ISBIISBI

Bookchapter ISBI BandungBookchapter ISBI Bandung

Pelatihan Pembuatan Wayang Tavip 3D Bahan Limbah Botol Plastik dan Kain Perca di Pondok Pesantren Fathul Huda Bojongkaso merupakan bagian dari program Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISBI Bandung tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas kompetensi dan keterampilan guru serta anak didik dalam pengayaan alat peraga wayang tavip 3D untuk pertunjukan seni berdakwah. Wayang sebagai media dakwah telah dikenal sejak zaman Wali Songo. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan limbah botol plastik dan kain perca sebagai bahan dasar pembuatan wayang tavip 3D, mempromosikan karya dosen ISBI Bandung, mengembangkan media pembelajaran muhadhoroh alternatif, dan membuka kesadaran masyarakat tentang lingkungan yang bersih.

Pelatihan Pembuatan Wayang Tavip 3D dengan bahan limbah botol plastik dan kain perca di Pondok Pesantren Fathul Huda memberikan dampak positif pada peningkatan kompetensi guru dan santri.Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan pokoknya, yaitu membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran muhadhoroh dengan media wayang untuk menyampaikan syiar.Meskipun terdapat kendala waktu yang terbatas, program ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan seni wayang di Ponpes Fathul Huda Bojongkaso.

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan desain wayang tavip 3D yang lebih beragam dan inovatif, dengan mempertimbangkan aspek estetika dan nilai-nilai budaya lokal. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan wayang tavip 3D sebagai media pembelajaran muhadhoroh, termasuk pengaruhnya terhadap minat dan pemahaman santri. Terakhir, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan model pelatihan pembuatan wayang tavip 3D yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan pemangku kepentingan terkait, sehingga keterampilan membuat wayang dari bahan daur ulang dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan serta pengembangan seni dan budaya.

Read online
File size552.2 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test