UMSUMS
Jurnal KesehatanJurnal KesehatanKelelahan mata adalah respons visual akibat penggunaan mata yang intensif dan terus-menerus, yang tidak hanya dialami oleh pengguna komputer formal tetapi juga pekerja informal seperti penjahit. Pekerjaan menjahit yang memerlukan fokus visual dekat secara terus-menerus menjadi dasar dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berkaitan dengan kelelahan mata pada penjahit di Pasar Inpres Kwala Bekala, Kota Medan pada tahun 2025. Metode: Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel terdiri dari semua 35 penjahit di lokasi penelitian yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data kelelahan mata diukur menggunakan kuesioner ASQ-17. Pengumpulan data usia, riwayat refraksi mata, dan lama bekerja dilakukan melalui wawancara, sedangkan jarak untuk melihat objek diukur menggunakan penggaris dan pencahayaan diukur menggunakan Multifunction environment meter Krisbow 4 in 1 KW06-291. Analisis data menggunakan uji Fisher exact. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 26 penjahit (74,3%) mengalami kelelahan mata, dengan pusing atau sakit kepala sebagai gejala yang paling umum. Uji statistik menunjukkan hubungan antara riwayat refraksi mata (p = 0,050), jarak melihat objek (p = 0,015), lama bekerja (p = 0,030), dan tingkat pencahayaan (p = 0,001) dengan kelelahan mata. Kesimpulan: Ada hubungan antara riwayat refraksi mata, jarak melihat objek, lama bekerja, dan tingkat pencahayaan dengan kelelahan mata pada penjahit di Pasar Inpres Kwala Bekala, Kota Medan pada tahun 2025. Penjahit disarankan untuk menggunakan kacamata yang sesuai dengan refraksi mata mereka saat bekerja, menyesuaikan jarak kerja, melakukan relaksasi mata, menyesuaikan tata letak meja jahit, dan dapat menambahkan sumber pencahayaan di stan kerja untuk mengurangi risiko kelelahan mata.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ada hubungan antara riwayat refraksi mata, jarak melihat objek, lama bekerja, dan tingkat pencahayaan dengan kelelahan mata pada penjahit di Pasar Inpres Kwala Bekala, Kota Medan pada tahun 2025.Penjahit yang mengalami kelelahan mata umumnya berusia di bawah 40 tahun, memiliki riwayat refraksi mata (miopi atau hipermetropi), bekerja dengan jarak melihat objek kurang dari 40 cm, dan bekerja selama lebih dari 8 jam per hari.Selain itu, kondisi pencahayaan yang tidak memenuhi standar juga berkontribusi terhadap kelelahan mata.Untuk mengurangi risiko kelelahan mata, disarankan untuk menggunakan kacamata yang sesuai dengan refraksi mata, menyesuaikan jarak kerja, melakukan relaksasi mata, menyesuaikan tata letak meja jahit, dan menambah sumber pencahayaan di stan kerja.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi intervensi yang bertujuan untuk mengurangi kelelahan mata pada penjahit. Studi ini dapat fokus pada efektivitas berbagai intervensi, seperti penggunaan kacamata yang sesuai dengan refraksi mata, penyesuaian jarak kerja, relaksasi mata, dan penambahan sumber pencahayaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kelelahan mata, seperti kualitas udara di tempat kerja, kebisingan, dan postur tubuh saat bekerja. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi yang lebih komprehensif dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesehatan mata dan produktivitas penjahit.
