PUBMEDIAPUBMEDIA

Indonesian Journal of Applied TechnologyIndonesian Journal of Applied Technology

Masa simpan buah yang pendek sering menyebabkan buah cepat membusuk dan tidak dapat digunakan lebih lanjut. Fruit Classic Enzyme menawarkan alternatif untuk memperpanjang umur simpan buah melalui prinsip bioteknologi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik Fruit Classic Enzyme dalam menjaga kesegaran buah melalui minuman fermentasi organik serta mengeksplorasi potensinya sebagai produk kewirausahaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggambarkan kualitas dan karakteristik produk Fruit Classic Enzyme. Hasil menunjukkan proses produksi, analisis laboratorium, dan berbagai produk turunan seperti Fruit Classic Enzyme Pure, Ready to Drink, Anti-Inflammatory, dan varian Jelly. Kesimpulannya, Fruit Classic Enzyme merupakan inovasi efektif untuk memperpanjang masa simpan buah menggunakan fermentasi bioteknologi pangan fungsional, menghasilkan beragam produk minuman organik.

Fruit Classic Enzyme merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masa simpan buah yang pendek.Produk ini layak konsumsi dengan pH kurang dari 4, aman karena bebas dari bakteri Escherichia coli, serta halal karena kadar alkoholnya di bawah 0,5%.Minuman organik ini mampu meningkatkan imunitas tubuh berkat kandungan nutrisi, gizi, dan antioksidan dari buah-buahan yang larut dalam air selama proses fermentasi.

Pertama, perlu diteliti efektivitas Fruit Classic Enzyme dalam memperpanjang umur simpan berbagai jenis buah lokal yang rentan busuk, untuk mengetahui apakah efeknya berbeda tergantung jenis buah dan komposisi mikroorganisme alaminya. Kedua, penting untuk mengkaji dosis konsumsi harian yang optimal bagi manusia berdasarkan usia dan kondisi kesehatan, agar manfaat peningkatan imunitas dan metabolisme dapat dimaksimalkan tanpa efek samping. Ketiga, perlu dikembangkan varian Fruit Classic Enzyme dengan penambahan bahan lokal lain seperti sayuran atau herbal untuk memperkaya kandungan bioaktif dan memperluas potensi fungsionalnya sebagai minuman terapi pendukung kesehatan, serta menilai penerimaan pasar terhadap inovasi tersebut.

  1. Pengaruh lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan minuman fermentasi kombucha lengkuas merah (Alpinia... doi.org/10.35891/agx.v12i2.2647Pengaruh lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan minuman fermentasi kombucha lengkuas merah Alpinia doi 10 35891 agx v12i2 2647
  2. Kuantitas dan Karakteristik Sampah Bahan Pangan : Studi Kasis Surabaya Selatan | INSOLOGI: Jurnal Sains... journal.literasisains.id/index.php/insologi/article/view/1398Kuantitas dan Karakteristik Sampah Bahan Pangan Studi Kasis Surabaya Selatan INSOLOGI Jurnal Sains journal literasisains index php insologi article view 1398
  3. SIASAT (Edukasi Bahan Pangan Sumber Antioksidan) untuk Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi Covid-19 |... salnesia.id/jagri/article/view/159SIASAT Edukasi Bahan Pangan Sumber Antioksidan untuk Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi Covid 19 salnesia jagri article view 159
  4. PERUBAHAN SIFAT KIMIA DAN POPULASI MIKROBILOGI SELAMA FERMENTASI | Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan... ojs.selodangmayang.com/index.php/bappeda/article/view/361PERUBAHAN SIFAT KIMIA DAN POPULASI MIKROBILOGI SELAMA FERMENTASI Selodang Mayang Jurnal Ilmiah Badan ojs selodangmayang index php bappeda article view 361
  5. Methods of Analysis of Sodium Benzoate in Food and Beverages: Literature Review | Journal of Pharmaceutical... journal-jps.com/new/index.php/jps/article/view/38Methods of Analysis of Sodium Benzoate in Food and Beverages Literature Review Journal of Pharmaceutical journal jps new index php jps article view 38
Read online
File size588.45 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test