STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG

Journal of Educational Review and ResearchJournal of Educational Review and Research

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa di kelas X.10 SMAN 3 Pontianak dengan menerapkan teknik bercerita melalui penggunaan platform TikTok. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan melibatkan 34 siswa sebagai partisipan. Studi ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan penyesuaian berdasarkan kesulitan yang ditemukan pada siklus pertama untuk mendorong penerapan dan peningkatan pada siklus kedua, sehingga memperbaiki hasil keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif terhadap kemampuan berbicara siswa setelah penerapan kegiatan bercerita melalui TikTok. Peningkatan ini tercermin dalam proses pembelajaran maupun hasil belajar. Sepanjang proses, siswa menunjukkan fokus, antusiasme, dan partisipasi yang lebih besar dalam aktivitas kelas. Hasil ini menunjukkan bahwa platform digital seperti TikTok tidak hanya dapat berfungsi sebagai alat hiburan, tetapi juga sebagai media inovatif dan relevan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris dalam konteks pendidikan.

Penerapan teknik bercerita melalui TikTok berhasil meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas X.Penggunaan teknik ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, kontekstual, dan relevan, mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara serta meningkatkan pelafalan dan kelancaran.Siswa juga menjadi lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dengan antusiasme dan partisipasi tinggi, menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran yang inovatif.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana penggunaan berbagai jenis cerita lokal atau daerah melalui TikTok memengaruhi motivasi dan penguasaan kosakata siswa dalam berbicara bahasa Inggris, karena variasi konten cerita dapat menarik minat berbeda dan memperkaya ekspresi bahasa. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas umpan balik sebaya (peer feedback) dalam video bercerita di TikTok terhadap peningkatan kelancaran dan akurasi berbicara, mengingat interaksi sosial di platform ini bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran kolaboratif. Ketiga, perlu dieksplorasi penerapan model pembelajaran hibrida yang menggabungkan bercerita di TikTok dengan sesi diskusi langsung di kelas untuk melihat bagaimana keduanya saling melengkapi dalam membangun kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi siswa secara menyeluruh, terutama dalam kelas dengan jumlah siswa besar yang membutuhkan manajemen waktu dan pengawasan lebih terstruktur.

  1. Storytelling to Improve Speaking Skills | EPISTEME KOINONIA. storytelling improve speaking skills episteme... doi.org/10.35381/e.k.v5i9.1665Storytelling to Improve Speaking Skills EPISTEME KOINONIA storytelling improve speaking skills episteme doi 10 35381 e k v5i9 1665
  2. Rereading Oral Communication Skills in English Language Acquisition: The Unspoken Spoken English | Theory... doi.org/10.17507/tpls.1211.25Rereading Oral Communication Skills in English Language Acquisition The Unspoken Spoken English Theory doi 10 17507 tpls 1211 25
Read online
File size381.9 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test