GUNUNGSARIGUNUNGSARI
Jurnal Berita KesehatanJurnal Berita KesehatanDiabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan memberikan beban signifikan bagi sistem kesehatan, baik di negara maju maupun berkembang. Peningkatan prevalensi penyakit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang bersifat kompleks dan saling berinteraksi, sehingga diperlukan pemetaan yang komprehensif melalui pendekatan tinjauan ruang lingkup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya diabetes melitus tipe 2 berdasarkan bukti ilmiah terbaru. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan mengacu pada kerangka kerja Arksey & OMalley yang meliputi tahapan identifikasi pertanyaan penelitian, pencarian literatur, seleksi studi, ekstraksi data, serta pemetaan dan sintesis temuan. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Scopus, dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan diabetes melitus tipe 2 dan faktor risiko, dengan pembatasan publikasi lima tahun terakhir. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa determinan utama diabetes melitus tipe 2 dapat dikelompokkan ke dalam faktor genetik dan riwayat keluarga, faktor gaya hidup seperti obesitas, rendahnya aktivitas fisik, dan pola makan tidak sehat, faktor lingkungan, faktor sosial ekonomi, serta faktor psikososial. Selain itu, mekanisme biologis seperti inflamasi kronis, resistensi insulin, dan perubahan mikrobiota usus juga berperan dalam patogenesis penyakit. Temuan ini menegaskan bahwa diabetes melitus tipe 2 dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor biologis, perilaku, dan lingkungan, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian perlu dilakukan melalui pendekatan multidimensional dan terintegrasi.
Scoping review ini menegaskan bahwa diabetes melitus tipe 2 (DMT2) diakibatkan oleh interaksi kompleks faktor biologis, gaya hidup, lingkungan, sosial ekonomi, dan psikososial.Temuan ini menyoroti perlunya pendekatan pencegahan yang komprehensif, mencakup edukasi perilaku, kebijakan lingkungan, dan penguatan sistem kesehatan.Disarankan adanya integrasi program promotif-preventif berbasis komunitas, penguatan skrining dini, dan pengembangan kebijakan lintas sektor, serta penelitian lanjutan mengenai hubungan kausal antar faktor risiko.
Penelitian ini telah berhasil memetakan banyak faktor yang menyebabkan diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dan menekankan perlunya pencegahan yang menyeluruh. Untuk langkah selanjutnya, ada beberapa arah penelitian yang bisa dilakukan. Pertama, kita perlu memahami lebih dalam bagaimana berbagai faktor, seperti genetik, lingkungan kota yang spesifik (misalnya, apakah ada taman dan trotoar yang baik), dan tekanan psikologis (misalnya, stres karena pekerjaan atau kondisi ekonomi), secara *langsung* menyebabkan masalah resistensi insulin dan kerusakan sel pankreas pada masyarakat Indonesia. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti sekelompok orang selama bertahun-tahun sambil mengukur kesehatan mereka secara teratur. Kedua, penting untuk merancang dan menguji coba program pencegahan diabetes yang tidak hanya menyuruh orang mengubah pola makan atau lebih banyak bergerak, tetapi juga memberikan dukungan psikologis, memperbaiki lingkungan tempat tinggal agar lebih sehat (seperti memudahkan akses ke makanan bergizi dan fasilitas olahraga), dan melibatkan berbagai pihak di masyarakat. Bagaimana program seperti ini bisa berjalan baik di kota-kota yang berkembang pesat dan apakah dampaknya bisa bertahan lama? Terakhir, mengingat bahwa setiap daerah punya budaya dan kebiasaan yang berbeda, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor sosial dan budaya setempat, seperti tradisi makan atau dukungan dari keluarga, memengaruhi risiko seseorang terkena diabetes. Misalnya, bagaimana budaya gotong royong memengaruhi tingkat aktivitas fisik, atau bagaimana ketersediaan makanan lokal memengaruhi pola makan? Dengan begitu, kita bisa membuat program pencegahan yang benar-benar cocok dan efektif untuk setiap komunitas.
