UGPUGP
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan PerikananMAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan PerikananPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik herbal dalam pakan pada ikan lele (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilakukan di UPR Mina Mandiri, Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya mulai bulan April sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu: 15, 20, 25, 30 dan 35 ml/kg pakan. Hasil uji ANOVA menunjukkan aplikasi probiotik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (P<0,05) dan tidak berpengaruh nyata pada kelangsungan hidup. Uji lanjut Duncan terlihat berbeda nyata antar perlakuan pada parameter pertumbuhan berat dan Panjang ikan. Nilai tertinggi dan terbaik dijumpai pada perlakuan 30 ml/kg pakan yang menghasilkan pertumbuhan berat mutlak 11,62 g, panjang mutlak 5,24 cm dengan tingkat kelangsungan hidup 72 %.
Penambahan probiotik pada pakan dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) dan berbeda nyata terhadap pertumbuhan berat dan panjang ikan, namun tidak berpengaruh nyata pada parameter kelangsungan hidup ikan lele (C.Perlakuan D30 (30 ml/kg pakan) menunjukkan hasil terbaik karena menghasilkan pertumbuhan berat dan panjang serta kelangsungan hidup tertinggi.Pemberian probiotik dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele.Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan dosis probiotik dan mengeksplorasi jenis-jenis herbal lain yang berpotensi sebagai probiotik.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi jenis bakteri probiotik spesifik yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan lele sangkuriang, dengan fokus pada mekanisme kerjanya dalam saluran pencernaan ikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh kombinasi berbagai jenis herbal dalam formulasi probiotik, untuk melihat sinergi yang mungkin terjadi dan menghasilkan probiotik dengan efektivitas yang lebih tinggi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh pemberian probiotik pada berbagai tahapan pertumbuhan ikan lele, mulai dari larva hingga dewasa, untuk menentukan waktu pemberian yang optimal dan memaksimalkan manfaatnya terhadap pertumbuhan dan produktivitas ikan.
| File size | 376.53 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALPERIKANANKAMASANJURNALPERIKANANKAMASAN Ketidaksesuaian ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti curah hujan tinggi yang memicu fluktuasi suhu dan salinitas, serta pengelolaan bahan organikKetidaksesuaian ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti curah hujan tinggi yang memicu fluktuasi suhu dan salinitas, serta pengelolaan bahan organik
JOMPARNDJOMPARND Meskipun terdapat hambatan seperti akses lokasi yang sulit dan kondisi lingkungan saat penyuluhan yang kurang nyaman, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannyaMeskipun terdapat hambatan seperti akses lokasi yang sulit dan kondisi lingkungan saat penyuluhan yang kurang nyaman, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya
UNIBUNIB Pulau Kelapan secara geografis terletak pada 2˚5059.000 LS dan 106˚5031.000 BT. Pulau ini terletak di desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok, KabupatenPulau Kelapan secara geografis terletak pada 2˚5059.000 LS dan 106˚5031.000 BT. Pulau ini terletak di desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten
UNIBUNIB Nilai komposit rata-rata dari keseluruhan domain diperoleh sebesar 71 (NK=61-80) yang mencerminkan status dan performa sumberdaya perikanan yellowfin tunaNilai komposit rata-rata dari keseluruhan domain diperoleh sebesar 71 (NK=61-80) yang mencerminkan status dan performa sumberdaya perikanan yellowfin tuna
UNIBUNIB Tingkat keanekaragaman (H= 1,83), kekayaan jenis (D= 2,53) dan kemerataan (J=0,95) di perairan ini tergolong tinggi dibandingkan perairan lain di SulawesiTingkat keanekaragaman (H= 1,83), kekayaan jenis (D= 2,53) dan kemerataan (J=0,95) di perairan ini tergolong tinggi dibandingkan perairan lain di Sulawesi
UNIBUNIB Pemantauan kesehatan terumbu karang dapat dilakukan dengan melihat kelimpahan megabentos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan ekosistemPemantauan kesehatan terumbu karang dapat dilakukan dengan melihat kelimpahan megabentos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan ekosistem
UNIBUNIB Kepulauan Ayau adalah salah satu pulau kecil terluar Indonesia yang masih belum banyak dieksplorasi terkait data penelitian ilmiah khususnya data ikanKepulauan Ayau adalah salah satu pulau kecil terluar Indonesia yang masih belum banyak dieksplorasi terkait data penelitian ilmiah khususnya data ikan
UNIBUNIB Metode penelitian yang dilakukan antara lain: sampling dan isolasi, kultur massal, uji bioassay dengan bakteri Vibrio harveyi dan Vibrio cholerae, analisisMetode penelitian yang dilakukan antara lain: sampling dan isolasi, kultur massal, uji bioassay dengan bakteri Vibrio harveyi dan Vibrio cholerae, analisis
Useful /
Tel-UTel-U Penelitian ini menunjukkan bahwa wayang golek tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan, penyebaran agama, dan pelestarianPenelitian ini menunjukkan bahwa wayang golek tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan, penyebaran agama, dan pelestarian
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 83 responden. Hasil penelitian menunjukkanTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan
JOMPARNDJOMPARND Pengabdian ini dilakukan sebagai respon terhadap rendahnya pengetahuan dan kesadaran Masyarakat mengenai Kesehatan gigi anak, kurangnya media penyuluhanPengabdian ini dilakukan sebagai respon terhadap rendahnya pengetahuan dan kesadaran Masyarakat mengenai Kesehatan gigi anak, kurangnya media penyuluhan
UGPUGP Derajat pembuahan (fertilitation rate) memiliki rata-rata FR yaitu 90% dengan kisaran FR 84- 98%, derajat penetasan (hatching rate) berkisar antara 77Derajat pembuahan (fertilitation rate) memiliki rata-rata FR yaitu 90% dengan kisaran FR 84- 98%, derajat penetasan (hatching rate) berkisar antara 77