- Hubungan antara Usia, Jarak Penglihatan dan Masa Kerja dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Pembatik di... doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1516Hubungan antara Usia Jarak Penglihatan dan Masa Kerja dengan Keluhan Kelelahan Mata pada Pembatik di doi 10 56338 pjkm v11i1 1516
- Factors Related to Eye Fatigue in Tailor Workers at Kwala Bekala Inpres Market Medan City in 2025 | Jurnal... doi.org/10.23917/jk.v18i3.12420Factors Related to Eye Fatigue in Tailor Workers at Kwala Bekala Inpres Market Medan City in 2025 Jurnal doi 10 23917 jk v18i3 12420
- Development of a new 17-item Asthenopia Survey Questionnaire using Rasch analysis. development item asthenopia... ies.ijo.cn/gjyken/ch/reader/view_abstract.aspx?file_no=20231120&flag=1Development of a new 17 item Asthenopia Survey Questionnaire using Rasch analysis development item asthenopia ies ijo cn gjyken ch reader view abstract aspx file no 20231120 flag 1
| File size | 556.64 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Jika kandang tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan ternak, stres dapat terjadi dan berdampak negatif terhadap kinerja produksi susu. Penelitian iniJika kandang tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan ternak, stres dapat terjadi dan berdampak negatif terhadap kinerja produksi susu. Penelitian ini
UMIUMI Penelitian ini bertujuan membandingkan tiga algoritma klasifikasi yaitu Naive Bayes, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Support Vector Machine (SVM) dalam mengidentifikasiPenelitian ini bertujuan membandingkan tiga algoritma klasifikasi yaitu Naive Bayes, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Support Vector Machine (SVM) dalam mengidentifikasi
PELITABANGSAPELITABANGSA Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan perpanjangan waktu kontak guna memperoleh titik optimum, pengendalian kondisi operasional reaktor secara lebihUntuk pengembangan selanjutnya, disarankan perpanjangan waktu kontak guna memperoleh titik optimum, pengendalian kondisi operasional reaktor secara lebih
TRISAKTITRISAKTI Hal ini mengakibatkan wilayah tersebut memiliki resiko menghadapi permasalahan lingkungan yang serius akibat pembakaran sampah yang mengakibatkan kerusakanHal ini mengakibatkan wilayah tersebut memiliki resiko menghadapi permasalahan lingkungan yang serius akibat pembakaran sampah yang mengakibatkan kerusakan
TRISAKTITRISAKTI Peningkatan jumlah kunjungan ke SFV diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha BUMDes, mendukung pengembangan perekonomian Desa Sumberdodol, serta menjadikanPeningkatan jumlah kunjungan ke SFV diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha BUMDes, mendukung pengembangan perekonomian Desa Sumberdodol, serta menjadikan
ITHBITHB Peningkatan polusi udara di berbagai wilayah menuntut adanya sistem pemantauan kualitas udara yang mampu memberikan informasi secara real-time dan mudahPeningkatan polusi udara di berbagai wilayah menuntut adanya sistem pemantauan kualitas udara yang mampu memberikan informasi secara real-time dan mudah
ITENASITENAS Namun, proses seleksi ini sering kali kompleks karena melibatkan berbagai kriteria yang harus dipertimbangkan secara objektif. Kesalahan dalam pengambilanNamun, proses seleksi ini sering kali kompleks karena melibatkan berbagai kriteria yang harus dipertimbangkan secara objektif. Kesalahan dalam pengambilan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran pengawasan laut DJBC dalam pencegahan dan pengendalian penyelundupan narkotika melalui laut sertaTulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran pengawasan laut DJBC dalam pencegahan dan pengendalian penyelundupan narkotika melalui laut serta
Useful /
UMGUMG Penerapan Metode Perbandingan Eksponensial dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Generasi Milenial Islam (GERIMIS) pada kantor Baznas ProvinsiPenerapan Metode Perbandingan Eksponensial dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Generasi Milenial Islam (GERIMIS) pada kantor Baznas Provinsi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian menunjukkan bahwa pada masa ketegangan wacana hukum, disiplin usul fiqh belum terbentuk karena kerangka epistemologis yang belum jelas, sementaraPenelitian menunjukkan bahwa pada masa ketegangan wacana hukum, disiplin usul fiqh belum terbentuk karena kerangka epistemologis yang belum jelas, sementara
GUBUGJOURNALGUBUGJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi makna dalam kamus Bahasa Arab dengan membandingkan kamus digital dan kamus cetak. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi makna dalam kamus Bahasa Arab dengan membandingkan kamus digital dan kamus cetak. Metode yang digunakan
UMGUMG 293 dengan cluster 0 berisi 2 data, cluster 1 48 data. Pada penelitian ini ditemukan 2 klaster wisatwan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur klaster293 dengan cluster 0 berisi 2 data, cluster 1 48 data. Pada penelitian ini ditemukan 2 klaster wisatwan mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur klaster