UNISSULAUNISSULA
Jurnal Ilmiah Sultan AgungJurnal Ilmiah Sultan AgungLatar belakang masih rendahnya angka kecukupan ASI eksklusif menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatus. Hal ini perlu penanganan dengan melaksanakan pemberian ASI secara dini sejak bayi baru lahir. Bayi baru lahir sangat membutuhkan ASI yang pertama kali keluar biasanya lebih kental dan kekuningan, yang disebut kolostrum. Faktor yang berpengaruh terhadap lambatnya pengeluaran kolostrum antara lain: cara persalinan, lamanya persalinan, sakit yang dialami saat persalinan, dan keletihan setelah persalinan. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu upaya yang dapat merangsang pengeluaran hormon oksitosin dan memperlancar pengeluaran kolostrum yaitu dengan tindakan pijat oksitosin. Tujuan pijat oksitosin ini dapat membuat ibu menjadi rileks, sehingga akan memberikan kenyamanan pada bayi yang akan disusuinya. Metode penelitian desain penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group design. Data dianalisis dengan uji wilcoxon match pair test dan uji mann-withney. Cara pengambilan sampel dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel 40 responden. Hasil penelitian pijat oksitosin meningkatkan rerata pengeluaran kolostrum pada kelompok intervensi (P value 0,000) dan rerata pengeluaran kolostrum pada kelompok kontrol (P value 0,000) pada ibu secara signifikan. Simpulan pijat oksitosin dapat meningkatkan pengeluaran kolostrum pada ibu sectio caesarea.
Pijat oksitosin secara signifikan meningkatkan pengeluaran kolostrum pada ibu nifas post sectio caesarea dibandingkan kelompok kontrol.Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol dalam peningkatan pengeluaran kolostrum setelah tindakan.Oleh karena itu, pijat oksitosin efektif sebagai intervensi untuk menunjang kelancaran produksi kolostrum pada ibu sesar.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pijat oksitosin terhadap kualitas emosional ibu pasca sesar, seperti tingkat kecemasan dan stres, untuk melihat bagaimana aspek psikologis memengaruhi produksi kolostrum. Kedua, sebaiknya dikaji pula dampak dari frekuensi dan durasi pemijatan yang berbeda-beda dalam periode waktu tertentu, sehingga dapat ditentukan protokol ideal pelaksanaan pijat oksitosin yang paling efektif. Ketiga, penting untuk meneliti interaksi antara pijat oksitosin dengan faktor lain seperti teknik pelekatkan bayi ke payudara, dukungan keluarga, dan kondisi fisik pasca operasi, guna memahami gambaran holistik faktor-faktor yang memengaruhi kelancaran pengeluaran kolostrum pada ibu sesar. Studi-studi ini akan melengkapi temuan saat ini dan membantu merancang pendekatan asuhan menyusui yang lebih komprehensif dan personal.
| File size | 153.12 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN 9%), had high knowledge (52 respondents; 61. 9%), long work experience (51 respondents; 60. 7%), high supervision (52 respondents; 61. 9%), and conducive9%), had high knowledge (52 respondents; 61. 9%), long work experience (51 respondents; 60. 7%), high supervision (52 respondents; 61. 9%), and conducive
UNIMMANUNIMMAN Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi di mana selaput ketuban pecah sebelum proses persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan cukupKetuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi di mana selaput ketuban pecah sebelum proses persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi pada kehamilan cukup
UNIMMANUNIMMAN Hasil analisis Independent Sample T Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat efektivitas pijat oksitosin terhadap produksiHasil analisis Independent Sample T Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat efektivitas pijat oksitosin terhadap produksi
UNIMMANUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh praktik pemberian makan (p=0,002), praktik pola asuh (p=0,002), praktik kebersihan (p=0,001),Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh praktik pemberian makan (p=0,002), praktik pola asuh (p=0,002), praktik kebersihan (p=0,001),
UNIMMANUNIMMAN Inovasi dalam manajemen organisasi pelayanan kesehatan di era digital memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitasInovasi dalam manajemen organisasi pelayanan kesehatan di era digital memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas
UNIMMANUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian tentang cost effectiveness analysis (CEA) yang telah dilakukan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil penelitian tentang cost effectiveness analysis (CEA) yang telah dilakukan di RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros dapat disimpulkan bahwa
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar peserta sudah mengetahui dan memahami manfaat aplikasi Mobile JKN dalam mempermudah proses pelayanan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar peserta sudah mengetahui dan memahami manfaat aplikasi Mobile JKN dalam mempermudah proses pelayanan.
UNIMMANUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang hitam (black garlic) memiliki kadar vitamin C tertinggi sebesar 51,516 mg/100 g. Pada pengujian aktivitasHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang hitam (black garlic) memiliki kadar vitamin C tertinggi sebesar 51,516 mg/100 g. Pada pengujian aktivitas
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai bahwa formulasi liposom krim dari ekstrak daun ubi jalar ungu dapat diformulasikanDari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai bahwa formulasi liposom krim dari ekstrak daun ubi jalar ungu dapat diformulasikan
UNIMMANUNIMMAN Fenomena ini menyebabkan dampak negatif seperti putusnya pendidikan, gangguan kesehatan reproduksi, tingginya angka perceraian, dan kemiskinan antargenerasi.Fenomena ini menyebabkan dampak negatif seperti putusnya pendidikan, gangguan kesehatan reproduksi, tingginya angka perceraian, dan kemiskinan antargenerasi.
UMLAUMLA Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan desain observasional analitik menggunakan teknik accidental sampling terhadap 100 responden.Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan desain observasional analitik menggunakan teknik accidental sampling terhadap 100 responden.
UMLAUMLA The data were tested using Wilcoxon test. Results showed a significant increase in knowledge (P-value = 0. 000), attitude (P-value = 0. 002), and practiceThe data were tested using Wilcoxon test. Results showed a significant increase in knowledge (P-value = 0. 000), attitude (P-value = 0. 002), and practice