4141
Jurnal Perikanan TerpaduJurnal Perikanan TerpaduKapal perikanan umumnya dibuat menggunakan metode tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Karakteristik kapal penangkap ikan dapat ditentukan dari dimensi utama kapal, alat tangkap yang digunakan, dan area penangkapan. Studi ini diperlukan karena dimensi kapal penangkap ikan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kelaiklautan kapal dan efisiensi operasional, terutama pada perikanan skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian rasio dimensi utama kapal dengan jenis alat tangkap bubu dan pancing ulur di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu. Data berupa pengukuran panjang (L), lebar (B), dan tinggi (D) kapal dikumpulkan di lapangan, sementara data perbandingan diperoleh dari literatur sebelumnya. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio L/B, L/D, dan B/D, kemudian dibandingkan dengan rasio dimensi utama kapal alat tangkap statis sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio L/B kapal bubu berkisar antara 7,5–10 dengan rata-rata 7,93, sedangkan pancing ulur adalah 5–12,5 dengan rata-rata 9. Rasio L/D kapal bubu dan pancing ulur masing-masing adalah 11,5 dan 11,83. Rasio B/D kapal bubu dan pancing ulur masing-masing adalah 1,13–1,63 dan 0,57–2,25. Rasio B/D menunjukkan bahwa ada kapal dengan nilai di bawah standar, mengindikasikan potensi stabilitas yang kurang optimal. Secara umum, kapal-kapal di PPN Palabuhanratu masih berada dalam kisaran standar, meskipun ada beberapa kapal pancing ulur yang memerlukan perhatian lebih mengenai desain stabilitasnya. Peningkatan desain kapal berdasarkan rasio dimensi yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan keberlanjutan kegiatan perikanan di wilayah tersebut.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa rasio dimensi kapal bubu dan pancing ulur di PPN Palabuhanratu secara umum sesuai dengan jenis alat tangkapnya, di mana kapal bubu didesain untuk ruang alat tangkap dan kapal pancing ulur mengutamakan stabilitas.Meskipun rasio L/B dan L/D kapal sebagian besar dalam kisaran standar, beberapa kapal pancing ulur menunjukkan rasio L/B melebihi batas dan rasio B/D di bawah standar, yang berpotensi mengurangi stabilitas.Oleh karena itu, meskipun desain kapal telah mendukung operasional, perbaikan rasio dimensi sangat penting untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan kapal secara keseluruhan.
Mengingat temuan rasio dimensi kapal yang menunjukkan potensi stabilitas kurang optimal pada beberapa kapal pancing ulur dan bubu, penelitian lanjutan sangat krusial untuk mendalami isu ini. Pertama, disarankan untuk melakukan analisis stabilitas kapal secara kuantitatif dan holistik menggunakan pendekatan rekayasa kelautan, termasuk simulasi hidrodinamika, untuk mengevaluasi dampak langsung dari rasio L/B dan B/D yang menyimpang terhadap kelaiklautan dan keselamatan kapal dalam berbagai kondisi operasional laut. Penelitian ini juga dapat mengkaji hubungan antara rasio L/D yang relatif besar dengan efisiensi bahan bakar dan kinerja propulsi, serta kekuatannya dalam menahan beban gelombang, sehingga rekomendasi desain dapat lebih spesifik dan terukur. Kedua, perlu dilakukan studi ergonomi yang mengevaluasi desain ruang kerja dan area penyimpanan di atas kapal, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik alat tangkap bubu yang memerlukan ruang luas dan pancing ulur yang menuntut dek lapang. Penelitian ini akan mengidentifikasi bagaimana dimensi kapal memengaruhi kenyamanan dan keamanan awak kapal selama operasi penangkapan, memberikan masukan penting untuk desain yang lebih fungsional. Ketiga, untuk melengkapi aspek teknis dan operasional, disarankan untuk mengkaji dampak sosial-ekonomi dari penerapan rasio dimensi kapal yang optimal terhadap produktivitas penangkapan, penurunan risiko kecelakaan, dan peningkatan kesejahteraan nelayan di PPN Palabuhanratu. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan rekomendasi yang tidak hanya meningkatkan aspek teknis kapal tetapi juga mendukung keberlanjutan perikanan dan kesejahteraan masyarakat nelayan secara komprehensif.
