UNUBLITARUNUBLITAR
New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal PsikologiPenelitian ini bertujuan memahami makna kebahagiaan bagi remaja dari keluarga broken home dan cara subjek menghadapi tantangan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, tiga remaja akhir (17-20 tahun) menjadi informan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, lalu dianalisis dengan Miles dan Huberman serta analisis tematik. Hasilnya, remaja memaknai kebahagiaan dari interaksi sosial dan aktivitas yang disukai, seperti menggambar dan berkumpul dengan teman. Meskipun sedih karena masalah orang tua, subjek berupaya agar kesedihan tidak mengganggu kebahagiaan dan mencari kebahagiaan di luar rumah. Hubungan positif dengan teman dan keluarga turut meningkatkan kebahagiaan, menunjukkan resiliensi kuat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan remaja dari keluarga hancur dipengaruhi oleh serangkaian faktor emosional dan sosial.Meskipun kesulitan timbul akibat konflik keluarga, kaum muda terus mengejar kebahagiaan melalui kontak sosial dengan teman-teman dan melalui kegiatan favorit subjek seperti melukis dan olahraga.Dukungan teman dan keluarga, termasuk mertuanya, memberikan kontribusi besar pada kebahagiaannya.Secara keseluruhan, meskipun menghadapi keadaan yang menantang, remaja menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam strategi coping yang digunakan oleh remaja broken home dalam menghadapi masalah keluarga, termasuk peran teknologi dan media sosial dalam proses tersebut. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas intervensi psikologis yang dirancang khusus untuk meningkatkan resiliensi dan kesejahteraan mental remaja dari keluarga tidak utuh. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada peran figur pengganti orang tua, seperti kakek-nenek atau saudara kandung yang lebih tua, dalam memberikan dukungan emosional dan membantu remaja membangun identitas diri yang positif, serta bagaimana dukungan ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika kebahagiaan pada remaja broken home dan memberikan dasar bagi pengembangan program-program yang lebih efektif untuk mendukung kesejahteraan mereka.
| File size | 311.27 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JAYABAYAJAYABAYA Berdasarkan uji t hitung > uji t tabel (3,428 > 1,984) yang dicapai dengan tingkat signifikansi 0,05 pada penelitian uji t, maka dapat diasumsikan bahwaBerdasarkan uji t hitung > uji t tabel (3,428 > 1,984) yang dicapai dengan tingkat signifikansi 0,05 pada penelitian uji t, maka dapat diasumsikan bahwa
JAYABAYAJAYABAYA Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. Vertika Technologies Nusantara Jakarta. Data diperoleh dariPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. Vertika Technologies Nusantara Jakarta. Data diperoleh dari
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan serta dapat mengganggu aktivitas fisik remaja puteri. Penelitian ini menggunakanDismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan serta dapat mengganggu aktivitas fisik remaja puteri. Penelitian ini menggunakan
UNUBLITARUNUBLITAR Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup lansia di Panti Werda Omega Semarang terdiri atas tiga aspek utama. Lansia memiliki kemampuan refleksi diriPenelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup lansia di Panti Werda Omega Semarang terdiri atas tiga aspek utama. Lansia memiliki kemampuan refleksi diri
SAINSSAINS Chemo-trail sebagai novel visual interaktif berhasil memenuhi hipotesis penelitian sebagai media yang mampu menggambarkan realitas kanker payudara secaraChemo-trail sebagai novel visual interaktif berhasil memenuhi hipotesis penelitian sebagai media yang mampu menggambarkan realitas kanker payudara secara
PERNUSPERNUS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest dengan jumlahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest dengan jumlah
UnmulUnmul Pada mean pretest dan posttest didapatkan hasil yang berbeda yaitu pada pretest dengan mean 70,38 sedangkan pada posttest yaitu 87,22. Pada tingkat pengetahuanPada mean pretest dan posttest didapatkan hasil yang berbeda yaitu pada pretest dengan mean 70,38 sedangkan pada posttest yaitu 87,22. Pada tingkat pengetahuan
JQWHJQWH Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2015. Berdasarkan uji chi-square, diperoleh nilai hitung 6,763 yang lebih besar dari nilai tabel 3,84,Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2015. Berdasarkan uji chi-square, diperoleh nilai hitung 6,763 yang lebih besar dari nilai tabel 3,84,
Useful /
JAYABAYAJAYABAYA Namun berbagai kendala seperti kelengkapan dokumen, interoperabilitas sistem, serta kesiapan fasilitas primer masih menghambat optimalisasi pada layananNamun berbagai kendala seperti kelengkapan dokumen, interoperabilitas sistem, serta kesiapan fasilitas primer masih menghambat optimalisasi pada layanan
IKTGMIKTGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan obat di puskesmas komangaan terdapat satu macam sumber pembiayaaan obat melalui penyusunaanHasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan obat di puskesmas komangaan terdapat satu macam sumber pembiayaaan obat melalui penyusunaan
PERNUSPERNUS Intervensi ini bisa dilakukan serta dimodifikasi dengan tema atau topik yang disepakati sesuai dengan culture atau budaya setempat. Perawat bisa melakukanIntervensi ini bisa dilakukan serta dimodifikasi dengan tema atau topik yang disepakati sesuai dengan culture atau budaya setempat. Perawat bisa melakukan
PERNUSPERNUS Dementia merupakan penurunan progresif pada kemampuan kognitif yang ditandai dengan kehilangan memori yang memengaruhi aktivitas sehari‑hari. Akibatnya,Dementia merupakan penurunan progresif pada kemampuan kognitif yang ditandai dengan kehilangan memori yang memengaruhi aktivitas sehari‑hari. Akibatnya,