UMGUMG

Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)

Azolla pinnata memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, yaitu sekitar 25-35% berat kering, dan mudah dibudidayakan dalam skala besar. Pemanfaatan tanaman ini sebagai pakan diharapkan dapat menjadi solusi untuk menekan biaya produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan pakan alami Azolla pinnata dan pakan pellet komersial, terhadap pertumbuhan berat dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) kemudian ditabulasi dan digunakan analisa covarian untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup pada ikan Nila (Oreochromis niloticus). Terdiri 3 perlakuan dengan 9 ulangan :A (Pellet 100%), B (50% Pellet, 50% Azolla pinnata), C (100% Azolla pinnata), dengan kepadatan 6 ekor/15 liter air selama 30 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi Azolla pinnata dan pellet komersial menghasilkan laju pertumbuhan berat mutlak rata-rata lebih tinggi daripada perlakuan lain. Nilai pertumbuhan berat mutlak rata-rataperlakuan B sebesar 3,037 gram dan nilai kelangsungan hidup sebesar 81,48%. Kualitas air dari seluruh perlakuan selama penelitian menunjukkan kisaran yang layak untuk mendukung budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus), yaitu rata-rata suhu di perlakuan A antara 27,4545oC – 28,4545oC, perlakuan B antara 27,4545oC – 28,5455oC, perlakuan C antara 27,3636oC – 28,6364oC. Untuk rata-rata pH di perlakuan A antara 6,6818 – 7,3273, perlakuan B antara 6,6 – 7,1182 dan perlakuan C antara 6,7273 – 7,1273. Sedangkan rata-rata Oksigen terlarut/Dissolved Oxygen (DO) perlakuan A antara 6,2727 – 7,3636 ppm, perlakuan B antara 6,6364 – 7,2727 ppm dan perlakuan C antara 6,6364 – 7,0909 ppm. Penelitian ini memang belum sempurna dan perlu ditingkatkan lagi dengan penelitian-penelitian terhadap Azolla pinnata yang nantinya bisa digunakan pembudidaya secara efektif dan efisien.

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian Azolla pinnata, pellet komersial, dan kombinasinya berpengaruh terhadap pertumbuhan berat ikan nila (Oreochromis niloticus), namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidupnya.Perlakuan kombinasi pellet komersial dan Azolla pinnata (Perlakuan B) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan berat dan kelangsungan hidup ikan nila.Kualitas air selama penelitian menunjukkan kondisi yang mendukung budidaya ikan nila.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan Azolla pinnata dalam budidaya ikan nila. Pertama, perlu diteliti pengaruh berbagai rasio kombinasi Azolla pinnata dan pellet komersial terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan nila, untuk menemukan formulasi pakan yang paling efisien dan efektif. Kedua, studi mendalam mengenai kandungan nutrisi Azolla pinnata yang paling berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ikan nila perlu dilakukan, termasuk identifikasi asam amino esensial dan vitamin yang paling dibutuhkan oleh ikan. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh pemberian Azolla pinnata terhadap kualitas daging dan kesehatan konsumen ikan nila perlu dilakukan, untuk memastikan keamanan dan nilai gizi produk budidaya. Dengan demikian, pemanfaatan Azolla pinnata sebagai pakan alternatif dapat dioptimalkan, sehingga dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan menghasilkan produk budidaya yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan.

Read online
File size549.33 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test