- | DMSO | Dove Medical Press. dmso dove medical press doi.org/10.2147/DMSO.S439767DMSO Dove Medical Press dmso dove medical press doi 10 2147 DMSO S439767
- Analisis Spasial Kasus Diabetes Melitus dan Faktor Risiko di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023: Penelitian... jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1683Analisis Spasial Kasus Diabetes Melitus dan Faktor Risiko di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023 Penelitian jerkin index php jerkin article view 1683
| File size | 533.58 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Abdominal stretching exercise efektif untuk menurunkan intensitas nyeri haid dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis pada remajaAbdominal stretching exercise efektif untuk menurunkan intensitas nyeri haid dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis pada remaja
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Penelitian ini menggunakan strategi pretes-postes satu kelompok dan menggunakan desain pra-eksperimen. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyakPenelitian ini menggunakan strategi pretes-postes satu kelompok dan menggunakan desain pra-eksperimen. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak
UNUBLITARUNUBLITAR Rata-rata kesalahan regresi diperoleh sebesar 1. 34. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikanRata-rata kesalahan regresi diperoleh sebesar 1. 34. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah sekolah dan jumlah pekerja migran merupakan faktor signifikan
UNUBLITARUNUBLITAR Dengan demikian, gedung Kejaksaan Negeri Kota Blitar dinyatakan memenuhi kriteria struktur tahan gempa sesuai peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasilDengan demikian, gedung Kejaksaan Negeri Kota Blitar dinyatakan memenuhi kriteria struktur tahan gempa sesuai peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasil
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Disarankan ibu hamil lebih aktif dalam mencari informasi secara mandiri tentang HIV/AIDS dan bagi petugas kesehatan agar tetap meningkatkan wawasan tentangDisarankan ibu hamil lebih aktif dalam mencari informasi secara mandiri tentang HIV/AIDS dan bagi petugas kesehatan agar tetap meningkatkan wawasan tentang
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Hasilnya, berbagai intervensi dukungan spiritual seperti SEFT, Doa, Happy Spiritual, Murottal Al Quran dapat mengurangi dampak psikologis dan fisik padaHasilnya, berbagai intervensi dukungan spiritual seperti SEFT, Doa, Happy Spiritual, Murottal Al Quran dapat mengurangi dampak psikologis dan fisik pada
169169 Menjelang narasi sejarah Majalah Mangle dari tahun 1957 hingga 2021, tepatlah kita melestarikan dokumen ilustrasi dan menyimpannya dalam koleksi. LebihMenjelang narasi sejarah Majalah Mangle dari tahun 1957 hingga 2021, tepatlah kita melestarikan dokumen ilustrasi dan menyimpannya dalam koleksi. Lebih
JQWHJQWH Teknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan SPSS for Windows 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ρ-value untuk faktorTeknik analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan SPSS for Windows 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ρ-value untuk faktor
Useful /
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,000). Ada hubungan status pekerjaan ibu dengan kejadian stuntingAda hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,000). Ada hubungan status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting
UNUBLITARUNUBLITAR Enam atribut yang dianalisis meliputi kecepatan internet, stabilitas koneksi, respons pelayanan, harga, variasi paket, dan kemudahan pembayaran. ProsesEnam atribut yang dianalisis meliputi kecepatan internet, stabilitas koneksi, respons pelayanan, harga, variasi paket, dan kemudahan pembayaran. Proses
UNUBLITARUNUBLITAR Uji mutu beton menggunakan hammer test menghasilkan nilai rata-rata kuat tekan beton sebesar 24,41 MPa, yang menunjukkan bahwa mutu material sesuai denganUji mutu beton menggunakan hammer test menghasilkan nilai rata-rata kuat tekan beton sebesar 24,41 MPa, yang menunjukkan bahwa mutu material sesuai dengan
169169 Hal ini menunjukkan bahwa, tipografi dalam pakaian kasual telah berubah, sesuai dengan tren mode. Sementara dalam struktur batin (Deep – Structure),Hal ini menunjukkan bahwa, tipografi dalam pakaian kasual telah berubah, sesuai dengan tren mode. Sementara dalam struktur batin (Deep – Structure),