UNRAMUNRAM

Jurnal Teknologi Informasi, Komputer, dan Aplikasinya (JTIKA )Jurnal Teknologi Informasi, Komputer, dan Aplikasinya (JTIKA )

Komunikasi antara penyandang tunarungu dan masyarakat umum di Indonesia masih terbatas akibat rendahnya pemahaman terhadap Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) yang secara resmi diakui oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa tiga model deteksi objek berbasis deep learning MobileNetV2-SSD, MobileNetV2-RetinaNet, dan YOLOv11 dalam mendeteksi bahasa isyarat SIBI, serta merekomendasikan model terbaik untuk implementasi di perangkat Android. Sistem dirancang dengan fokus pada efisiensi agar dapat digunakan secara optimal di perangkat mobile. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa MobileNetV2-SSD memberikan performa terbaik dengan mean Average Precision (mAP) sebesar 99,7% dan kecepatan 9 frame per second (FPS). YOLOv11 memperoleh mAP sebesar 89,8% dan 5 FPS, meskipun mengalami fluktuasi pada validation loss. Sementara itu, MobileNetV2-RetinaNet awalnya mencatat mAP sebesar 38,8%, namun meningkat hingga 87,69% pada rasio dataset 70:15:15. Meskipun akurasinya membaik, model ini tetap kurang ideal karena kecepatan inferensi hanya mencapai 2 FPS. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi awal dalam pengembangan teknologi penerjemah bahasa isyarat yang inklusif dan efisien, guna meningkatkan aksesibilitas komunikasi bagi penyandang tunarungu di Indonesia.

Hasil evaluasi terhadap tiga model deteksi objek yang dilatih dapat disimpulkan MobileNetV2-SSD menunjukkan performa terbaik dengan mAP sebesar 99,70%, kecepatan 9 FPS, dan ukuran model yang ringan.YOLOv11 berada di posisi kedua dengan mAP 89,80% dan kecepatan 5 FPS, meskipun menunjukkan sedikit overfitting selama pelatihan.Sementara itu, MobileNetV2-RetinaNet pada awalnya menunjukkan hasil rendah (mAP 38,8%), namun mengalami peningkatan signifikan hingga 87,69% pada rasio dataset terbaik (70.Meskipun akurasinya meningkat, kecepatan inferensinya tetap rendah (2 FPS) akibat kompleksitas model yang tinggi.Berdasarkan hasil keseluruhan, MobileNetV2-SSD merupakan model yang paling sesuai untuk implementasi sistem penerjemahan bahasa isyarat SIBI di perangkat Android secara real-time.Kombinasi antara akurasi tinggi, kecepatan deteksi stabil, dan efisiensi model menjadikannya ideal untuk perangkat dengan keterbatasan sumber daya.YOLOv11 masih berpotensi dikembangkan lebih lanjut, terutama dengan optimalisasi untuk mengurangi overfitting.Sementara itu, MobileNetV2-RetinaNet kurang direkomendasikan untuk skenario real-time karena keterbatasannya dalam efisiensi meskipun akurasi dapat ditingkatkan dengan rasio data pelatihan tertentu.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan eksplorasi lebih mendalam terhadap pengaruh rasio pembagian dataset terhadap performa model. Penelitian lanjutan dapat diarahkan untuk mengembangkan sistem yang mampu mengenali gestur kontinu atau dinamis, yang lebih representatif terhadap penggunaan bahasa isyarat dalam situasi nyata. Selain itu, perlu ditingkatkan penerapan teknik regularisasi, augmentasi data, dan jumlah data untuk mengatasi overfitting pada beberapa model. Dengan demikian, sistem deteksi bahasa isyarat SIBI dapat ditingkatkan kualitasnya dan menjadi lebih akurat serta efisien dalam penerjemahan bahasa isyarat secara real-time.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1757-899x/1077/1/012029Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1757 899x 1077 1 012029
Read online
File size486.46 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test