ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaLatar belakang: Prevalensi penyakit ginjal kronik (PGK) dan pasien dialisis meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Pengaruh PGK dan dialisis terhadap kualitas hidup pasien merupakan bagian penting dalam tatalaksana PGK. Kidney Disease Quality of Life (KDQOL-36) adalah instrumen penilaian kualitas hidup pasien PGK dan dialisis yang telah diterjemahkan di berbagai negara, namun belum pernah dilakukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menentukan validitas dan reliabilitas KDQOL-36 versi bahasa Indonesia pada pasien di Indonesia. Metode: KDQOL-36 diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh penerjemah bersertifikat, kemudian diterjemahkan kembali ke bahasa Inggris. Kuesioner diuji pada pasien hemodialisis rutin di Hasan Sadikin Hospital, Bandung. Validitas dianalisis dengan korelasi Pearson, konsistensi internal dengan Cronbach Alpha, dan reliabilitas dengan test-retest. Hasil: 103 pasien sebagian besar laki-laki (52,4%) dengan usia 51 tahun. Hasil uji validitas menunjukkan korelasi bermakna antara skor total dan SF-12. Reliabilitas tes-retest baik dengan Cronbach Alpha ≥ 0,7. Kesimpulan: Kuesioner KDQOL-36 versi Indonesia valid dan reliable untuk menilai kualitas hidup pasien hemodialisis.
Kuesioner KDQOL-36 versi bahasa Indonesia memiliki validitas dan reliabilitas yang baik untuk menilai kualitas hidup pasien hemodialisis rutin di Dr.
Penelitian lanjutan dapat memperluas uji KDQOL-36 ke daerah lain untuk memvalidasi aspek budaya lebih luas. Perlu dibandingkan efektivitas metode penuangan data seperti wawancara langsung versus isian mandiri untuk meminimalkan bias. Studi lanjutan juga bisa mengeksplorasi hubungan antara skor KDQOL-36 dengan indikator medis spesifik untuk memperkuat penggunaan kuesioner dalam keputusan klinis.
| File size | 433.6 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Studi ini menunjukkan bahwa adekuasi hemodialisis yang memadai, status gizi yang optimal, dan depresi yang rendah meningkatkan kualitas hidup pasien. DisarankanStudi ini menunjukkan bahwa adekuasi hemodialisis yang memadai, status gizi yang optimal, dan depresi yang rendah meningkatkan kualitas hidup pasien. Disarankan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 302). The study concludes that there is a significant relationship between knowledge and fluid intake management and the dry body weight of hemodialysis302). The study concludes that there is a significant relationship between knowledge and fluid intake management and the dry body weight of hemodialysis
UNTADUNTAD HRQoL diukur menggunakan SF-36. Hasil: 45,5% pasien memiliki diabetes melitus, dengan skor HRQoL rata-rata 40,62 (buruk), sedangkan grup non-diabetes mencapaiHRQoL diukur menggunakan SF-36. Hasil: 45,5% pasien memiliki diabetes melitus, dengan skor HRQoL rata-rata 40,62 (buruk), sedangkan grup non-diabetes mencapai
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Metode penelitian kuantitatif pra-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan 30 responden. Pasien diberikan 10 cc es batu untuk dihisapMetode penelitian kuantitatif pra-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan 30 responden. Pasien diberikan 10 cc es batu untuk dihisap
UnbrahUnbrah Pada gambaran histopatologi didapatkan kesan granuloma eosinofilik. Adanya dominasi sel eosinofilik, sel limfosit, sel plasma, serta sel inflamasi lainnyaPada gambaran histopatologi didapatkan kesan granuloma eosinofilik. Adanya dominasi sel eosinofilik, sel limfosit, sel plasma, serta sel inflamasi lainnya
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan 99 responden yang dipilih menggunakan metode convenience sampling. PengumpulanMetode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan 99 responden yang dipilih menggunakan metode convenience sampling. Pengumpulan
PEDSCIJPEDSCIJ Efek samping yang paling umum dilaporkan adalah dislipidemia (131/355, 36,9%), gangguan gastrointestinal (66/355, 18,6%), dan hiperkeratosis/asidosis (42/355,Efek samping yang paling umum dilaporkan adalah dislipidemia (131/355, 36,9%), gangguan gastrointestinal (66/355, 18,6%), dan hiperkeratosis/asidosis (42/355,
CERICCERIC Intervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. HasilIntervensi keperawatan yang diberikan didasarkan pada prinsip-prinsip konservasi yaitu konservasi energi, integritas struktural, personal dan sosial. Hasil
Useful /
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Laporan kasus ini bertujuan untuk berbagi kasus jaundice kolestatik yang tidak umum akibat Phaleria macrocarpa, yang mungkin kurang dilaporkan. KarenaLaporan kasus ini bertujuan untuk berbagi kasus jaundice kolestatik yang tidak umum akibat Phaleria macrocarpa, yang mungkin kurang dilaporkan. Karena
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Ulasan ini merangkum peran STAT5 dalam resistensi inhibitor tirosin kinase pada pasien CML. Imatinib merupakan terapi lini pertama untuk pasien CML denganUlasan ini merangkum peran STAT5 dalam resistensi inhibitor tirosin kinase pada pasien CML. Imatinib merupakan terapi lini pertama untuk pasien CML dengan
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Ada bukti bahwa myeloperoksidase (MPO) dan galectin-3 (Gal-3) memegang peran penting pada sistem imun tubuh saat terjadi IMA. Penelitian ini bertujuanAda bukti bahwa myeloperoksidase (MPO) dan galectin-3 (Gal-3) memegang peran penting pada sistem imun tubuh saat terjadi IMA. Penelitian ini bertujuan
UnbrahUnbrah Tinjauan ini mengeksplorasi mekanisme bagaimana vitamin D memengaruhi respons imun bawaan dan adaptif, dengan fokus pada sel-sel imun seperti makrofag,Tinjauan ini mengeksplorasi mekanisme bagaimana vitamin D memengaruhi respons imun bawaan dan adaptif, dengan fokus pada sel-sel imun seperti makrofag,