STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH

KebKeb

Rupture perineum adalah perlukaan perineum yang terjadi saat bayi lahir. Berdasarkan fokus asuhan persalinan normal saat ini yang menganut paradigma pencegahan, segala bentuk perlukaan jalan lahir sebaiknya dicegah. Data persalinan di TPMB Listiani Dwi Rahayu menunjukkan peningkatan kejadian rupture perineum yaitu 16,88% tahun 2024 menjadi 41% tahun 2025. Salah satu faktor yang berpengaruh yaitu berat bayi yang dilahirkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain Cross sectional dan data sekunder. Populasi penelitian adalah 77 ibu bersalin multigravida tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat . Dengan demikian, diharapkan petugas kesehatan mampu mendeteksi dini faktor resiko yang menyebabkan rupture perineum dan senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki khususnya dalam hal mencegah rupture perineum dengan cara mengikuti pelatihan APN, seminar kesehatan, dan pelatihan kelas ibu hamil.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat hubungan antara berat bayi lahir dengan kejadian rupture perineum pada persalinan normal.Peningkatan kejadian rupture perineum di TPMB Listiani Dwi Rahayu menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan dan upaya pencegahan rupture perineum.Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan persalinan normal untuk meminimalkan risiko komplikasi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap kejadian rupture perineum selain berat bayi lahir, seperti posisi kepala janin saat lahir atau keterampilan penolong persalinan. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengetahui secara longitudinal bagaimana berat bayi lahir mempengaruhi risiko rupture perineum pada kehamilan berikutnya. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman ibu yang mengalami rupture perineum, termasuk dampak psikologis dan sosial yang mungkin timbul, sehingga dapat dirumuskan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas asuhan persalinan.

Read online
File size191.94 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test