SEANINSTITUTESEANINSTITUTE

INFOKUMINFOKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Scrum dalam pengembangan Sistem Informasi Akademik untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) guna mengatasi tantangan umum dalam pengembangan sistem informasi, seperti keterlambatan penyelesaian sistem, perubahan persyaratan yang terus-menerus, dan komunikasi yang tidak efektif antara pengembang dan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah Action Research, di mana pengembangan sistem dilakukan melalui beberapa sprint. Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode Scrum berhasil meningkatkan transparansi kemajuan pengembangan sebesar 40% dan mengurangi penyimpangan fitur dari persyaratan pengguna (scope creep) sebesar 30%. Sistem yang dihasilkan telah terintegrasi dengan modul akademik inti, termasuk penerimaan siswa baru (PPDB), penjadwalan, pemrosesan nilai, dan pelaporan. Studi ini menyimpulkan bahwa Scrum tidak hanya efektif dalam mengakomodasi perubahan persyaratan dinamis tetapi juga meningkatkan kepuasan pemangku kepentingan, terutama di antara administrator dan staf sekolah, melalui keterlibatan berkelanjutan mereka dalam kegiatan review sprint.

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode Scrum dalam pengembangan sistem informasi akademik untuk sekolah menengah atas memberikan pendekatan yang fleksibel dan efektif untuk mengatasi kebutuhan kompleks administrasi akademik.Dengan menerapkan siklus pengembangan iteratif, sistem dapat berkembang sejalan dengan kebutuhan pengguna, memungkinkan penyempurnaan berkelanjutan berdasarkan umpan balik dari administrator, guru, dan siswa.Hasil penelitian ini mengkonfirmasi bahwa Scrum merupakan kerangka pengembangan yang sesuai untuk sistem informasi pendidikan, terutama dalam lingkungan sekolah yang dinamis, dan menawarkan wawasan berharga untuk peningkatan sistem di masa depan dan implementasi yang lebih luas di institusi pendidikan lainnya.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penerapan Scrum terhadap motivasi dan kepuasan kerja tim pengembang sistem informasi akademik. Hal ini penting untuk memahami bagaimana lingkungan kerja yang adaptif dan kolaboratif dapat meningkatkan kinerja tim. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran keberhasilan implementasi Scrum dalam konteks sistem informasi akademik, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi proses, kualitas sistem, dan kepuasan pengguna. Model ini dapat menjadi panduan bagi sekolah lain yang berencana mengadopsi Scrum. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi potensi integrasi Scrum dengan teknologi-teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan otomatisasi dan personalisasi fitur-fitur dalam sistem informasi akademik, misalnya dalam analisis data pembelajaran siswa atau rekomendasi materi pembelajaran yang relevan. Dengan demikian, sistem informasi akademik dapat menjadi lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa dan guru.

Read online
File size280.06 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test