UNAIUNAI

Jurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent IndonesiaJurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent Indonesia

Kontras antara tubuh dan jiwa telah menjadi topik diskusi yang hangat. Matius 10:28 adalah salah satu teks Alkitab yang berbicara tentang tubuh dan jiwa, meskipun tidak secara mendalam. Dari teks tersebut, sepertinya Yesus memahami bahwa tubuh dan jiwa dapat dihancurkan secara terpisah. Apakah ini berarti bahwa tubuh dan jiwa adalah dua entitas terpisah dan independen? Gereja Advent Hari Ketujuh percaya bahwa tidak ada entitas yang abadi dan terpisah, yang disebut jiwa, hidup dalam tubuh manusia fisik. Lebih tepat untuk mengatakan bahwa seorang manusia adalah jiwa yang hidup daripada mengatakan bahwa dia memiliki jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan harmoni antara pernyataan Yesus dalam Matius 10:28 dengan ajaran Gereja Advent Hari Ketujuh mengenai tubuh dan jiwa. Dilakukan tinjauan tentang kata tubuh dan jiwa serta tinjauan tentang konteksnya untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini. Pada dasarnya, Matius bab 10 bukanlah sebuah diskusi tentang tubuh dan jiwa, tetapi lebih merupakan catatan tentang perintah misi Yesus kepada dua belas murid. Oleh karena itu, ayat 28 harus dievaluasi dari sudut pandang misi. Penelitian ini menunjukkan bahwa audiens Yesus mungkin adalah mereka yang memiliki konsep salah tentang tubuh dan jiwa, sedangkan Yesus tidak bertentangan dengan kepercayaan Gereja Advent Hari Ketujuh bahwa jiwa bukanlah entitas yang abadi, terpisah yang hidup dalam tubuh.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan Gereja Advent Hari Ketujuh mengenai tubuh dan jiwa adalah valid.Dalam teks ini, Yesus menggunakan konsep umum untuk menunjuk pada kebenaran bahwa Allah lebih berkuasa daripada oposisi manusia.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang konsep tubuh dan jiwa dalam Alkitab, terutama dalam kaitannya dengan misi dan kekuasaan Allah. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Advent Hari Ketujuh memahami konsep tubuh dan jiwa, dan bagaimana hal ini mempengaruhi pemahaman mereka tentang misi dan kekuasaan Allah. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana konsep tubuh dan jiwa yang berbeda dapat mempengaruhi pemahaman seseorang tentang misi dan kekuasaan Allah, dan bagaimana hal ini dapat berdampak pada praktik misi dan hubungan dengan Allah.

Read online
File size231.55 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test