JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Nyeri adalah bagian integral dari persalinan dan melahirkan. Nyeri selama kala 1 fase aktif persalinan diakibatkan oleh dilatasi serviks dan segmen bawah uterus serta korpus uteri. Salah satu upaya untuk menurunkan nyeri persalinan yaitu dengan metode non farmakologi menggunakan teknik acupressure dan counter pressure. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 ibu bersalin primipara yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok yang diberikan acupressure sebanyak 25 responden, dan kelompok yang diberikan counter pressure sebanyak 25 responden. Pengambilan data diperoleh dengan menggunakan observasi, kemudian data dianalisis menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test dengan p ≤ 0,05. Hasil penelitian ini diketahui bahwa nyeri selama persalinan kala 1 fase aktif diakibatkan karena beberapa faktor antara lain umur dan persepsi ibu terhadap nyeri. Acupressure dapat menurunkan nyeri karena teknik acupressure titik pada tangan dapat bermanfaat untuk pelepasan endorphin, memblokir reseptor nyeri ke otak, sehingga nyeri dapat berkurang. Pada teknik counter pressure juga dapat menurunkan skala nyeri dikarenakan tekanan kuat pada counter pressure dapat mengatasi nyeri tajam dan memberikan sensasi menyenangkan yang melawan rasa tidak nyaman pada saat kontraksi. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan perlakuan acupressure dan counter pressure terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala 1 fase aktif.

Teknik acupressure dan teknik counter pressure terbukti dapat menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif.Teknik acupressure terbukti lebih efektif sebagai teknik untuk menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif.Kedua metode tersebut efektif dan aman digunakan dalam manajemen nyeri persalinan secara non farmakologis.

Penelitian selanjutnya dapat menguji kombinasi teknik acupressure dan counter pressure secara bersamaan untuk melihat apakah efek penurunan nyeri lebih optimal dibandingkan saat diberikan secara terpisah. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk mengevaluasi pengaruh kedua teknik tersebut terhadap kecemasan dan kepuasan ibu selama proses persalinan, mengingat faktor psikologis turut memengaruhi persepsi nyeri. Penelitian juga dapat dikembangkan dengan melibatkan ibu multipara untuk membandingkan respons nyeri dan efektivitas teknik antara ibu primipara dan multipara, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih personal sesuai pengalaman persalinan masing-masing ibu.

Read online
File size363.54 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test