JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthPenyakit sepsis neonatal merupakan salah satu penyebab kematian paling umum pada neonatus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sepsis neonatal dini dalam hal skor APGAR dan berat lahir bayi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan waktu lintang pada total sampel sebanyak 52 responden. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Data dikumpulkan menggunakan data rekam medis. Pengujian analisis menggunakan Uji Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor APGAR pada bayi baru lahir sebagian besar berada dalam kategori skor APGAR 7-10 (tidak asfiksia) (73,1%). Hampir semua berat lahir bayi baru lahir ditemukan berada dalam kategori berat lahir ≥2500 gram (77%). Insiden sepsis neonatal dini pada bayi baru lahir diketahui sebagian besar berada dalam kategori tidak ada sepsis neonatal dini (69,2%). Terdapat hubungan yang signifikan dengan insiden sepsis neonatal dini dalam hal skor APGAR pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga dengan hasil uji statistik p=0,000. Terdapat hubungan yang signifikan dengan insiden sepsis neonatal dini dalam hal berat lahir dan berat lahir pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga dengan hasil uji statistik p=0,000. Upaya resusitasi maksimal secara cepat, baik, dan benar pada bayi yang tidak fit serta observasi klinis dan pemeriksaan kultur darah pada bayi yang lahir dengan cairan ketuban keruh dan kecurigaan sepsis tetap sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko sepsis.
Skor APGAR bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga diketahui sebagian besar berada dalam kategori skor APGAR 7-10 (tidak asfiksia) (73,1%).Berat lahir bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga diketahui hampir seluruhnya berada dalam kategori berat lahir ≥2500 gram (77%).Insiden sepsis neonatal dini pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga diketahui sebagian besar berada dalam kategori tidak ada sepsis neonatal dini (69,2%).Terdapat hubungan yang signifikan antara sepsis neonatal dini dengan skor APGAR dan berat lahir bayi baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kudungga.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap sepsis neonatal dini, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga, kualitas pelayanan kesehatan selama kehamilan dan persalinan, serta praktik kebersihan di rumah sakit. Hal ini penting untuk mengidentifikasi target intervensi yang lebih spesifik dan efektif. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan untuk melacak perkembangan kesehatan bayi yang lahir dengan skor APGAR rendah atau berat badan lahir rendah, serta mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap terjadinya sepsis neonatal dini. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi tenaga kesehatan dalam mendiagnosis dan menangani sepsis neonatal dini, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi angka kematian bayi.
| File size | 366.46 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimental dengan desain penelitian one grup pretest posttest dan sampel dalamDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimental dengan desain penelitian one grup pretest posttest dan sampel dalam
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkanPenelitian ini berfokus pada anemia berat pada wanita hamil trimester ketiga, mengkaji prevalensi, penyebab, dan intervensi yang efektif. Temuan menunjukkan
JQWHJQWH Rata-rata nilai status gizi sebelum dan setelah konseling adalah 6,7%. Rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan setelah konseling adalah 52,5%. Kesimpulan:Rata-rata nilai status gizi sebelum dan setelah konseling adalah 6,7%. Rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan setelah konseling adalah 52,5%. Kesimpulan:
JQWHJQWH Metode penelitian menggunakan pendekatan analitik deskriptif dengan desain cross sectional dan perbandingan dua kelompok. Populasi dalam penelitian iniMetode penelitian menggunakan pendekatan analitik deskriptif dengan desain cross sectional dan perbandingan dua kelompok. Populasi dalam penelitian ini
JQWHJQWH Penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B merupakan masalah besar di dunia, dengan diperkirakan 400 juta orang menjadi pembawa virus ini. VirusPenyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B merupakan masalah besar di dunia, dengan diperkirakan 400 juta orang menjadi pembawa virus ini. Virus
JQWHJQWH Berat badan lahir rendah (BBLR) sebagai faktor risiko utama harus dicegah dengan optimalisasi kesehatan ibu hamil. Fokus utama dalam penurunan angka stuntingBerat badan lahir rendah (BBLR) sebagai faktor risiko utama harus dicegah dengan optimalisasi kesehatan ibu hamil. Fokus utama dalam penurunan angka stunting
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode deskriptif analitik dilakukan pada 64 ibu yang pernah melahirkan di wilayah tersebut. Analisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilanMetode deskriptif analitik dilakukan pada 64 ibu yang pernah melahirkan di wilayah tersebut. Analisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilan
AKPERAKPER Asap rokok yang dihirup oleh wanita hamil merupakan salah satu yang menyebabkan BBLR pada bayi yang akan dilahirkannya. Pencegahan bayi dengan BBLR dapatAsap rokok yang dihirup oleh wanita hamil merupakan salah satu yang menyebabkan BBLR pada bayi yang akan dilahirkannya. Pencegahan bayi dengan BBLR dapat
Useful /
UMIUMI Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi QR code pada sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android. Metode pengembangan yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi QR code pada sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android. Metode pengembangan yang digunakan
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Setelah sesi pendidikan kesehatan, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan 12 peserta (80%) berhasil menjawab pertanyaan posttest dengan benar. HalSetelah sesi pendidikan kesehatan, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan 12 peserta (80%) berhasil menjawab pertanyaan posttest dengan benar. Hal
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan keluarga sangat penting, terutama di daerah dengan akses terbatas ke layanan kesehatan, untuk mengoptimalkanKolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan keluarga sangat penting, terutama di daerah dengan akses terbatas ke layanan kesehatan, untuk mengoptimalkan
JQWHJQWH Setiap tahun banyak pasangan muda di bawah usia 17 mengajukan surat dispensasi pernikahan ke Pengadilan Agama. Data pada tahun 2021 Kabupaten LumajangSetiap tahun banyak pasangan muda di bawah usia 17 mengajukan surat dispensasi pernikahan ke Pengadilan Agama. Data pada tahun 2021 Kabupaten Lumajang