UNESAUNESA

Jurnal Prestasi OlahragaJurnal Prestasi Olahraga

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kondisi fisik atlet bulutangkis putra PORPROV Situbondo Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif ex post facto. Subjek penelitian adalah seluruh atlet bulutangkis putra Situbondo yang bertanding pada event PORPROV 2022, sebanyak 8 atlet. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran yang meliputi kekuatan (kekuatan otot peras tangan, lengan dan bahu, tungkai, punggung), daya ledak (power lengan dan bahu, power tungkai), kecepatan, kelentukan, dan daya tahan otot (lengan dan bahu, tungkai) serta VO2Max. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10% atlet berada dalam kategori sempurna, 20% baik sekali, 40% baik, 10% cukup, dan 20% kurang. Dengan demikian, data hasil menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet bulutangkis putra PORPROV Situbondo Tahun 2022 dalam kondisi baik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi fisik atlet bulutangkis putra PORPROV Situbondo Tahun 2022 secara keseluruhan berada dalam kondisi baik.Hal ini didasarkan pada hasil analisis data tes dan pengukuran yang menunjukkan mayoritas atlet memiliki kondisi fisik yang baik atau baik sekali.Namun, terdapat pula atlet yang berada dalam kategori cukup dan kurang, sehingga perlu adanya program pelatihan yang lebih terfokus untuk meningkatkan kondisi fisik atlet secara merata.Dengan demikian, diharapkan atlet dapat tampil optimal dan meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai kondisi fisik atlet bulutangkis. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis hubungan antara komponen kondisi fisik tertentu (misalnya, kekuatan otot tungkai dan kecepatan reaksi) dengan performa atlet dalam pertandingan. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai metode pelatihan fisik yang berbeda dalam meningkatkan kondisi fisik atlet bulutangkis, dengan mempertimbangkan karakteristik individu atlet. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kondisi fisik atlet, seperti pola makan, kualitas tidur, dan tingkat stres. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi pelatih dan atlet dalam merancang program pelatihan yang lebih efektif dan optimal, sehingga dapat meningkatkan prestasi atlet bulutangkis di masa depan. Penelitian lanjutan juga dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lebih banyak atlet dari berbagai tingkatan kompetisi untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif dan generalisasi yang lebih kuat.

Read online
File size813.66 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test