UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Desa Sigentong merupakan salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Budidaya tanaman bawang merah membutuhkan sistem pengairan tambahan yang efisien karena tanaman bawang merah memiliki sistem perakaran yang dangkal dan rentan terhadap hilangnya kelembaban. Petani bawang merah Desa Sigentong masih menggunakan alat siram manual yang menyebabkan beban kerja berat. Penelitian ini merancang prototype siram bawang merah dengan jaringan wireless menggunakan metode Ergonomic Function Deployment untuk mengurangi beban kerja petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini berfungsi dengan baik, tidak mudah lepas, berbahan plastik, tidak menghasilkan panas, aman digunakan, dan beroperasi tidak secara manual. Uji beda konsumsi energi menunjukkan penurunan sebesar -64,3% terhadap pesaing 1 dan -40,99% terhadap pesaing 2, dengan rerata konsumsi energi 0,72 kkal/menit, termasuk kriteria beban kerja ringan.

Prototype siram bawang merah berbasis Wireless berhasil dirancang dengan menggunakan perangkat keras seperti wemos d1 mini, step down, dan relay 4 module.Metode Ergonomic Function Deployment (EFD) digunakan untuk memastikan alat memenuhi kebutuhan responden, termasuk kemampuan menyiram bawang merah, kemudahan penggunaan, dan pengurangan beban kerja.Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototype ini mampu mengurangi konsumsi energi sebesar -64,36% dibandingkan pesaing 1 dan -40,99% dibandingkan pesaing 2, sehingga termasuk dalam kategori beban kerja ringan.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem otomatisasi yang lebih cerdas, misalnya dengan mengintegrasikan sensor kelembaban tanah dan cuaca untuk mengatur jadwal penyiraman secara optimal, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan atau kelebihan air. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan energi terbarukan, seperti panel surya, untuk menggerakkan sistem siram, sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk menguji efektivitas prototype ini pada berbagai varietas bawang merah dan kondisi lahan yang berbeda, serta mengkaji aspek ekonomi dari penerapan teknologi ini bagi petani, termasuk analisis biaya-manfaat dan potensi peningkatan pendapatan.

Read online
File size1.07 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test