UMSUMS
Sinektika: Jurnal ArsitekturSinektika: Jurnal ArsitekturLayanan Kereta Api (KA) Feeder hadir sebagai solusi strategis dalam memperkuat konektivitas antar stasiun utama KCJB dan kawasan perkotaan seperti Bandung dan Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara evaluasi atau dari kondisi elemen-elemen wayfinding interior berbasis desain universal yang diterapkan pada stasiun-stasiun feeder Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan desain kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi elemen wayfinding interior berbasis desain universal pada stasiun feeder, dengan menganalisis artikel akademik dan grey literature dari database Scopus dan Google Scholar antara 2021–2025. Studi ini memaparkan regulasi, standarisasi komponen dari wayfinding interior pada stasiun kereta dengan meninjau elemen visual, teknis, dan spasial. Hasil dari literatur review menunjukkan bahwa evaluasi penerapan wayfinding dapat dilakukan dengan observasi secara langsung hingga kuesioner untuk pengguna. Evaluasi wayfinding ini perlu diterapkan khususnya pada kereta api feeder yang mana akan berimplikasi dengan efektif meningkatkan efisiensi pergerakan pengguna, keselamatan, dan pengalaman perjalanan secara keseluruhan, serta memperkuat integrasi layanan transportasi publik di wilayah metropolitan. Selain itu, tinjauan literatur juga menegaskan bahwa integrasi antara evaluasi konseptual dan standar teknis dalam wayfinding sangat penting untuk meningkatkan orientasi pengguna, aksesibilitas, serta efisiensi perjalanan, sehingga mendukung keselamatan dan konektivitas multimoda pada stasiun feeder KCJB.
The analysis of academic studies and technical documents confirms that wayfinding plays a decisive role in shaping user experience, safety, and efficiency in public transport.Empirical findings highlight that signage clarity, visual consistency, and digital navigation support directly influence passenger orientation and intermodal transfers.In the KCJB feeder train context, effective wayfinding reduces uncertainty, shortens travel time, and strengthens connectivity between metropolitan areas, showing that its impact extends beyond aesthetics to measurable improvements in urban mobility.For practice, this implies that transportation operators and policymakers must treat wayfinding as a strategic priority.Aligning national standards (SNI) with international frameworks (ISO, universal design) ensures inclusivity for diverse users, while the integration of digital solutions—such as real-time apps and dynamic signage—can complement physical elements to enhance accessibility and crowd management.Future research should build on this foundation by exploring comparative evaluations of feeder stations, adopting advanced methods such as behavioral mapping or eye-tracking, and addressing the needs of vulnerable passenger groups.These directions will not only deepen the academic understanding of wayfinding but also provide actionable insights for the design of inclusive and adaptive transport systems.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan metode evaluasi yang komprehensif untuk menilai efektivitas penerapan wayfinding di stasiun kereta api feeder. Metode ini dapat menggabungkan observasi lapangan, survei pengguna, dan teknologi digital untuk mengumpulkan data yang akurat dan komprehensif. Hasil evaluasi ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang perlu perbaikan dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.. . 2. Menganalisis dan membandingkan implementasi wayfinding di berbagai stasiun kereta api feeder di Indonesia. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode studi kasus komparatif untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan wayfinding. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan pedoman desain wayfinding yang lebih efektif dan inklusif.. . 3. Mengkaji peran teknologi digital dalam meningkatkan wayfinding di stasiun kereta api feeder. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan aplikasi atau sistem informasi digital yang terintegrasi dengan sistem navigasi stasiun. Teknologi digital dapat membantu pengguna dalam memahami arah dan informasi secara lebih interaktif dan efisien. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi seperti augmented reality atau virtual reality untuk meningkatkan pengalaman wayfinding pengguna.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas wayfinding di stasiun kereta api feeder, sehingga dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi pengguna, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan wisatawan asing.
