UMGUMG

Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi produktivitas budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) secara intensif di PT. Pyramide Paramount Indonesia Farm, Gerokgak, Buleleng, Bali. Penelitian dilaksanakan pada periode pemeliharaan efektif Juli hingga Oktober 2025 (100 hari pemeliharaan), dengan fokus pengamatan pada dua petak kolam intensif berlapis HDPE, yaitu J9 (2.250 m²) dan J10 (2.300 m²). Benur ditebar pada 7 Juli 2025 dengan padat tebar 183 ekor/m² untuk kolam J9 (412.496 ekor) dan 186 ekor/m² untuk kolam J10 (427.228 ekor). Metode yang diterapkan meliputi persiapan kolam (pengeringan 10–14 hari, pengapuran 100 g/m², sterilisasi menggunakan TCCA 10 ppm, CuSO₄ 2 ppm, dan H₂O₂ 20 ppm), manajemen kualitas air (pemantauan harian pH, suhu, salinitas, oksigen terlarut, dan kecerahan), manajemen pakan (blind feeding DOC 1–30 dan demand feeding dengan auto-feeder mulai DOC 31), aplikasi probiotik (Promix Merah, Promix Biru, Media Bac, Media Thio; dosis 5 ppm setiap dua hari), biosekuriti, dan panen akhir. Kolam J9 dipanen pada DOC 100 dengan total biomassa 3.101 kg, ukuran 76 ekor/kg, SR 26,32%, dan FCR 1,4–1,6. Kolam J10 dipanen pada DOC 86 dengan biomassa 3.865 kg, ukuran 107 ekor/kg, SR 61,60%, dan FCR 1,4–1,6. Parameter kualitas air meliputi pH (7,4–9,3), suhu (26,9–30,1°C), salinitas (33–38 ppt), dan DO (3,7–5,4 mg/L) berhasil dipertahankan dalam kisaran yang dapat ditoleransi sepanjang masa pemeliharaan. Disimpulkan bahwa penerapan teknologi budidaya intensif yang tepat, manajemen kualitas air, aplikasi probiotik, dan biosekuriti yang baik dapat menghasilkan produktivitas udang vaname yang optimal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa budidaya udang vaname secara intensif di PT.Pyramide Paramount Indonesia Farm menghasilkan produktivitas yang bervariasi antar kolam.101 kg dengan SR 26,32%, sementara kolam J10 menghasilkan biomassa 3.Penerapan manajemen kualitas air, metode pakan terstruktur, aplikasi probiotik, dan biosekuriti mendukung produktivitas budidaya udang vaname secara intensif.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PT. Pyramide Paramount Indonesia meningkatkan pengawasan kualitas air, terutama pengendalian pH dan kecerahan pada fase awal pemeliharaan serta pengelolaan DO. Penerapan probiotik secara lebih intensif juga perlu dipertimbangkan untuk menekan perkembangan patogen seperti EHP dan WFD. Lebih lanjut, penelitian lanjutan mengenai optimalisasi padat tebar pada sistem super intensif dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini dapat difokuskan pada pengaruh berbagai tingkat padat tebar terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan kualitas udang vaname, serta analisis biaya-manfaat untuk menentukan tingkat padat tebar yang paling optimal secara ekonomis. Selain itu, studi tentang penggunaan probiotik lokal atau alternatif yang lebih efektif dalam meningkatkan resistensi udang terhadap penyakit juga perlu dieksplorasi. Terakhir, penelitian mengenai dampak perubahan iklim terhadap kualitas air dan produktivitas tambak udang vaname dapat memberikan informasi penting untuk pengembangan strategi adaptasi dan mitigasi.

Read online
File size173.29 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test