| File size | 333.26 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Sedangkan material yang dibutuhkan untuk poros ulir yaitu S 45 C. Untuk mengoperasikan alat ini menggunakan remote. Rancangan alat menunjukkan bahwa spesifikasiSedangkan material yang dibutuhkan untuk poros ulir yaitu S 45 C. Untuk mengoperasikan alat ini menggunakan remote. Rancangan alat menunjukkan bahwa spesifikasi
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Analisis menunjukkan bahwa debit aliran 0,0023 m³/s dan total head 8,5 m dapat didukung secara efektif oleh pompa sentrifugal dengan kebutuhan daya sekitarAnalisis menunjukkan bahwa debit aliran 0,0023 m³/s dan total head 8,5 m dapat didukung secara efektif oleh pompa sentrifugal dengan kebutuhan daya sekitar
POLBENGPOLBENG Dari pengujian beberapa variasi kecepatan, variasi double chine 10° secara konsisten menunjukkan hambatan terendah. Dengan mempertahankan keseimbanganDari pengujian beberapa variasi kecepatan, variasi double chine 10° secara konsisten menunjukkan hambatan terendah. Dengan mempertahankan keseimbangan
STIE AASSTIE AAS Studi ini mengeksplorasi bagaimana UKM pedesaan di Pakistan mengadopsi sistem pembayaran digital berdasarkan literatur saat ini. Temuan menunjukkan bahwaStudi ini mengeksplorasi bagaimana UKM pedesaan di Pakistan mengadopsi sistem pembayaran digital berdasarkan literatur saat ini. Temuan menunjukkan bahwa
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Temuan utama menunjukkan bahwa pendekatan perawatan saat ini menderita dari strategi pengadaan suku cadang yang tidak memadai, pengembangan kompetensiTemuan utama menunjukkan bahwa pendekatan perawatan saat ini menderita dari strategi pengadaan suku cadang yang tidak memadai, pengembangan kompetensi
POLTEKPEL SBYPOLTEKPEL SBY Langkah-langkah perbaikan melibatkan penutupan sementara kebocoran, penggantian komponen rusak, dan pengujian integritas tangki. Kebocoran ballast tankLangkah-langkah perbaikan melibatkan penutupan sementara kebocoran, penggantian komponen rusak, dan pengujian integritas tangki. Kebocoran ballast tank
UNIMALUNIMAL PFR mampu mengurangi amplitudo lonjakan tegangan dan arus, serta mempercepat pemulihan sistem ke kondisi stabil. Implementasi PFR dalam desain dan operasiPFR mampu mengurangi amplitudo lonjakan tegangan dan arus, serta mempercepat pemulihan sistem ke kondisi stabil. Implementasi PFR dalam desain dan operasi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Studi ini menggunakan data panel dari 49 bank komersial di Indonesia selama periode Q3 2012 hingga Q3 2024. Analisis dilakukan menggunakan metode OrdinaryStudi ini menggunakan data panel dari 49 bank komersial di Indonesia selama periode Q3 2012 hingga Q3 2024. Analisis dilakukan menggunakan metode Ordinary
Useful /
4141 Tetraselmis chuii dan Porphyridium cruentum adalah spesies mikroalga yang diketahui mengandung lipid dan karbohidrat yang memiliki potensi untuk dimanfaatkanTetraselmis chuii dan Porphyridium cruentum adalah spesies mikroalga yang diketahui mengandung lipid dan karbohidrat yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan
4141 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan cukup besar, yaitu sebesar 35,18% terhadap pendapatan keluarga. Istri nelayan memperolehHasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan cukup besar, yaitu sebesar 35,18% terhadap pendapatan keluarga. Istri nelayan memperoleh
PTIQPTIQ Analisis data mengindikasikan peningkatan kemampuan menulis Al‑Quran yang cukup baik dengan standar deviasi 7,827, serta koefisien korelasi r = 0,59Analisis data mengindikasikan peningkatan kemampuan menulis Al‑Quran yang cukup baik dengan standar deviasi 7,827, serta koefisien korelasi r = 0,59
AMORFATIAMORFATI The implementation of strategies to improve the quality of graduate outcomes at STAI Ibnu Rusyd Kotabumi is expected to positively impact the productionThe implementation of strategies to improve the quality of graduate outcomes at STAI Ibnu Rusyd Kotabumi is expected to positively impact the production