UNESAUNESA
Indonesian Journal of Sports LawIndonesian Journal of Sports LawAtlet adalah pelaku olahraga yang secara teratur, sistematis, terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan mengikuti latihan dan kejuaraan untuk meraih prestasi. Sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian terhadap para atlet yang telah berjuang keras dalam mengikuti kejuaraan dengan memperhatikan kesejahteraan mereka, terutama bagi atlet yang tidak lagi menjadi bagian dari klub atau tim nasional. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Olahraga menjadi dasar hukum mengenai peran dan tanggung jawab pemerintah terhadap pelaku olahraga di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam karya tulis ini adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Olahraga belum mampu menjamin kesejahteraan dan perlindungan hari tua bagi atlet pensiunan, meskipun mereka telah memberikan banyak prestasi bagi Indonesia. Faktanya, banyak atlet setelah memasuki masa pensiun masih harus berjuang keras untuk bertahan hidup dengan bekerja di usia tua. Dengan demikian, diperlukan kepastian hukum yang mengatur perlindungan hari tua bagi atlet baik di masa aktif maupun pasif dalam kontribusi mereka di dunia olahraga.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Olahraga belum secara maksimal menjamin kesejahteraan dan jaminan hari tua bagi atlet pensiunan, meskipun mereka telah berkontribusi besar bagi bangsa.Pemerintah telah memberikan peluang apresiasi melalui skema pengangkatan atlet berprestasi menjadi calon pegawai negeri sipil, yang berhak atas jaminan pensiun, namun peluang ini terbatas pada jenis kompetisi dan prestasi tertentu.Oleh karena itu, diperlukan peraturan lanjutan yang mengatur jaminan hari tua dan pensiun bagi seluruh atlet berprestasi dengan cakupan yang lebih luas.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang desain skema jaminan pensiun wajib bagi semua atlet yang berpartisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional, terlepas dari tingkat prestasinya, untuk memastikan perlindungan sosial yang inklusif. Kedua, sebaiknya diteliti pula sistem dana pensiun khusus atlet yang dikelola secara transparan oleh lembaga independen dengan keterlibatan Kemenpora, BPJS Ketenagakerjaan, dan induk cabang olahraga, agar dana tersalurkan secara adil dan berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji efektivitas kebijakan pengangkatan atlet berprestasi menjadi CPNS melalui studi komparatif antar daerah, untuk mengidentifikasi hambatan implementasi dan merancang kebijakan nasional yang lebih merata serta memperluas kriteria prestasi yang diakui, termasuk bagi atlet dari olahraga non-unggulan.
| File size | 333.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LAKPESDAMSALATIGALAKPESDAMSALATIGA Penelitian menunjukkan bahwa dana pensiun PNS, khususnya pensiun janda/duda/anak, tidak termasuk tirkah dan oleh karena itu tidak menjadi objek pembagianPenelitian menunjukkan bahwa dana pensiun PNS, khususnya pensiun janda/duda/anak, tidak termasuk tirkah dan oleh karena itu tidak menjadi objek pembagian
IBLAMIBLAM Salah satu jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK adalah JF Penggerak Swadaya Masyarakat (JF PSM). Namun, terdapat ketidaksinkronan dalam pengertianSalah satu jabatan fungsional yang dapat diisi oleh PPPK adalah JF Penggerak Swadaya Masyarakat (JF PSM). Namun, terdapat ketidaksinkronan dalam pengertian
STIALANBANDUNGSTIALANBANDUNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa eROTA memenuhi empat karakteristik inovasi menurut Robbins, yaitu keunikan, unsur-unsur keunikan, proses yang direncanakan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa eROTA memenuhi empat karakteristik inovasi menurut Robbins, yaitu keunikan, unsur-unsur keunikan, proses yang direncanakan,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Disiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Pengembangan karir berpengaruh secara positif dan signifikan terhadapDisiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Pengembangan karir berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Berdasarkan analisis Work Sampling, persentase aktivitas produktif adalah 79.01%, aktivitas non-produktif 3. 51%, dan aktivitas pribadi 17.47% dengan toleransiBerdasarkan analisis Work Sampling, persentase aktivitas produktif adalah 79.01%, aktivitas non-produktif 3. 51%, dan aktivitas pribadi 17.47% dengan toleransi
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Rekomendasi utama mencakup penyesuaian batas usia yang lebih fleksibel dan fokus pada kompetensi, bukan hanya usia kronologis. Selain itu, perlu dilakukanRekomendasi utama mencakup penyesuaian batas usia yang lebih fleksibel dan fokus pada kompetensi, bukan hanya usia kronologis. Selain itu, perlu dilakukan
UINMADURAUINMADURA Peran yang sangat penting dalam peningkatan kedisiplinan dengan selalu memberikan contoh yang baik, salah satu indikator penting dalam seseorang pemimpinPeran yang sangat penting dalam peningkatan kedisiplinan dengan selalu memberikan contoh yang baik, salah satu indikator penting dalam seseorang pemimpin
UMPRUMPR Hasil penelitian: 1) motivasi berwirausaha mahasisiswa pendidikan ekonomi yang nyaitu keinginan untuk berwirausaha. Persentase yang memiliki motivasi mahasiwaHasil penelitian: 1) motivasi berwirausaha mahasisiswa pendidikan ekonomi yang nyaitu keinginan untuk berwirausaha. Persentase yang memiliki motivasi mahasiwa
Useful /
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Tujuan utama dari sistem ini ialah membantu calon PMI untuk menentukan negara tujuan yang paling tepat berdasarkan berbagai kriteria yang relevan, sehinggaTujuan utama dari sistem ini ialah membantu calon PMI untuk menentukan negara tujuan yang paling tepat berdasarkan berbagai kriteria yang relevan, sehingga
UIN MALANGUIN MALANG Arsitektur pesantren tradisional belum dapat didefinisikan sebagai tipe bangunan tertentu karena mencakup bangunan pendidikan dan perumahan. Banyak penelitiArsitektur pesantren tradisional belum dapat didefinisikan sebagai tipe bangunan tertentu karena mencakup bangunan pendidikan dan perumahan. Banyak peneliti
UIN MALANGUIN MALANG Penelitian ini relevan karena mengembangkan kerangka kerja untuk membahas cara mengintegrasikan elemen warisan ke dalam desain modern sambil mengeksplorasiPenelitian ini relevan karena mengembangkan kerangka kerja untuk membahas cara mengintegrasikan elemen warisan ke dalam desain modern sambil mengeksplorasi
UIN MALANGUIN MALANG Drawing from classical Islamic sources and contemporary writings, this qualitative study employs a deductive approach to thematic analysis, categorizingDrawing from classical Islamic sources and contemporary writings, this qualitative study employs a deductive approach to thematic analysis, categorizing