ORLIORLI
Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica IndonesianaLatar belakang: Otitis media supuratif kronis (OMSK) saat ini masih menjadi masalah besar kesehatan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang. Disfungsi tuba Eustachius adalah salah satu faktor yang berpengaruh dalam terjadinya OMSK. Patogenesis terjadinya otitis media akut dan kronis diawali oleh tekanan negatif di telinga tengah. Salah satu teori terjadinya OMSK adalah teori continuum. Tuba Eustachius sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya OMSK, sudah terbukti dari hasil berbagai penelitian yang membandingkan penderita OMSK dengan populasi normal, serta OMSK dengan dan tanpa kolesteatoma. Dengan berkembangnya teknologi, pencitraan CT scan berperan penting dalam menilai kondisi patologi di telinga, baik sebagai alat diagnostik maupun sebagai media evaluasi. Pencitraan CT scan dengan teknik rekonstruksi multiplanar dapat memberikan gambaran yang jelas kondisi anatomi tuba Eustachius. Tujuan: Mengetahui kesesuaian hubungan sudut dan panjang tuba Eustachius pada telinga yang mengalami OMSK dengan sudut dan panjang tuba telinga kontralateral. Metode: Penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang yang melibatkan 30 sampel pasien OMSK dengan telinga kontralateral. Pengukuran sudut dan panjang tuba Eustachius menggunakan teknik rekonstruksi multiplanar HRCT scan temporal. Hasil: Analisis statistik dengan uji t berpasangan menunjukkan sudut tuba Eustachius secara signifikan lebih horisontal pada telinga dengan OMSK dibandingkan kontralateral (p<0,05). Panjang tuba Eustachius lebih pendek pada OMSK dibandingkan kontralateral (p<0,05). Kesimpulan: Sudut tuba Eustachius telinga OMSK lebih kecil (horisontal) dan pendek dibandingkan telinga kontralateral.
Sudut tuba Eustachius pada telinga yang mengalami OMSK lebih kecil (lebih horizontal) dibandingkan dengan telinga kontralateral.Panjang tuba Eustachius pada telinga OMSK juga lebih pendek daripada telinga kontralateral.Perbedaan ini secara statistik bermakna (p<0,05), menunjukkan hubungan antara karakteristik anatomi tuba Eustachius dengan terjadinya OMSK.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi diameter tuba Eustachius, sudut tubo-tympanik, serta panjang bagian tulang dan rawan antara telinga dengan OMSK dan telinga kontralateral, karena faktor-faktor anatomi ini mungkin turut berperan dalam disfungsi tuba. Kedua, penting untuk mengkaji hubungan antara karakteristik anatomi tuba Eustachius (seperti sudut dan panjang) dengan fungsi tuba Eustachius secara langsung, misalnya melalui pemeriksaan fungsi tuba (Eustachian tube function test) pada kedua telinga pasien, agar dapat dipahami bagaimana struktur anatomi memengaruhi fungsi. Ketiga, disarankan untuk melakukan studi dengan jumlah sampel yang lebih besar dan desain longitudinal guna mengeksplorasi apakah kelainan anatomi tuba Eustachius dapat menjadi faktor prediktif terhadap perkembangan OMSK atau keparahan penyakit, serta menilai dinamika perubahan struktur tuba seiring waktu dan pengaruhnya terhadap hasil klinis.
| File size | 302.14 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Pengembangan fitur ini meningkatkan efektivitas monitoring akademik dan memperkuat dokumentasi kegiatan akademik secara terintegrasi. Secara keseluruhan,Pengembangan fitur ini meningkatkan efektivitas monitoring akademik dan memperkuat dokumentasi kegiatan akademik secara terintegrasi. Secara keseluruhan,
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Menanamkan pendidikan pada seorang anak merupakan suatu kebutuhan mutlak agar anak dapat berkembang secara baik dan maksimal, terutama Pendidikan AgamaMenanamkan pendidikan pada seorang anak merupakan suatu kebutuhan mutlak agar anak dapat berkembang secara baik dan maksimal, terutama Pendidikan Agama
UMGUMG Data hasil pembacaan sensor diproses oleh Raspberry Pi Pico dan ditampilkan pada layar monitor, serta dikirimkan secara otomatis ke server melalui platformData hasil pembacaan sensor diproses oleh Raspberry Pi Pico dan ditampilkan pada layar monitor, serta dikirimkan secara otomatis ke server melalui platform
ITNITN Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketelitian dan konsistensi pengukuran dimensi dan massa jenis spesimen besi silinder menggunakan dua alatPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketelitian dan konsistensi pengukuran dimensi dan massa jenis spesimen besi silinder menggunakan dua alat
POLBANPOLBAN Batita yang sehat dengan asupan gizi yang cukup akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan optimal. Untuk meningkatkan pemantauan kesehatan batita, diperlukanBatita yang sehat dengan asupan gizi yang cukup akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan optimal. Untuk meningkatkan pemantauan kesehatan batita, diperlukan
UNTARUNTAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan work burnout pada guru SLB. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan work burnout pada guru SLB. Penelitian ini menggunakan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi terhadap kesadaran diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi terhadap kesadaran diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembanganPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembangan
Useful /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO 2) Tingkat stres pada anak setelah diberikan intervensi terapi bermain mewarnai gambar menurun menjadi 13,13 poin atau juga termasuk kategori sedang. 3)2) Tingkat stres pada anak setelah diberikan intervensi terapi bermain mewarnai gambar menurun menjadi 13,13 poin atau juga termasuk kategori sedang. 3)
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Hasil uji validitas pada skala kemandirian emosional yang menggunakan skor kriteria 0,25 terdapat 12 item yang gugur yakni 5, 7, 12, 13, 14, 15, 16, 20,Hasil uji validitas pada skala kemandirian emosional yang menggunakan skor kriteria 0,25 terdapat 12 item yang gugur yakni 5, 7, 12, 13, 14, 15, 16, 20,
ITNITN Kegiatan perawatan ini sangat bergantung pada ketersediaan spare part yang dikelola oleh Departemen Warehouse. Namun, sistem informasi persediaan yangKegiatan perawatan ini sangat bergantung pada ketersediaan spare part yang dikelola oleh Departemen Warehouse. Namun, sistem informasi persediaan yang
ITNITN Hasil menunjukkan bahwa efisiensi alat meningkat seiring waktu, namun menurun setelah pukul 14.00 WITA. Efisiensi tertinggi dicapai pada jam 13.00 WITAHasil menunjukkan bahwa efisiensi alat meningkat seiring waktu, namun menurun setelah pukul 14.00 WITA. Efisiensi tertinggi dicapai pada jam 13.00 WITA