UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Tingkat produktivitas tanaman tomat di Indonesia menunjukkan penurunan, salah satunya disebabkan oleh ketergantungan berlebihan terhadap pupuk kimia sintetik yang berpotensi mengganggu keseimbangan nutrisi tanah. Salah satu solusi berkelanjutan adalah penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah pertanian seperti serabut kelapa (sumber K) dan batang pisang (sumber P). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas POC serabut kelapa dan POC batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, serta menentukan dosis optimal. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana dengan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Hasil menunjukkan bahwa POC serabut kelapa secara tunggal berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman dengan dosis terbaik 40 ml/tanaman. Namun, untuk parameter generatif seperti jumlah bunga, buah, dan berat buah, kontrol (tanpa POC) justru memberikan hasil terbaik. POC batang pisang tidak berpengaruh signifikan, dan tidak ada interaksi antara kedua POC. Disimpulkan bahwa penambahan POC pada tanah dengan kesuburan alami optimal tidak efektif dan diduga berlebihan, sehingga aplikasinya perlu mempertimbangkan kondisi awal tanah.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Serabut Kelapa secara tunggal berdampak signifikan terhadap parameter tinggi tanaman dengan dosis terbaik 40 ml/tanaman.Namun, untuk parameter generatif seperti jumlah bunga, jumlah buah, dan berat buah, tanaman tanpa perlakuan (kontrol) justru memberikan hasil terbaik.Hal ini mengindikasikan bahwa penambahan POC Serabut Kelapa justru menekan hasil generatif pada kondisi tanah yang subur.Pemberian Pupuk Organik Cair Batang Pisang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap parameter generatif, tetapi berdampak signifikan terhadap parameter tinggi tanaman.Kombinasi kedua POC tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter.Kesimpulannya, penambahan POC pada tanah dengan kesuburan alami optimal tidak efektif dan diduga berlebihan, sehingga aplikasinya perlu mempertimbangkan kondisi awal tanah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang interaksi antara unsur hara dalam POC dan tanah. Selain itu, perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain seperti pH tanah, mikroorganisme tanah, dan kondisi iklim yang dapat mempengaruhi efektivitas POC. Penelitian juga dapat fokus pada formulasi POC yang lebih optimal dengan mempertimbangkan keseimbangan unsur hara dan kondisi tanah yang spesifik. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan POC pada kesuburan tanah dan produktivitas tanaman dapat memberikan wawasan lebih komprehensif.

Read online
File size470.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test