PBNSURABAYAPBNSURABAYA
Jurnal Penelitian MultidisiplinJurnal Penelitian MultidisiplinKomunikasi terapeutik yang dilakukan perawat memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Pelayanan keperawatan yang disertai komunikasi yang efektif dan penuh empati mampu membangun hubungan positif antara perawat dan pasien, yang secara langsung berdampak pada kenyamanan serta kepuasan pasien selama menjalani perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 35 pasien rawat inap kelas III yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang mengukur dua variabel utama, yaitu komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden menilai komunikasi yang dilakukan perawat berada pada kategori baik dan puas terhadap layanan yang diberikan. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p-value sebesar 0,01 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien. Komunikasi yang dilakukan secara empatik dan profesional oleh perawat mampu meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pasien. Meskipun mayoritas pasien menyatakan puas, masih terdapat sebagian yang merasa komunikasi belum optimal. Maka dari itu, peningkatan kualitas komunikasi terapeutik oleh perawat perlu terus dilakukan agar seluruh pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Sebagian besar pasien menilai komunikasi terapeutik perawat sudah baik, meskipun masih perlu peningkatan.Mayoritas responden merasa puas terhadap layanan rumah sakit, namun sebagian lainnya belum merasa puas, sehingga kualitas pelayanan perlu ditingkatkan secara merata.Terdapat hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien (p = 0,01), di mana komunikasi efektif dari perawat berperan dalam meningkatkan kepuasan pasien selama perawatan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelatihan komunikasi terapeutik berbasis simulasi terhadap peningkatan keterampilan perawat dalam merespons emosional pasien di rumah sakit tipe B. Kedua, penting untuk mengkaji perbedaan persepsi komunikasi antara perawat dan pasien melalui studi kualitatif yang mendalam agar dapat ditemukan hambatan komunikasi yang tidak terlihat dalam pengukuran kuantitatif. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lintas lokasi dengan populasi yang lebih besar dan heterogen guna menguji generalisasi temuan hubungan komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien di berbagai tipe rumah sakit dan tingkat pelayanan, sehingga dapat dikembangkan model komunikasi terapeutik yang adaptif terhadap konteks layanan kesehatan yang beragam. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang terbatas pada satu lokasi dan sampel kecil. Dengan memahami efektivitas pelatihan, kesenjangan persepsi, dan variasi kontekstual, rumah sakit dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif akan memberikan gambaran menyeluruh. Fokus pada aspek emosional dan responsif dalam komunikasi juga penting untuk meningkatkan pengalaman pasien. Model komunikasi yang terbukti efektif dapat dijadikan pedoman nasional. Riset lanjutan semacam ini sangat penting untuk mendorong peningkatan mutu layanan secara sistematis.
- Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Fatima Makale di Era New Normal... Doi.Org/10.52774/Jkfn.v4i1.57Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Fatima Makale di Era New Normal Doi Org 10 52774 Jkfn v4i1 57
- Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Ruangan Interna Rumah Sakit... doi.org/10.18860/jim.v5i1.11818Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Ruangan Interna Rumah Sakit doi 10 18860 jim v5i1 11818
| File size | 279.13 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMWUMW Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Observasi dengan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien BPJS sebanyakJenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Observasi dengan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien BPJS sebanyak
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel, jurnal, dan laporan penelitian yang diterbitkan antara tahun 2020–2024. Hasil kajianMetode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap artikel, jurnal, dan laporan penelitian yang diterbitkan antara tahun 2020–2024. Hasil kajian
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas operasi bersama Satuan Tugas Karhutla di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh kualitas koordinasi antar lembaga,Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas operasi bersama Satuan Tugas Karhutla di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh kualitas koordinasi antar lembaga,
UNIGRESUNIGRES Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan hukum bagi pasien dalam kasus kelalaian tenaga kesehatan di rumah sakit swasta belum berjalan optimal meskipunPenelitian ini menegaskan bahwa perlindungan hukum bagi pasien dalam kasus kelalaian tenaga kesehatan di rumah sakit swasta belum berjalan optimal meskipun
UNTUNT Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien lansia yang menjalani kontrolPenelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien lansia yang menjalani kontrol
AKPOLAKPOL Penelitian ini menyoroti beberapa permasalahan dalam implementasi kegiatan bimbingan dan penyuluhan oleh Bhabinkamtibmas Polresta Kediri untuk menekanPenelitian ini menyoroti beberapa permasalahan dalam implementasi kegiatan bimbingan dan penyuluhan oleh Bhabinkamtibmas Polresta Kediri untuk menekan
LSPRLSPR Studi ini mengevaluasi ketaatan praktisi hubungan masyarakat (PR) terhadap kode etik PR di Lagos State, Nigeria. Penelitian ini berlandaskan model komunikasiStudi ini mengevaluasi ketaatan praktisi hubungan masyarakat (PR) terhadap kode etik PR di Lagos State, Nigeria. Penelitian ini berlandaskan model komunikasi
ALMISHBAHALMISHBAH Al-Quran telah menyebutkan bahwa Ibrahim adalah salah satu nabi yang berhasil mendidik anak-anak. Pola komunikasi yang intim dan harmonis diterapkan denganAl-Quran telah menyebutkan bahwa Ibrahim adalah salah satu nabi yang berhasil mendidik anak-anak. Pola komunikasi yang intim dan harmonis diterapkan dengan
Useful /
UMWUMW Namun, praktik higiene dan sanitasi yang kurang memadai berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi makanan dan penyakit bawaan makanan seperti diare. PenelitianNamun, praktik higiene dan sanitasi yang kurang memadai berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi makanan dan penyakit bawaan makanan seperti diare. Penelitian
UMWUMW Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikanTeknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan
IAESONLINEIAESONLINE Congestion is one of the major issue in the present networks. Congestion Control is one of the solutions adopted to solve the congestion issue and to controlCongestion is one of the major issue in the present networks. Congestion Control is one of the solutions adopted to solve the congestion issue and to control
IAESONLINEIAESONLINE Penelitian ini mengulas teknologi OFDMA dan SC-FDMA serta membandingkan kinerjanya. Teknologi OFDMA dan SC-FDMA digunakan dalam LTE untuk akses unduh danPenelitian ini mengulas teknologi OFDMA dan SC-FDMA serta membandingkan kinerjanya. Teknologi OFDMA dan SC-FDMA digunakan dalam LTE untuk akses unduh dan