STIKMKSSTIKMKS

Jurnal MitrasehatJurnal Mitrasehat

Latar belakang: Nanoteknologi menjadi salah satu bidang rekayasa dalam ilmu Fisika, Kimia, dan Biologi dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa aplikasi nanoteknologi yang berkembang pesat meliputi nanomedisin dan nanopartikel. Nanoteknologi memanfaatkan partikel berukuran kurang dari 1000 nm. Tujuan: Untuk mengkaji efektivitas sediaan nanoemulgel ekstrak umbi bawang dayak sebagai formulasi penyembuhan luka diabetes mellitus, mengevaluasi karakteristik fisik serta stabilitasnya, dan menentukan konsentrasi optimum yang efektif. Metode: Penelitian kuantitatif secara eksperimen terhadap 18 tikus, menggunakan ekstrak bawang Dayak, Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Dilanjutkan dengan pembuatan nanoemulgel, nanoemulgel diperoleh dilanjutkan uji aktivitas terhadap tikus diabetes melitus. Tikus dibagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok F1 dengan konsentrasi 2,5%, kelompok F2 dengan konsentrasi 5%, kelompok F3 dengan konsentrasi 7,5%, kontrol negative dan kontrol positif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sediaan nanoemulgel ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) memiliki aktivitas penutupan luka yang lebih cepat dibandingkan kontrol negatif, serta menunjukkan efektivitas yang setara dengan kontrol positif pada konsentrasi 5%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa formulasi nanoemulgel ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) efektif dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes mellitus pada tikus putih dan memiliki karakteristik yang stabil secara fisika-kimia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sediaan nanoemulgel ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia) efektif dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes mellitus pada tikus putih.Sediaan ini juga menunjukkan karakteristik fisik dan stabilitas yang baik.Formulasi dengan konsentrasi 5% menunjukkan aktivitas penyembuhan luka yang paling baik dan setara dengan kontrol positif.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada mekanisme molekuler yang mendasari efektivitas nanoemulgel ekstrak bawang dayak dalam penyembuhan luka diabetes, misalnya dengan mengidentifikasi senyawa aktif spesifik yang berperan dan jalur signaling yang terlibat. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengoptimalkan formulasi nanoemulgel, termasuk variasi jenis surfaktan dan kosurfaktan, serta ukuran partikel nanoemulsi, guna meningkatkan penetrasi obat dan efektivitas terapi. Terakhir, penelitian klinis pada manusia perlu dilakukan untuk menguji keamanan dan efektivitas nanoemulgel ekstrak bawang dayak sebagai alternatif pengobatan luka diabetes mellitus, serta untuk menentukan dosis dan regimen terapi yang optimal.

  1. FORMULASI NANOEMULGEL EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia Mangostana L.) | Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia.... doi.org/10.33759/jrki.v1i3.53FORMULASI NANOEMULGEL EKSTRAK KULIT MANGGIS Garcinia Mangostana L Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia doi 10 33759 jrki v1i3 53
  2. Vol. 2 No. 2: Volume 2 Issue 2 | Jurnal Novem Medika Farmasi. vol volume issue jurnal novem medika farmasi... doi.org/10.59638/junomefar.v2i2Vol 2 No 2 Volume 2 Issue 2 Jurnal Novem Medika Farmasi vol volume issue jurnal novem medika farmasi doi 10 59638 junomefar v2i2
  3. Effect of Poor Glycemic Control with Length of Pulmonary Tuberculosis Treatment in Type 2 Diabetes Mellitus... doi.org/10.15416/ijcp.2023.12.1.1Effect of Poor Glycemic Control with Length of Pulmonary Tuberculosis Treatment in Type 2 Diabetes Mellitus doi 10 15416 ijcp 2023 12 1 1
  4. OSF. osf osf.io/73x2aOSF osf osf io 73x2a
Read online
File size587.72 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test