POLKESBANPOLKESBAN
Media Penelitian dan Pengembangan KesehatanMedia Penelitian dan Pengembangan KesehatanHipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu. Pencegahan hipertensi dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis yaitu dengan menggunakan kearifan lokal salah satunya menggunakan bunga telang untuk mengupayakan stabilitas tekanan darah sistolik dan diastolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sirup nanopartikel bunga telang terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi grade I. Desain penelitian ini quasy experiment dengan menggunakan rancangan pre-post test design with control group. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pidie pada bulan September sampai dengan Oktober 2024. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 60 responden dengan Teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan sirup nanopartikel bunga telang dosis 0,9 gr dengan kandungan antosianin 0,115 mg perhari selama 14 hari dan obat anti hipertensi dan kelompok kontrol diberikan obat anti hipertensi. Analisis data menggunakan Paired Sampel T test dan Independent Sampel T test. Hasil tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata 28,300 mmHg (p=0,000) dan tekanan darah diastolik pada kelompok intervensi mengalami penurunan rata-rata 11,667 mmHg (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol terdapat penurunan rata-rata tekanan darah sistolik 0,867 mmHg (p=0,219) dan rata-rata penurunan tekanan darah diastolik 0,367 mmHg (p=0,469). Pemberian sirup nanopartikel bunga telang efektif untuk menurunkan tekanan darah sistolik (81%) dan tekanan darah diastolik (87%) (p=0,000). Pemberian sirup nanopartikel bunga telang selama 14 hari efektif untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi grade I.
Ada perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi, pemberian sirup nanopartikel bunga telang dengan dosis 0,9 gr dengan kandungan antosianin 0,115 mg selama 14 hari pada pasien hipertensi grade I terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dari 150,07 mmHg menjadi 121,77 mmHg dengan penurunan rata-rata 28,300 mmHg, dan tekanan darah diastolik dari 94,60 mmHg menjadi 82,93 mmHg dengan penurunan rata-rata 11,667 mmHg, dengan ukuran efek yang sangat kuat yaitu 4,34 dan 2,76 masing-masing.Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meningkatkan grade hipertensi hingga grade II dan membandingkan varian dosis, memperpanjang durasi intervensi, serta memperluas manfaat nanopartikel bunga telang untuk penyakit lainnya.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan grade hipertensi hingga grade II dan membandingkan varian dosis sirup nanopartikel bunga telang. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk memperpanjang durasi intervensi dan memperluas manfaat nanopartikel bunga telang untuk penyakit lainnya. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan program dan kebijakan terkait penggunaan sirup nanopartikel bunga telang sebagai terapi komplementer dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi grade I. Perawat komunitas dapat meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan tentang sirup nanopartikel bunga telang sebagai terapi komplementer.
- EKSTRAKSI ANTOSIANIN PADA BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.): SEBUAH ULASAN: Ekstraksi Antosianin Pada... doi.org/10.23969/pftj.v8i2.4049EKSTRAKSI ANTOSIANIN PADA BUNGA TELANG CLITORIA TERNATEA L SEBUAH ULASAN Ekstraksi Antosianin Pada doi 10 23969 pftj v8i2 4049
- Tinjauan manfaat bunga telang (clitoria ternatea l.) bagi kesehatan manusia | Journal of Functional Food... journal.sgu.ac.id/jffn/index.php/jffn/article/view/30Tinjauan manfaat bunga telang clitoria ternatea l bagi kesehatan manusia Journal of Functional Food journal sgu ac jffn index php jffn article view 30
- Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review | Media... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/806Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Systematic Review Media jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI article view 806
| File size | 231.51 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR rubrum) telah menarik perhatian sebagai pengobatan alami potensial untuk tekanan darah tinggi karena senyawa aktifnya, seperti gingerol dan shogaol, yangrubrum) telah menarik perhatian sebagai pengobatan alami potensial untuk tekanan darah tinggi karena senyawa aktifnya, seperti gingerol dan shogaol, yang
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS World Health Organization (WHO) menyatakan prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Menurut Riskesdas tahun 2018, estimasiWorld Health Organization (WHO) menyatakan prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Menurut Riskesdas tahun 2018, estimasi
HTPHTP Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah diantaranya kelebihan berat badan dan kebiasaan mengkonsumsi lemak tinggi. Tujuan penelitian untukBanyak faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah diantaranya kelebihan berat badan dan kebiasaan mengkonsumsi lemak tinggi. Tujuan penelitian untuk
AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR Kesimpulan dari penelitian ini adalah jus mentimun efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan risiko perfusi serebral tidak efektif pada hipertensi.Kesimpulan dari penelitian ini adalah jus mentimun efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan risiko perfusi serebral tidak efektif pada hipertensi.
PELNIPELNI Seseorang yang kemungkinan menderita hipertensi diharapkan sejk dini mulai merubah kebiasaan yang beresiko terjadinya hipertensi. Usia muda atau remajaSeseorang yang kemungkinan menderita hipertensi diharapkan sejk dini mulai merubah kebiasaan yang beresiko terjadinya hipertensi. Usia muda atau remaja
ITSPKUITSPKU Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan darah awal penderita hipertensi di PKK Mojosongo rata-rata sebesar 134,00/84,80 mmHg, berada dalam kategori highPenelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan darah awal penderita hipertensi di PKK Mojosongo rata-rata sebesar 134,00/84,80 mmHg, berada dalam kategori high
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Penurunan kondisi fisik inilah yang menyebabkan kondisi rentan terhadap berbagai jenis penyakit, antara lain hipertensi. Hipertensi adalah penyakit kardiovaskularPenurunan kondisi fisik inilah yang menyebabkan kondisi rentan terhadap berbagai jenis penyakit, antara lain hipertensi. Hipertensi adalah penyakit kardiovaskular
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Hipertensi juga merupakan salah satu penyebab kematian sebesar 23,7% dari 1,7 juta total kematian di Indonesia pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuanHipertensi juga merupakan salah satu penyebab kematian sebesar 23,7% dari 1,7 juta total kematian di Indonesia pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan
Useful /
HTPHTP Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan pemanfaatan pelayanan posyandu lansia adalah sikap (POR: 6,08 95% CI: 1,57‑23,51),Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan pemanfaatan pelayanan posyandu lansia adalah sikap (POR: 6,08 95% CI: 1,57‑23,51),
HTPHTP Angka insiden ini lebih besar dari angka insiden nasional yaitu 20 per 100.000 penduduk. Penelitian ini untuk mengetahui faktror-faktor yang berhubunganAngka insiden ini lebih besar dari angka insiden nasional yaitu 20 per 100.000 penduduk. Penelitian ini untuk mengetahui faktror-faktor yang berhubungan
STIEMADANISTIEMADANI FAT dan FDR keduanya memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa secara bersama-sama, CAR, FAT, dan FDRFAT dan FDR keduanya memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa secara bersama-sama, CAR, FAT, dan FDR
UMCUMC Pada aspek komunikasi non-verbal, persepsi nasabah juga sangat baik (4,52), di mana tata rambut menjadi indikator paling tinggi (4,60) dan tata busanaPada aspek komunikasi non-verbal, persepsi nasabah juga sangat baik (4,52), di mana tata rambut menjadi indikator paling tinggi (4,60) dan tata busana