UIMUIM

UIM | AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanUIM | AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman

Tulisan ini membahas pentingnya dua prinsip, amar maruf nahi munkar (memerintahkan kebaikan dan melarang kejahatan) dan ar-Raqaiq (kelembutan hati dan pemurnian jiwa), dalam menegakkan kehidupan beragama. Tugas amar maruf nahi munkar ditekankan sebagai kewajiban di atas semua kewajiban lainnya, sedangkan ar-Raqaiq berfokus pada peristiwa yang melembutkan hati dan menggerakkan jiwa. Kedua prinsip tersebut sangat penting dalam mempertahankan kehidupan religius yang teguh. Makalah ini juga menyoroti kepekaan teladan tokoh-tokoh agama seperti Ustadz Badiuzzaman Said Nursi, Imam Abu Hasan al-Syadzili, Abdul Qodir Jailani, dan Hasan al-Basri terhadap isu-isu agama. Tokoh-tokoh ini terlibat dalam refleksi diri dan memperhatikan amar maruf nahi munkar. Makalah ini menekankan pentingnya prinsip ini dalam kehidupan religius, menekankan perlunya individu untuk memperhatikan konsekuensi dari tindakan mereka dan memiliki hati yang teliti. Amar maruf nahi munkar maupun anjuran untuk menyampaikan “raqaiq kedua hal ini ibarat pembuluh arteri dan vena yang ada dalam tubuh manusia. Sebagaimana kehidupan dalam tubuh yang bergantung pada kapiler-kapiler darah tersebut, demikian pula eksistensi kehidupan beragama yang bergantung pada terlaksananya dua kaidah ini. Hanya dengan melaksanakan dua kaidah tersebutlah manusia dapat senantiasa khawatir dengan balasan atas semua amal perbuatan dan memiliki hati yang penuh kesadaran sehingga setiap langkah yang dihentakkan akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan, serta menjalankan setiap detik umur kehidupannya dengan muhasabah.

Amar maruf nahi munkar dan ar-Raqaiq merupakan pilar penting dalam kehidupan beragama yang teguh.Kedua prinsip ini, ibarat pembuluh arteri dan vena, sangat krusial bagi keberlangsungan kehidupan religius.Dengan mengimplementasikan kedua kaidah ini, manusia akan senantiasa berhati-hati dalam setiap tindakan dan bertanggung jawab atas amal perbuatannya.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai metode amar maruf nahi munkar di berbagai konteks sosial dan budaya, termasuk penggunaan media sosial dan pendekatan persuasif. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara ar-Raqaiq dan kesehatan mental, serta bagaimana praktik kelembutan hati dapat membantu mengatasi stres dan kecemasan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana prinsip-prinsip amar maruf nahi munkar dan ar-Raqaiq dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat nilai-nilai agama dan moralitas dalam masyarakat, serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan sosial individu.

Read online
File size301.69 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test