UnijoyoUnijoyo
Jurnal Studi Manajemen dan BisnisJurnal Studi Manajemen dan BisnisIn an era characterized by volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (VUCA), traditional industries such as Madura batik face tremendous challenges in maintaining their existence. Social transformation, technological advancements, and shifting market preferences demand rapid and strategic adaptation. This article discusses the importance of developing superior human resources (HR) as the key to sustaining the Madura batik industry in the face of VUCA dynamics. Using a qualitative-descriptive approach, this study explores local potential, skill development strategies, and strengthening of work character rooted in culture. Findings indicate that the sustainability of the Madura batik industry is strongly influenced by the ability of local artisans to address VUCA challenges, such as raw material price fluctuations, market preference shifts, limited access to technology, and insufficient contextual training. Synergy among artisan communities, educational institutions, government, and creative industries is required to foster a sustainable learning ecosystem. By building competent and competitive human resources, Madura batik has the potential not only to survive but also to thrive as a global cultural identity.
The sustainability of the Madura batik industry is fundamentally shaped by the capacity of its human resources to adapt to VUCA conditions.Artisans and SME owners face challenges like volatile raw material prices and evolving consumer demands, but their cultural roots and growing openness to digital skills provide resilience.Strengthening HR competencies—particularly in digital literacy, market orientation, and collaborative networks—is essential for enhancing competitiveness and preserving cultural heritage.
Further research should explore comparative cases in other Indonesian craft industries to understand how cultural uniqueness influences HRD strategies under similar VUCA pressures. Longitudinal studies are needed to observe the evolution of artisans digital adoption, intergenerational learning, and market adaptation over time. Additionally, quantitative or mixed-method approaches could measure the impact of specific HR interventions—such as digital training, cooperative management, or government support—on artisans performance and business sustainability. These investigations will provide a more robust evidence base for developing responsive and scalable HRD policies tailored to the unique needs of traditional creative industries, fostering both economic viability and cultural preservation. Prioritizing localized training curricula that integrate Madurese cultural values, digital skills, and entrepreneurship is crucial, alongside strengthening collaboration between government, universities, and businesses to create contextualized training programs. Finally, supporting artisans with access to digital marketing tools, global marketplaces, and legal protection for their cultural intellectual property will be vital for ensuring the long-term sustainability of Madura batik.
| File size | 247.71 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Hasil pre‐ dan post‐test mengindikasikan peningkatan signi(cid:976)ikan pada pengetahuan dan kemampuan komunikasi peserta, sementara sikap mereka tetapHasil pre‐ dan post‐test mengindikasikan peningkatan signi(cid:976)ikan pada pengetahuan dan kemampuan komunikasi peserta, sementara sikap mereka tetap
UMSUMS Dari aspek manajerial dan kelembagaan, program ini berhasil membentuk media komunikasi berbasis digital melalui grup WhatsApp yang melibatkan 16 anggotaDari aspek manajerial dan kelembagaan, program ini berhasil membentuk media komunikasi berbasis digital melalui grup WhatsApp yang melibatkan 16 anggota
UMSUMS 3% kader pada versi website dan 88. 6% pada versi mobile dapat dengan mudah menggunakan aplikasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa mayoritas kader posyandu3% kader pada versi website dan 88. 6% pada versi mobile dapat dengan mudah menggunakan aplikasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa mayoritas kader posyandu
UMSUMS Penerapan teknologi Jet Bubble Column (JBC) pada pengolahan air limbah domestik di Pesantren Zaadul Maad terbukti mampu meningkatkan kualitas air secaraPenerapan teknologi Jet Bubble Column (JBC) pada pengolahan air limbah domestik di Pesantren Zaadul Maad terbukti mampu meningkatkan kualitas air secara
UMSUMS Hal ini dicapai dengan memasang rambu-rambu evakuasi. (2) Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perakitan rambu-rambu pengungsian bencana untukHal ini dicapai dengan memasang rambu-rambu evakuasi. (2) Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perakitan rambu-rambu pengungsian bencana untuk
UMSUMS Kepuasan pelanggan merupakan hal yang sanget penting dalam sebuah layanan apalagi dalam proses seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT).Kepuasan pelanggan merupakan hal yang sanget penting dalam sebuah layanan apalagi dalam proses seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT).
UnijoyoUnijoyo Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,661, yang berarti model ini mampu menjelaskanUkuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,661, yang berarti model ini mampu menjelaskan
UnijoyoUnijoyo UMKM di Balikpapan mengalami kenaikan pada tahun 2021 namun mengalami penurunan di tahun 2022 yang kemungkinan terjadi dikarenakan UMKM kurang bisa memasarkanUMKM di Balikpapan mengalami kenaikan pada tahun 2021 namun mengalami penurunan di tahun 2022 yang kemungkinan terjadi dikarenakan UMKM kurang bisa memasarkan
Useful /
UNSURUNSUR Penelitian ini mengungkapkan dampak positif penggunaan media audio-visual dalam mengajar atletik Kangs Escape kepada siswa kelas empat di SDN 2 Suka Mukti.Penelitian ini mengungkapkan dampak positif penggunaan media audio-visual dalam mengajar atletik Kangs Escape kepada siswa kelas empat di SDN 2 Suka Mukti.
UMSUMS Temuan ini menunjukkan alur kerja pemberitaan yang lebih terstruktur dan konsisten. Implikasinya, collaborative journalism berkontribusi pada penguatanTemuan ini menunjukkan alur kerja pemberitaan yang lebih terstruktur dan konsisten. Implikasinya, collaborative journalism berkontribusi pada penguatan
UNSURUNSUR Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan 66 responden berusia 20–40 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan dataMetode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan 66 responden berusia 20–40 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data
UMSUMS Pihak sekolah dan instansi terkait diharapkan mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam program pendidikan kesehatan dengan dukungan pelatihan bagi pendidikPihak sekolah dan instansi terkait diharapkan mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam program pendidikan kesehatan dengan dukungan pelatihan bagi pendidik