ISTAZISTAZ

PUDAK: Local Wisdom Community JournalPUDAK: Local Wisdom Community Journal

Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan terkait upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengan menggunakan teknologi tepat guna bertujuan untuk memberikan informasi terkait bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue dan upaya pencegahannya yang dilakukan di desa Sooko, kecamatan Wringinanom, kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development), dimana dalam metode tersebut terdapat lima tahapan yang meliputi: Define (Menentukan Topik), Discovery (Penemuan Mendalam), Dream (Impian), Design (Mendesain dan Merancang), Deliver atau Destiny (Melaksanakan dan Mengontrol). Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dikatakan berhasil karena sesuai dengan tujuan. Dampak yang dapat mempengaruhi dalam kegiatan ini yaitu berkurangnya populasi nyamuk, hal itu dapat dibuktikan dengan adanya larva-larva nyamuk yang masuk kedalam alat pembasmi nyamuk. Selain itu wawasan yang diperoleh warga masyarakat terkait bahaya penyakit demam berdarah dengue semakin luas. Sehingga warga masyarakat dapat memaksimalkan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Berdasarkan hasil pemberdayaan masyarakat di komunitas masyarakat di desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik dengan menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dapat disimpulkan bahwa dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan menggunakan teknologi tepat guna alat pembasmi nyamuk dengan botol bekas dikatakan berhasil hal itu dibuktikan dengan banyaknya jentik-jentik nyamuk yang masuk di alat pembasmi nyamuk.Selain itu wawasan atau pengetahuan warga terkait bahaya penyakit demam berdarah pun bertambah luas.Sehingga mereka mampu meningkatkan rasa kepedulian mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas teknologi tepat guna dalam mengurangi populasi nyamuk secara jangka panjang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi tepat guna yang lebih ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penggunaan teknologi tepat guna dalam pencegahan penyakit demam berdarah dengue.

Read online
File size441.77 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test