BSIBSI

Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat

Bambu merupakan salah satu hasil alam yang melimpah di Kabupaten Trenggalek, sehingga masih banyak ditemukan pengrajin yang bergerak di bidang home industry untuk menghasilkan anyaman tikar, besek, dan lain-lain. Seiring dengan berkembangnya zaman, produk anyaman sudah semakin jarang ditemukan, hal inilah yang membuat harga produk anyaman semakin menjanjikan. Setelah melakukan wawancara kepada para pengrajin, dapat disampaikan bahwa para pengrajin mengeluh mudah lelah pada proses irat bambu, proses ini dilakukan untuk mendapatkan lembaran-lembaran tipis dari bambu untuk kemudian di anyam, dengan teknik manual yang dilakukan terkadang lembaran bambu tidak memiliki ukuran ketebalan yang sama, hal ini juga yang akhirnya menurunkan semangat pengrajin untuk melakukan produksi, akibatnya pengiriman produk ke konsumen sering mengalami keterlambatan. Pelaksanaan program dalam kegiatan ini menggunakan metode learning by doing dengan merancang alat irat bambu yang sesuai dengan postur tubuh para pengrajin. Penerapan metode learning by doing dalam konteks ini tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga meningkatkan keterampilan, semangat, dan motivasi para pengrajin anyaman bambu. Selanjutnya tim juga akan membuatkan jadwal produksi yang sesuai untuk mengurangi keterlambatan pengiriman produk.

Berdasarkan hasil wawancara evaluasi kegiatan dan hasil rangkuman dari proses tanya jawab dan wawancara selama pelaksanaan program berlangsung, anggota pengrajin merasa sangat teredukasi terkait dengan pentingnya menjaga konsistensi waktu pengiriman produk kepada konsumen, nyatanya hal ini mampu menjadi salah satu landasan untuk menjaga hubungan dengan konsumen dan meningkatkan loyalitas konsumen.Tidak hanya itu, perakitan alat irat bambu juga menjadi hal yang baru bagi para pengrajin, dengan adanya alat ini tentu akan memudahkan para pengrajin untuk mengirat bambu dengan ukuran yang sama atau seragam, dibandungkan dengan mengirat bambu menggunakan teknik manual yang memakan waktu lama dan hasil dari iratannya juga tidak seragam, ada yang tebal dan ada yang tipis.Sebab ketebalan iratan bambu menjadi kunci kerapian dari produk anyaman yang dihasilkan.Setelah menjabarkan kesimpulan dari hasil pelaksanaan program, tim pengabdian juga membutuhkan adanya saran yang dapat dimanfaatkan oleh para pembaca agar dapat melaksanakan program serupa yang tentunya lebih inovatif dan membangun.Adapun saran yang dapat diberikan adalah dengan merancang alat pemotong bambu agar para pengrajin tidak harus menggunakan cara manual dengan bantuan golok, karena resiko yang di timbulkan tentu akan lebih tinggi.

Untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga kualitas produk anyaman bambu, perlu dikembangkan alat-alat inovatif yang dapat membantu para pengrajin dalam proses pembuatan anyaman. Selain alat irat bambu, alat pemotong bambu juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan merancang alat pemotong yang aman dan efisien, para pengrajin dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, penting untuk terus mengembangkan strategi pemasaran dan promosi produk anyaman bambu agar dapat bersaing di pasar dan menarik minat konsumen. Tim pengabdian juga dapat mempertimbangkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai desain dan inovasi produk anyaman bambu, sehingga dapat menciptakan produk anyaman yang unik dan menarik minat pasar. Dengan demikian, industri anyaman bambu dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat.

  1. Account Suspended. account suspended contact hosting provider information e-journal.potensi-utama.ac.id/cgi-sys/suspendedpage.cgiAccount Suspended account suspended contact hosting provider information e journal potensi utama ac cgi sys suspendedpage cgi
  2. Pengembangan Umkm Kerajinan Anyaman Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sumberjo Kecamatan... online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/11584Pengembangan Umkm Kerajinan Anyaman Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sumberjo Kecamatan online journal unja ac JKAM article view 11584
  3. Strategi Pemasaran Katalog Produk (Studi Kasus Pengrajin Bambu Sukodono Sragen) | Praswati | Benefit:... doi.org/10.23917/benefit.v1i2.3258Strategi Pemasaran Katalog Produk Studi Kasus Pengrajin Bambu Sukodono Sragen Praswati Benefit doi 10 23917 benefit v1i2 3258
  4. PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN KERAJINAN ANYAM KHAS MELAYU PESISIR DI PANTAI CERMIN PROPINSI SUMATERA... doi.org/10.32696/ajpkm.v3i2.293PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN KERAJINAN ANYAM KHAS MELAYU PESISIR DI PANTAI CERMIN PROPINSI SUMATERA doi 10 32696 ajpkm v3i2 293
Read online
File size496.72 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test