemampuan fondasi anak secara menyeluruh?.

Read online
File size128.16 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test