PUBMEDIAPUBMEDIA
Manajemen Pelayanan KesehatanManajemen Pelayanan KesehatanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kesiapan Ibu Hamil Usia Muda Menghadapi Persalinan di Puskesmas Kubu II. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 April sampai dengan 9 Mei 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan Cross Sectional, menggunakan lembar kuesioner berupa checklist dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini dengan metode total sampling. Hasil penelitian yang dilakukan ke 35 orang didapatkan bahwa sebanyak 22 orang (62.9%) belum memiliki kesiapan fisik untuk menghadapi persalinannya. Sebanyak 25 orang (71.4%) tidak siap secara psikologis dalam menghadapi persalinan serta sebanyak 26 orang (74.3%) belum siap secara finansial. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya penguatan edukasi dan dukungan dari keluarga untuk ibu hamil usia muda dalam mempersiapkan persalinannya.
Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil usia muda di Puskesmas Kubu II belum memiliki kesiapan fisik, psikologis, dan finansial untuk menghadapi persalinan.Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan dukungan dan edukasi bagi ibu hamil usia muda.Kesiapan yang kurang ini dapat meningkatkan risiko komplikasi selama persalinan, sehingga intervensi yang tepat sangat diperlukan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kesiapan fisik ibu hamil usia muda, seperti pola gizi, aktivitas fisik, dan akses terhadap layanan kesehatan antenatal. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil usia muda mengenai dukungan keluarga dan lingkungan sosial dalam mempersiapkan persalinan. Ketiga, studi intervensi perlu dirancang untuk menguji efektivitas program edukasi dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil usia muda, dengan tujuan meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi persalinan dan mengurangi risiko komplikasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan serta program kesehatan yang lebih efektif untuk ibu hamil usia muda di wilayah tersebut.
| File size | 398.56 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBMEDIAPUBMEDIA Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan interdisipliner dan berbasis kesetaraan yang mengintegrasikan diagnostik molekuler, intervensi komunitas, danTemuan ini menegaskan perlunya pendekatan interdisipliner dan berbasis kesetaraan yang mengintegrasikan diagnostik molekuler, intervensi komunitas, dan
PUBMEDIAPUBMEDIA Praktik yang direkomendasikan meliputi penggunaan partograf, kebebasan bergerak, manajemen nyeri non-farmakologis, dukungan berkelanjutan, penundaan penjepitanPraktik yang direkomendasikan meliputi penggunaan partograf, kebebasan bergerak, manajemen nyeri non-farmakologis, dukungan berkelanjutan, penundaan penjepitan
PUBMEDIAPUBMEDIA Berdasarkan hasil literature review, perilaku konsumsi fast food pada remaja dan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, tetapi terutamaBerdasarkan hasil literature review, perilaku konsumsi fast food pada remaja dan mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, tetapi terutama
PUBMEDIAPUBMEDIA Evaluasi kegiatan memperlihatkan skor dominan 4 (puas) dan 5 (sangat puas) pada aspek materi, narasumber, media, dan manfaat. Temuan ini menunjukkan bahwaEvaluasi kegiatan memperlihatkan skor dominan 4 (puas) dan 5 (sangat puas) pada aspek materi, narasumber, media, dan manfaat. Temuan ini menunjukkan bahwa
UMSUMS Penyakit DBD masih menjadi penyakit prioritas yang perlu ditangani oleh Dinas Kesehatan Sukoharjo khususnya di Kecamatan Weru. Berdasarkan hasil dari SurveiPenyakit DBD masih menjadi penyakit prioritas yang perlu ditangani oleh Dinas Kesehatan Sukoharjo khususnya di Kecamatan Weru. Berdasarkan hasil dari Survei
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Metode penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam pengetahuanMetode penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam pengetahuan
UMSUMS Program pengabdian ini dilaksanakan melalui kegiatan edukasi keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan tujuan meningkatkanProgram pengabdian ini dilaksanakan melalui kegiatan edukasi keamanan pangan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Kota Madiun dengan tujuan meningkatkan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Hasil pemeriksaan kualitas limbah cair Sablon Harno di Moyudan diperoleh kadar Chemical Oxygen Demand (COD) melebihi baku mutu sebesar 1. 069 mg/L. PenelitianHasil pemeriksaan kualitas limbah cair Sablon Harno di Moyudan diperoleh kadar Chemical Oxygen Demand (COD) melebihi baku mutu sebesar 1. 069 mg/L. Penelitian
Useful /
UMSUMS Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas kader kesehatan, KWT, dan masyarakat dalam pengelolaan TOGA serta produksi olahan herbal inovatif. KelembagaanHasil menunjukkan peningkatan kapasitas kader kesehatan, KWT, dan masyarakat dalam pengelolaan TOGA serta produksi olahan herbal inovatif. Kelembagaan
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi, menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. SubjekPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi, menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Subjek
UMSUMS Terjadi penurunan skor RULA dari rerata 5,36 menjadi 4,14 dan penurunan skor low back pain dari 19,73 menjadi 8,09. Intervensi ini memberikan dampak positifTerjadi penurunan skor RULA dari rerata 5,36 menjadi 4,14 dan penurunan skor low back pain dari 19,73 menjadi 8,09. Intervensi ini memberikan dampak positif
UNUBLITARUNUBLITAR Subjek merupakan remaja yang mengalami kecanduan gadget (smartphone addiction) yang berusia 16-18 tahun sejumlah 6 orang, diantaranya tiga subyek utamaSubjek merupakan remaja yang mengalami kecanduan gadget (smartphone addiction) yang berusia 16-18 tahun sejumlah 6 orang, diantaranya tiga subyek utama