POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Longsor terjadi di jalan Waipia Saleman I Kabupaten Maluku Tengah pada STA.36 970 – STA.37 020 sehingga dibangun tembok penahan tanah kantilever untuk melindungi jalan tersebut. Pada data rencana lapangan terdapat dinding penahan tanah yang menggantung, hal ini membuat peneliti ingin mengkaji nilai faktor keamanan dinding penahan tanah terhadap stabilitas dinding penahan tanah dan tekanan lateral tanah yang terjadi dengan menggunakan Uji Penetrasi Standar. data lapangan. Tujuan penelitian adalah menganalisis besarnya tekanan lateral yang terjadi pada dinding penahan tanah dan menganalisis stabilitas dinding penahan tanah kantilever. Penelitian ini dihitung dengan menggunakan Metode Rankine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinding penahan kantilever yang dipasang dengan dimensi H=4,75, B=3 mempunyai tekanan tanah sebesar 3,094 kN dan hasil penelitian dengan dinding penahan tanah kantilever dimensi H=5,45, B=3 mempunyai tekanan tanah sebesar 3,094 kN. tekanan tanah sebesar 504,75 kN dan kestabilan dinding penahan tanah pada kedua titik aman terhadap geser dan guling karena nilai kestabilan menurut syarat faktor keamanan lebih dari 1,5. Namun daya dukung tanah kurang aman karena faktor keamanannya kurang dari 3.

Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan pada dinding penahan tipe Kantilever menggunakan data percobaan tanah uji lapangan (SPT) untuk lokasi waipia-saleman maluku tengah , maka didapatkan Pertama, Berdasarkan hasil perhitungan tinjauan dinding penahan tanah kantilever dengan data SPT , maka diperoleh besaran tekanan lateral yang terjadi pada dinding penahan tanah tipe 1 kantilever besar tekanan lateral yang terjadi adalah 77.35 kN/m dan sepanjang dinding penahan tanah eksisting 40 meter tekanan lateral terjadi sebesar 3.094 kN , sedangkan dinding penahan tipe 2 kantilever besar tekanan lateral yang terjadi adalah 50.47 kN/m dan sepanjang dinding penahan eksisiting mengalami tekanan lateral sebesar 504.75 kN , jadi estimasi tekanan tanah lateral secara total sebesar 3.75 kN Kedua, Berdasarkan hasil tinjauan stabilitas dinding penahan tanah eksisting 1 dan 2 stabil terhadap penggeseran dan stabil terhadap penggulingan karena nilai faktor keamanannya berada di atas 1.5, sedangkan untuk kapasitas daya dukung tanah tidak stabil karena nilai faktor keamanannya berada di bawah 3.

Untuk pengembangan penelitian sebaiknya dilakukan hal-hal sebagi berikut : 1) Perlu dievaluasi kembali hasil perencanaan eksisiting dilapangan terhadap kekuatan tanah maupun kekuatan dinding penahannya. 2) Diharapkan untuk penelitian selanjutnya peneliti dapat menganalisa kestabilan dinding penahan tanah dengan tipe-tipe lainya.

Read online
File size369.98 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test