STIKESMUCISSTIKESMUCIS

Asy-Syifa : Journal of Science and Technology NursingAsy-Syifa : Journal of Science and Technology Nursing

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat depresi pada pasien stroke menggunakan instrumen Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Penelitian ini menggunakan desain kohort prospektif yang dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Sampel terdiri dari 40 pasien stroke yang dirawat di bangsal Mawar Rumah Sakit Ciamis. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner BDI-II untuk menilai tingkat depresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 pasien stroke iskemik, 12 pasien mengalami depresi. Di antara mereka, 8 pasien (20%) mengalami depresi ringan, 3 pasien (7,5%) mengalami depresi sedang, dan 1 pasien (2,5%) mengalami depresi berat. Gejala yang paling sering dilaporkan terkait dengan kecemasan dan kesedihan. Oleh karena itu, skrining dini dan dukungan psikologis yang tepat penting dalam penatalaksanaan pasien stroke.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa depresi teridentifikasi pada 12 dari 40 responden yang didiagnosis stroke iskemik.Tingkat depresi yang paling sering dilaporkan adalah kecemasan, kesedihan, dan perasaan putus asa.Dengan demikian, penting untuk melakukan skrining depresi secara rutin pada pasien stroke dan memberikan dukungan psikologis yang tepat untuk meningkatkan pemulihan dan kualitas hidup pasien.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan lingkungan yang berkontribusi terhadap perkembangan depresi pada pasien stroke, dengan mempertimbangkan peran dukungan keluarga dan komunitas dalam proses pemulihan. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengeksplorasi perubahan tingkat depresi dari waktu ke waktu pada pasien stroke, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi pemulihan atau perburukan depresi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif pasien stroke dalam menghadapi depresi, termasuk strategi koping yang mereka gunakan dan hambatan yang mereka hadapi dalam mencari bantuan psikologis. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang depresi pada pasien stroke dan menginformasikan pengembangan intervensi yang lebih efektif dan berpusat pada pasien.

  1. | NDT | Dove Medical Press. ndt dove medical press doi.org/10.2147/NDT.S7637NDT Dove Medical Press ndt dove medical press doi 10 2147 NDT S7637
  2. World Stroke Organization (WSO): Global Stroke Fact Sheet 2022 - Valery L Feigin, Michael Brainin, Bo... journals.sagepub.com/doi/10.1177/17474930211065917World Stroke Organization WSO Global Stroke Fact Sheet 2022 Valery L Feigin Michael Brainin Bo journals sagepub doi 10 1177 17474930211065917
  3. PREVALENSI DEPRESI PADA PASIEN STROKE YANG DI RAWAT INAP DI IRINA F RSUP PROF. Dr. R. D. KANDOU MANADO... doi.org/10.35790/ecl.3.1.2015.7610PREVALENSI DEPRESI PADA PASIEN STROKE YANG DI RAWAT INAP DI IRINA F RSUP PROF Dr R D KANDOU MANADO doi 10 35790 ecl 3 1 2015 7610
Read online
File size266.28 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test