- International Journal of Research and Innovation in Applied Science (IJRIAS). journal research innovation... doi.org/10.51584/IJRIASInternational Journal of Research and Innovation in Applied Science IJRIAS journal research innovation doi 10 51584 IJRIAS
- Designing Wayfinding at Bundaran HI MRT Station, Jakarta | Atlantis Press. designing wayfinding bundaran... doi.org/10.2991/assehr.k.201209.029Designing Wayfinding at Bundaran HI MRT Station Jakarta Atlantis Press designing wayfinding bundaran doi 10 2991 assehr k 201209 029
- STUDI PENERAPAN WAYFINDING PADA ARSITEKTUR | Jurnal Desain dan Arsitektur. studi penerapan wayfinding... doi.org/10.34010/desa.v2i2.10234STUDI PENERAPAN WAYFINDING PADA ARSITEKTUR Jurnal Desain dan Arsitektur studi penerapan wayfinding doi 10 34010 desa v2i2 10234
- Pengembangan Kawasan Stasiun Tugu dengan Penekanan Wayfinding di Yogyakarta | Zahrah | Arsitektura :... jurnal.uns.ac.id/Arsitektura/article/view/47970Pengembangan Kawasan Stasiun Tugu dengan Penekanan Wayfinding di Yogyakarta Zahrah Arsitektura jurnal uns ac Arsitektura article view 47970
- ISPRS-Archives - IMMERSIVE VISUAL EXPERIENCE FOR WAYFINDING ANALYSIS. isprs archives immersive visual... doi.org/10.5194/isprs-archives-XLVI-2-W1-2022-89-2022ISPRS Archives IMMERSIVE VISUAL EXPERIENCE FOR WAYFINDING ANALYSIS isprs archives immersive visual doi 10 5194 isprs archives XLVI 2 W1 2022 89 2022
| File size | 610.04 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Padjonga Daeng Ngalle, serta kurangnya penerapan alat pelindung diri oleh petugas limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sistem pengelolaanPadjonga Daeng Ngalle, serta kurangnya penerapan alat pelindung diri oleh petugas limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sistem pengelolaan
UMPOUMPO Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek menggunakan multimedia interaktif berbasis karakter siswa kelas 6Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek menggunakan multimedia interaktif berbasis karakter siswa kelas 6
PDSIPDSI Sampah yang tidak ditangani dengan benar berpotensi meningkatkan beban lingkungan dan ekonomi, menghambat proses daur ulang, serta berkontribusi terhadapSampah yang tidak ditangani dengan benar berpotensi meningkatkan beban lingkungan dan ekonomi, menghambat proses daur ulang, serta berkontribusi terhadap
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Pengaturan eksperimen menggunakan 80% data untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Kinerja dievaluasi menggunakan presisi, recall, F1-score, dan matriksPengaturan eksperimen menggunakan 80% data untuk pelatihan dan 20% untuk pengujian. Kinerja dievaluasi menggunakan presisi, recall, F1-score, dan matriks
UMNUMN Temuan ini mendukung pendekatan konstruktivistik dan model TPACK, yang mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten dalam proses pembelajaran. PelatihanTemuan ini mendukung pendekatan konstruktivistik dan model TPACK, yang mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten dalam proses pembelajaran. Pelatihan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tiga orang petugas SIMRS. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dengan teknik pengumpulan data dilakukanPenelitian ini menggunakan kualitatif dengan tiga orang petugas SIMRS. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dengan teknik pengumpulan data dilakukan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan data primer seperti hasil wawancara dengan pihak perusahaan dan sekunder sepertiJenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan data primer seperti hasil wawancara dengan pihak perusahaan dan sekunder seperti
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 4 Panjer, berjumlah 69 siswa sebagai populasi dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Alat yang digunakanSubjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 4 Panjer, berjumlah 69 siswa sebagai populasi dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Alat yang digunakan
Useful /
UMSUMS Temuan kuantitatif ini diperkaya oleh analisis kualitatif yang mengidentifikasi tiga tema strategis utama: (1) penanaman “pola pikir digital (digitalTemuan kuantitatif ini diperkaya oleh analisis kualitatif yang mengidentifikasi tiga tema strategis utama: (1) penanaman “pola pikir digital (digital
UMSUMS Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas domestik yang bergantung pada air, seperti mencuci, mandi, dan memasak, seringkali melampaui batas-batasHasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas domestik yang bergantung pada air, seperti mencuci, mandi, dan memasak, seringkali melampaui batas-batas
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Pengelolaan obat merupakan rangkaian kegiatan dari farmasi atau apotik yang menyangkut fungsi-fungsi manajemen, meliputi seleksi, pengadaan, distribusiPengelolaan obat merupakan rangkaian kegiatan dari farmasi atau apotik yang menyangkut fungsi-fungsi manajemen, meliputi seleksi, pengadaan, distribusi
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Gaya hidup sehat dengan slogan back to nature merupakan tren yang ramai dibicarakan orang dalam sepuluh tahun terakhir, tren ini memanfaatkan bahan alamGaya hidup sehat dengan slogan back to nature merupakan tren yang ramai dibicarakan orang dalam sepuluh tahun terakhir, tren ini memanfaatkan bahan alam