UNTAGUNTAG

JURNAL KAJIAN TEKNIK MESINJURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknis dan operasional Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah JABODETABEK dalam mendukung transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. Melalui observasi lapangan dan studi teknis terhadap beberapa titik SPKLU yang dioperasikan oleh berbagai operator, ditemukan bahwa sistem pengisian cepat (fast charging) mampu mengurangi waktu tunggu pengisian namun menghasilkan panas berlebih yang berdampak pada umur baterai dan menuntut sistem pendinginan yang lebih kompleks. Efisiensi pengisian energi berkisar antara 87–95%, dengan sistem medium charging menunjukkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan fast charging. Hambatan teknis utama meliputi ketidaksesuaian standar konektor, ketergantungan pada jaringan PLN, keterbatasan lokasi pengisian, serta seringnya gangguan sistem. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem ganti baterai (battery swapping), integrasi dengan energi terbarukan, serta penetapan standar nasional untuk sistem pengisian dan pengelolaan limbah baterai. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem kendaraan listrik yang efisien dan berkelanjutan di Indonesia.

Berdasarkan studi teknis dan observasi langsung terhadap beberapa titik SPKLU di wilayah JABODETABEK, dapat disimpulkan bahwa infrastruktur pengisian daya listrik di Indonesia masih berada dalam tahap pengembangan awal yang memerlukan perbaikan efisiensi operasional, serta dukungan regulasi dan integrasi sistem.Penggunaan sistem fast charging terbukti mampu mengurangi waktu pengisian secara signifikan, namun menimbulkan tantangan tersendiri dalam hal manajemen panas, keandalan jaringan, serta terhadap umur baterai kendaraan.Implementasi teknologi pengisian daya listrik yang adaptif dan berkelanjutan harus menjadi fokus pengembangan di masa depan dalam mendukung transisi energi menuju target Net Zero Emission 2060.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti ketergantungan pada jaringan PLN dan tantangan manajemen panas pada fast charging, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem penyimpanan energi terdesentralisasi di SPKLU, seperti baterai cadangan atau sistem microgrid, untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mengurangi beban pada jaringan utama. Selain itu, penelitian tentang material baterai generasi baru yang lebih tahan panas dan memiliki umur pakai lebih panjang akan sangat relevan untuk mengatasi masalah degradasi baterai akibat fast charging. Terakhir, studi tentang optimalisasi tata letak dan desain SPKLU yang mempertimbangkan faktor kenyamanan pengguna, aksesibilitas, dan integrasi dengan ruang publik dapat meningkatkan adopsi kendaraan listrik dan mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan.

Read online
File size422.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test