UNSUNS
Journal of Biodiversity and BiotechnologyJournal of Biodiversity and BiotechnologyPineapple (Ananas comosus) is a popular fruit crop in Indonesia. Pineapple crowns are one of the planting materials used in pineapple cultivation; however, their growth is slower than that of other planting materials. Therefore, the addition of chitosan is necessary, as it has the potential to stimulate growth. This study aims to determine the best concentration and application time of chitosan that can improve pineapple growth. The study was conducted in the screenhouse of the Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University, Surakarta, during March-June 2025 with a Completely Randomized Design (CRD) with two factors, namely chitosan concentration (without chitosan, 1 ppm, 3 ppm, 5 ppm) and time of chitosan application (morning, afternoon, morning and afternoon). Each treatment was repeated 4 times, resulting in 48 experimental units. The results showed that no combination of concentration and time of chitosan application was found to increase pineapple growth simultaneously. The treatment concentrations of 1 ppm and 3 ppm yielded the best results for increasing leaf number. Concentrations of 1 ppm, 3 ppm, and 5 ppm showed the best results for increasing total leaf area and the most extended root length. The time of chitosan application, once in the morning or evening, increased the photosynthesis rate and stomatal conductance. Chitosan has the potential to serve as a biostimulant for plant growth, enhancing the physiological activity of plants.
The research findings indicate that no specific combination of chitosan concentration and application time demonstrably enhances pineapple growth.However, applying chitosan at concentrations of 1 ppm and 3 ppm effectively increases leaf number, while concentrations of 1 ppm, 3 ppm, and 5 ppm promote greater total leaf area and root length.Furthermore, applying chitosan once in the morning or evening can improve photosynthesis rate and stomatal conductance.Therefore, a concentration of 1 ppm and morning chitosan application are recommended for pineapple cultivation to optimize growth parameters.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh chitosan pada fase reproduksi tanaman nanas, termasuk pembentukan bunga dan buah, serta dampaknya terhadap kualitas pasca panen. Selain itu, studi komparatif antara berbagai sumber chitosan, seperti dari kulit udang dengan sumber lainnya, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi sumber chitosan yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan nanas. Terakhir, penelitian mengenai interaksi antara chitosan dengan mikroorganisme tanah yang menguntungkan, seperti mikoriza atau bakteri penambat nitrogen, dapat membuka peluang untuk mengembangkan strategi pemupukan yang lebih berkelanjutan dan meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi oleh tanaman nanas, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang lebih optimal dan hasil panen yang lebih tinggi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi chitosan sebagai biostimulan dalam budidaya nanas dan berkontribusi pada pengembangan praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
- Effect of Concentration and Time of Chitosan Application on The Growth of Pineapple (Ananas comosus)... doi.org/10.20961/jbb.v4i2.108238Effect of Concentration and Time of Chitosan Application on The Growth of Pineapple Ananas comosus doi 10 20961 jbb v4i2 108238
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1362/1/012048Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1362 1 012048
- Keefektifan Penggunaan Pupuk Anorganik dan Aplikasi Kitosan dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil... jurnal.unpad.ac.id/agrikultura/article/view/53754Keefektifan Penggunaan Pupuk Anorganik dan Aplikasi Kitosan dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil jurnal unpad ac agrikultura article view 53754
- The Effect of Explant Type and 6-Benzyl Adenine (BAP) In Sapodilla (Achras zapota) Micropropagation |... thescipub.com/abstract/10.3844/ajbbsp.2016.206.213The Effect of Explant Type and 6 Benzyl Adenine BAP In Sapodilla Achras zapota Micropropagation thescipub abstract 10 3844 ajbbsp 2016 206 213
| File size | 261.83 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR Pemangkasan pada 5 WAP dengan ketinggian 30 cm terbukti menjadi perlakuan paling efektif untuk meningkatkan hasil bunga baik dari segi total bobotPemangkasan pada 5 WAP dengan ketinggian 30 cm terbukti menjadi perlakuan paling efektif untuk meningkatkan hasil bunga baik dari segi total bobot
UnwahasUnwahas Kepuasan terapi mempengaruhi keputusan yang berhubungan dengan kesehatan pasien dan terkait dengan perilaku pengobatan yang berdampak pada hasil pengobatan.Kepuasan terapi mempengaruhi keputusan yang berhubungan dengan kesehatan pasien dan terkait dengan perilaku pengobatan yang berdampak pada hasil pengobatan.
UPBUPB Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan memastikan sikap konsumen dalam membeli sayuran segar kacang panjang di pasar tradisional Ngabang. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menilai dan memastikan sikap konsumen dalam membeli sayuran segar kacang panjang di pasar tradisional Ngabang. Penelitian
UPBUPB Penelitian ini menyoroti pentingnya memperhatikan kualitas produk dan harga yang kompetitif untuk menarik minat konsumen. Selain itu, peningkatan aksesibilitasPenelitian ini menyoroti pentingnya memperhatikan kualitas produk dan harga yang kompetitif untuk menarik minat konsumen. Selain itu, peningkatan aksesibilitas
UNIVAUNIVA Penggunaan NPK fertilizer tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Penggunaan CMA fertilizer tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanamanPenggunaan NPK fertilizer tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Penggunaan CMA fertilizer tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman
UnmulUnmul Instrumen yang digunakan adalah DKQ-24 pada tingkat pengetahuan dan HPLP-II untuk variabel gaya hidup. Analisa data menggunakan koefisien kontigensi denganInstrumen yang digunakan adalah DKQ-24 pada tingkat pengetahuan dan HPLP-II untuk variabel gaya hidup. Analisa data menggunakan koefisien kontigensi dengan
UnmulUnmul Metode: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Dekskriptif Korelasi dengan rancangan penelitian Crossectional Study. Informasi dan data dalam peneltianMetode: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Dekskriptif Korelasi dengan rancangan penelitian Crossectional Study. Informasi dan data dalam peneltian
UNIBAUNIBA Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Universitas Batam Angkatan 2018 sebanyak 80 orang. Responden dibawa ke optik untukSampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Universitas Batam Angkatan 2018 sebanyak 80 orang. Responden dibawa ke optik untuk
Useful /
ISI DPSISI DPS Hal tersebut perlu mendapat perhatian yang lebih oleh setiap pendidik, agar selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang kondusif, menarik dan tidakHal tersebut perlu mendapat perhatian yang lebih oleh setiap pendidik, agar selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang kondusif, menarik dan tidak
UADUAD Penelitian ini akan dilakukan menggunakan algoritma Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Metode penelitian adalahPenelitian ini akan dilakukan menggunakan algoritma Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Metode penelitian adalah
UIKAUIKA Adanya perancangan bangunan meningkatkan warga setempat untuk melakukan perbaikan MCK dan mengurangi limbah sungai agar tidak semakin tercemar. PengarahanAdanya perancangan bangunan meningkatkan warga setempat untuk melakukan perbaikan MCK dan mengurangi limbah sungai agar tidak semakin tercemar. Pengarahan
UIKAUIKA Penelitian ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengajak masyarakat untuk menerapkan konsep go green dengan mengolah sampah berdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengajak masyarakat untuk menerapkan konsep go green dengan mengolah sampah berdasarkan